Bisnis

Studi Terbaru Sebut Bitcoin Halal Sesuai Syariat Islam

By Fhirlian Rizqi Utama17 April 2018 2 Mins Read
18 0

OFiSKITA – Sebuah studi terbaru menyebutkan bahwa bitcoin sudah sesuai prinsip syariah Islam. Hal tersebut akan membuka peluang pasar investasi cryptocurrency bagi 1,6 miliar populasi muslim di seluruh dunia.

Studi tersebut dilakukan oleh Muhammad Abu Bakar dari Blossom Finance di Indonesia, yang fokus meneliti apakah bitcoin dan mata uang digital lainnya sesuai dengan definisi mata uang dalam prinsip islam.

Hasil studi yang dipublikasikan lantas membuat nilai tukar bitcoin terkerek menjadi lebih dari USD1.000 dalam kurun waktu kurang dari satu jam. Beberapa analis menyatakan, bahwa halalnya bitcoin turut menjadi penyebab melonjaknya nilai tukar uang digital tersebut.

“Beberapa fatwa baru yang dikeluarkan oleh sarjana-sarjana muslim sebelumnya tidak lengkap dan pendapatnya kontradiktif mengenai topic ini,” kata CEO Blossom Finance Matius Martin.

“Dengan kebingungan di luar sana, kami ingin menawarkan panduan yang jelas dan didukung oleh penelitian yang solid yang akan menguntungkan orang awam dan praktisi keuangan islam,” kata Matius.

Dalam studi tersebut, penulis menunjukkan fakta bahwa bitcoin diakui sebagai mata uang legal di Jerman dan karena itu memenuhi syarat sebagai mata uang yang sah dalam islam di negara tersebut. (sumber: Anthony Cuthbertson/Independent)

Comments
Write Comment