Teknologi

Alexa Memberikan Jawaban yang Lebih Cepat dengan Chip AI Buatan Amazon

By Valentina Palladino19 Februari 2018 3 Mins Read
133 0

Amazon hendak mengurangi ketergantungan Alexa pada cloud dalam memerikan respon.

Amazon berencana mempersingkat jeda waktu yang dibutuhkan antara pertanyaan yang diberikan ke Alexa dengan jawaban yang diberikannya. Menurut laporan dari The Information, peritel online tersebut sedang membangun chip kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI) sendiri untuk digunakan pada perangkat echo dan perangkat keras lainnya. Apabila berhasil, chip AI tersebut membuat Alexa mampu mengolah permintaan berbasiskan suara langsung di perangkat tersebut lebih banyak dibandingkan ketika menggunakan cloud.

Saat ini, Alexa perlu terhubung dengan cloud untuk dapat mengartikan suatu perintah. Hal ini lah yang menyebabkan adanya jeda waktu yang dibutuhkan setelah kita mengajukan pertanyaan ke asisten virtual tersebut, ia perlu melakukan analisis terhadap perintah yang diberikan dan mendapatkan jawaban dengan bantuan cloud. Sebuah chip AI khusus dalam perangkat echo memungkinkan Alexa untuk mengolah permintaan tertentu dengan lebih cepat, mengurangi jeda waktu antara pertanyaan Anda dengan jawaban Alexa. Permintaan yang lebih rumit akan tetap membutuhkan bantuan cloud, namun untuk perintah yang lebih sederhana dapat langsung diolah pada perangkat tersebut.

Amazon dikabarkan memiliki 450 pegawai yang memiliki pengetahuan mengenai chip tersebut, di mana kebanyakan di antaranya merupakan anggota yang baru direkrut. Perusahaan tersebut membeli Israeli chipmaker Annapurna Labs di tahun 2015 seharga 350 juta USD dan juga membeli perusahaan kamera bernama Blink di tahun 2017 seharga 90 juta USD. Amazon diyakini membeli Blink khususnya karena keahlian dalam chip hemat energinya; Blink menggunakan chip tersebut selama paling sedikit 2 (dua) tahun untuk memperpanjang umur baterai dari kamera pengawas milikinya.

Hal-hal di atas menunjukkan bagaimana Amazon ingin terus unggul dalam bidang smart home space, dengan mendedikasikan banyak sumber daya supaya perangkat echo nya dapat menjadi lebih cepat dan lebih bermanfaat. Perangkat echo dan Alexa juga diintegrasikan dengan bisnis retail Amazon. Semakin cepat Alexa mampu menjawab pertanyaan, semakin mudah pula bagi pelanggan untuk menggunakan system tersebut untuk berbelanja melalui Amazon. Dengan membuat sendiri chip nya, Amazon dapat menghemat biaya dan membuat perangkat tersebut lebih terjangkau untuk diproduksi.

Amazon menjadi sama seperti Apple dan Google dengan usaha barunya dalam pembuatan chip AI. Apple baru saja meluncurkan jaringan neural baru dalam chip A11 Bionic untuk mengolah algoritma machine learning yang digunakan FaceID dan ARKit. Google juga telah membangun perangkat AI nya sendiri selama bertahun-tahun dan baru saja memperlengkapi kamera Clip yang baru dengan chip AI buatannya.

 

Sumber : Arstechnica.com

Comments
Write Comment