Teknologi

Cara Facebook Lindungi Privasi Penggunanya

By Nick Statt31 Maret 2018 9 Mins Read
14 0

Perusahaan teknologi kenamaan Facebook memutuskan untuk menonaktifkan bentuk penargetan iklan yang disebut Kategori Mitra, yang memungkinkan pengganda data pihak ketiga seperti Experian dan Acxiom menyediakan klien data offline seperti aktivitas pembelian untuk menginformasikan penargetan iklan.

Langkah ini dilakukan di tengah kejatuhan Facebook dari skandal privasi data penggunanya oleh Cambridge Analytica yang sedang santer. Langkah ini mengikuti gerakan serupa yang dilakukan media sosial lain untuk membatasi praktik iklan, termasuk jeda sementara pada persetujuan aplikasi pihak ketiga yang diumumkan. Pembatasan baru ini diberlakukan pada volume dan jenis data aplikasi pihak ketiga yang diberikan melalui API seperti Facebook Login.

Seperti yang dilansir oleh Recode, Kategori Mitra bukanlah elemen yang memungkinkan Cambridge Analytica dapat mengakses 50 juta profil pengguna Facebook. Perusahaan penambangan data tersebut memang diberikan data dari pengembang aplikasi pihak ketiga yang melanggar persyaratan layanan Facebook dan tanpa izin pengguna. Sebaliknya, pengumpul data dapat melengkapi perusahaan dengan data yang mungkin saja tidak mereka miliki, ini memungkinkan pemasar dan Facebook sendiri  bekerja sama untuk menargetkan pengguna yang lebih baik.

Misalnya, perusahaan seperti Pepsi dapat memajang iklan di Facebook menggunakan informasi yang diperoleh dari profil Facebook, seperti alamat email dan informasi yang dibelinya dari pengumpul data Experian. Experian mengumpulkan bersama dengan riwayat pembelian dan informasi berharga lainnya.

Sebagai bagian dari Kategori Mitra, Facebook berbagi keuntungan dengan perusahaan seperti Experian yang membantunya menginformasikan kumpulan data tiap kali ada pemasar yang membeli ruang iklan di Facebook. Meskipun hal ini bukan merupakan praktik penyalahgunaan, Facebook dengan jelas memandang keberadaannya sebagai ancaman potensial di masa mendatang. Facebook dinilai mengambil langkah yang sangat preventif. Mereka berusaha menangkis pelanggaran privasi di masa depan dan bencana seperti kasus Cambridge Analytica.

“Kami ingin memberi tahu pengiklan bahwa kami akan menutup Kategori Mitra. Produk ini memungkinkan penyedia data pihak ketiga untuk menawarkan penargetan mereka secara langsung di Facebook,” tulis Facebook ke blog resminya perusahaan. 

Bunyi tiga kalimat singkat yang diterbitkan tanpa dilampirkan ke blog Newsroom perusahaan. "Meskipun ini adalah praktik industri yang umum, kami yakin dengan langkah ini. Kami berharap ini akan berakhir dalam enam bulan ke depan, kami akan membantu meningkatkan privasi pengguna Facebook,". (Sumber: theverge.com)

Comments
Write Comment