Strategi

Kepercayaan Diri adalah Kunci Saat Menempati Posisi yang Baru

By Yolanda Basson13 Maret 2018 5 Mins Read
141 0

"Saya baru saja bergabung dengan peritel besar sebagai bagian dari tim manajemen back-office tapi saya menemukan manajer lini saya sepertinya mengharapkan saya untuk mengetahui lebih banyak operasi daripada yang saya rasa seharusnya saya lakukan. Saya tidak bertanggung jawab atas setiap aspek perusahaan meskipun saya yakin saya mendapat informasi baik mengenai peran saya dan peran anggota tim lainnya. Namun, kepercayaan diri saya terkikis dengan sering ditarik ke samping dan mengatakan bahwa saya harus bisa menjawab pertanyaan yang diajukan kepada saya mengenai hal-hal yang jauh lebih luas daripada yang dibutuhkan peran saya. Bagaimana cara terbaik mengatasi situasi?"

BZ, Abu Dhabi

Bergabung dengan organisasi baru bisa sangat menarik dan luar biasa. Tak dapat dipungkiri juga ada fase pembelajaran saat pertama kali Anda bergabung, jadi penting untuk memahami ruang lingkup dan area prioritas pembelajaran yang dibutuhkan. Pada saat yang sama, sangat sulit juga untuk terus-menerus beroperasi di lingkungan di mana Anda merasa bahwa kepercayaan diri Anda terkikis dan secara teratur diberitahu bahwa banyak hal yang seharusnya Anda tahu.

Keyakinan adalah kunci kesuksesan. Ini adalah tentang kemampuan Anda untuk percaya pada siapa dan memahami siapa diri Anda, dan juga memungkinkan Anda untuk melebarkan sayap di luar zona nyamanuntuk pertumbuhan dan perkembangan Anda di masa depan.

Halangan dan hambatan bukanlah batasan bagi orang yang percaya diri, mlahan mereka menjadi katalisator dalam prosesnya. Anda akan mengetahui potensi diri jika saja Anda memiliki pemahaman akan kemampuan serta keahlian diri sendiri. Dengan demikian, akan lebih mudah juga untuk mengenali apakah sebuah kritik memiliki dasar yang kuat atau tidak beralasan.

Pemahaman ini bisa sangat berharga dalam hal memiliki pandangan yang lebih sistemik tentang organisasi dan saling ketergantungan yang ada di dalamnya, karena banyak organisasi menderita akibat buruknya mentalitas silo. Tanpa pola pikir yang berorientasi pada perusahaan, orang cenderung hanya berfokus pada pengoptimalan lokal, yang seringkali berakibat pada dampak negatif secara keseluruhan. Selanjutnya, untuk pengembangan pribadi, Anda mungkin ingin mempertimbangkan untuk mengambil tanggung jawab di luar persyaratan posisi Anda.

Pertama, ini bisa menjadi peluang pertumbuhan di dalam organisasi melalui menunjukkan keterampilan dan kemampuan yang mungkin tidak sepenuhnya diketahui oleh manajer Anda. Dengan mengambil lebih banyak tanggung jawab dalam lingkup yang lebih luas, Anda juga memperkuat posisi negosiasi Anda saat meminta kenaikan gaji. Terakhir, ini juga memberi Anda akses dan eksposur terhadap pengalaman dan keterampilan baru, yang dapat menjadi pembuka jalan bagi peluang di masa depan.

Ketangkasan belajar adalah pertimbangan utama lainnya. Dalam lingkungan kerja yang tidak pasti dan terus berubah saat ini, tidak hanya penting untuk dapat mempelajari apa yang dibutuhkan dalam posisi baru, namun juga perlu untuk dapat bergeser dan beradaptasi dalam peran dan posisi saat ini yang berevolusi karena mengubah kebutuhan dan persyaratan bisnis.

Jadi, bagaimana Anda bisa mengatur situasi dengan sebaik-baiknya? Kedengarannya seperti line manager Anda memiliki harapan yang tidak sesuai dengan kemampuan Anda. Karena itu penting untuk membicarakan mengenai ketidaksesuaian seperti ini. Mungkin saja orang sebelumnya yang memegang posisi itu menunjukkan kemampuan untuk menjawab berbagai tantangan dengan cakupan yang luas, sehingga walaupun tidak secara disebutkan dalam deskripsi pekerjaan, Anda diharapkan bisa melakukan hal yang sama. Hal ini juga memungkinkan bahwa antara Anda dan manajer Anda memiliki penafsiran yang berbeda terhadap deskripsi pekerjaan Anda.

Kemungkinan lainnya adalah manajer Anda melihat potensi yang lebih besar untuk Anda, jadi daripada melihat ini sebagai masalah, itu justru bisa menjadi sebuah kesempatan. Untuk kejelasan dan pemahaman yang lebih baik, komunikasi dengan line manager Anda sangat penting. Jika Anda baru bergabung dalam organisasi, Anda mungkin tidak memiliki eksposur yang cukup terhadap berbagai bagian organisasi yang memungkinkan Anda menjawab lebih banyak pertanyaan.

Bagaimana Anda bisa meningkatkan interaksi dan keterlibatan dengan area yang berbeda untuk mengatasi hal ini? Mungkin ada kesempatan mentoring yang tersedia dari dalam organisasi yang memungkinkan hal ini? Jika Anda memiliki rekan kerja dengan tanggung jawab serupa dalam posisi yang sama dengan Anda, bagaimana mereka bisa mendapatkan pemahaman tentang pengiriman yang lebih luas? Lihatlah bagaimana Anda bisa membekali diri Anda dengan pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai hal-hal di seluruh organisasi.

 

Sumber: thenational.ae

Comments
Write Comment