Bisnis

Mengapa Bisnis Perlu Melihat Dampak Industri 4.0

By Tim Sandle27 Februari 2018 3 Mins Read
274 0

London - Gangguan yang diakibatkan oleh teknologi digital membuat banyak eksekutif tingkat C gugup. Untuk mengatasi ini, sebuah laporan PwC merekomendasikan bisnis membutuhkan orang dengan keterampilan yang tepat untuk menerapkan perubahan digital yang diperlukan.

Sebuah survei dari PwC, melihat pendapat para pemimpin bisnis tingkat C, menegaskan bahwa sebagian besar eksekutif senior menerima gangguan, dan hal itu berkaitan dengan efek perubahan dalam dunia digital, yaitu bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan bisnis. Apalagi, survei menunjukkan perubahan tersebut tidak ada tanda-tanda melambat. Pemilihan pendapat tersebut, yakni "Survei CEO ke-21", mengungkapkan bahwa sekitar dua pertiga CEO yang disurvei merasa bahwa teknologi dan otomasi baru mulai mengganggu bisnis mereka selama lima tahun ke depan.

Laporan tersebut membuat ketidaknyamanan dalam membaca bagi banyak pemimpin bisnis, hal ini menekankan dalam "tingkat kecemasan yang meningkat ancaman bisnis, ekonomi, dan terutama ancaman masyarakat yang dihadapi diorganisasi mereka." Namun ada peluang bagi perusahaan yang lebih tangguh untuk mengubah tantangan ini menjadi keuntungan.

Cara utama perusahaan melakukan perubahan adalah dengan memastikan mereka memiliki orang-orang yang tepat dengan tingkat keterampilan yang sesuai untuk menerapkan dan merangkul teknologi digital yang dibutuhkan bisnis. Teknologi ini meliputi teknologi cloud, analisis data, robotika dan untuk beberapa nama.

Ini tidak langsung terjadi, karena 62 persen pemimpin bisnis yang disurvei tidak percaya bahwa mereka memiliki kemampuan digital yang cukup di antara angkatan kerja mereka saat ini. Masuk dalam celah ini juga tidak mudah, karena 38 persen berpikir akan sulit, mengingat profil pasar pekerjaan saat ini, untuk menarik karyawan dengan bakat digital yang tepat.

Konsekuensi dari hal ini adalah bahwa perubahan teknologi semacam itu akan memiliki dampak signifikan pada pekerjaan. Bagi seseorang yang berpikir untuk pergi berbisnis hari ini, bahkan jika mereka tidak berniat bekerja di Teknologi Informasi,memiliki kemampuan teknologi digital adalah suatu keharusan.

Cara lain yang ingin dilakukan pengusaha untuk mengatasi kekurangan keterampilan internal adalah dengan menawarkan lebih banyak magang dan sehingga mereka bisa menumbuhkan tenaga kerja mereka, tenaga kerja yang dilengkapi dengan keterampilan digital yang diperlukan. Bagian lain dari survei PwC dinilai dalam artikel pendamping "Apa yang membuat CEO tetap semangat di malam hari? Ancaman baru untuk hari baru."

 

Sumber: digitaljournal.com

Comments
Write Comment