Strategi

Dua Negara Asia Paling Sukses Lahirkan Startup

By Fhirlian Rizqi Utama12 April 2018 3 Mins Read
24 0

OFiSKITA – Benua Asia dilihat sebagai wilayah yang potensial untuk mengembangkan startup dan melakukan inovasi teknologi, terutama di negara seperti Singapura dan Hong Kong karena memiliki ketersediaan ahli teknologi yang kuat.

Ini merupakan generasi baru dari program kewirausahaan yang di mana Asia menjadi destinasi baru untuk lahirnya ide-ide besar berikutnya. Hal tersebut tercermin dari kegiatan investasi kepada para startup tahun lalu.

Total kegiatan pendanaan tahunan di Asia meningkat 117% pada 2017 dibandingkan dengan tahun sebelumnya, menurut laporan yang dikeluarkan oleh platform kecerdasan buatan CB Insights. Total ada USD70,8 miliar (Rp959 triliun) yang diinvestasikan disemua penawaran pada 2017 yang berjumlah 2.847 penawaran. Jumlah tersebut naik sekitar USD32,7 miliar (Rp443 triliun) pada tahun sebelumnya.

Catatan khusus diberikan kepada Singapura dan Hong Kong, yang dilihat oleh para akselerator startup melihat potensi di kedua negara tersebut karena banyaknya ahli teknologi.

Entrepreneur First, sebuah perusahaan akselerator startup yang berkantor pusat di London menumbuhkan perusahaan dari awal, diluncurkan di Hong Kong bulan lalu, selain di London, Berlin, dan Singapura.

Didukung oleh salah seorang pendiri LinkedIn, Reid Hoffman, perusahaan telah membantu lebih dari 500 orang dalam membangun lebih dari 120 perusahaan dengan jumlah kumulatif sebesar lebih dari USD1 miliar (Rp13,5 triliun).

Sementara Magic Pony Technology pengembang mesin pembelajaran untuk pemrosesan visual di web dan platform mobile, dianggap jadi salah satu usaha yang paling sukses saat ini, hal tersebut lantaran diakuisisinya oleh Twitter pada 2016 dengan nilai sebesar USD150 juta (Rp2 triliun).

Managing Director Entrepreneur First Singapore Alex Crompton mengatakan, faktor-faktor yang membuat sukses adalah tersedianya pusat penelitian, universitas, dan bakat berkualitas sebagai kunci sukses. “Kita bisa melihat di Singapura dan Hong Kong adalah jumlah yang luar biasa orang berbakat di sana yang sangat ambisius,” katanya. (sumber: Melissa Goh/CNBC)

Comments
Write Comment