Teknologi

VR dan AR Tumbuh 550% pada 2022

By Lulu Faras11 April 2018 6 Mins Read
7 0

OFiSKITA – Adopsi permainan Virtual Reality (VR) dan headset Augmented Reality (AR) akan mendorong lonjakan penjualan lima kali lipat pada tahun 2022 dengan serapan bisnis juga ikut tumbuh. Menurut pengamat tren pasar CCS Insight, hal ini diharapkan dapat meningkatkan industri teknologi USD1,8 miliar (Rp24,3 triliun) tahun ini dan USD9,9 miliar (Rp134 triliun) pada 2022.

Game tetap menjadi alasan utama penjualan perangkat VR dan ini tidak mungkin berubah selama beberapa tahun ke depan. Meskipun mengecewakan, pembelian kacamata pintar di tahun 2017 sekitar 24.000 set.

George Jijiashvili, Analis Senior CCS Insight berkata, “Headset VR telah menjadi sumber utama pertumbuhan penjualan unit hingga saat ini. Namun, kami mengharapkan headset Oculus Go dan HTC Vive Focus dapat memicu gelombang pertumbuhan baru yang akan membantu memperluas daya tarik VR, terutama dalam industri bisnis dan pendidikan.”

“Kami telah melihat peningkatan signifikan dalam ukuran, berat, dan desain kacamata pintar selama 12 bulan terakhir. Potensinya jelas. Sejauh ini sebagian besar perusahaan telah mengevaluasi beberapa unit untuk meninjau bagaimana teknologi ini cocok dengan mereka,” Jijiashvili menambahkan.

Tekanan Google Driving Smartphone AR

Penelitian ini dilakukan saat Google meningkatkan kinerjanya pada kamera smartphone di bulan Februari bertepatan dengan peluncuran kit pengembangan perangkat lunak (SDK) ARCore, yang memungkinkan pengembang Android untuk membuat aplikasi yang dapat memahami lingkungan melalui kamera smartphone.

Meskipun raksasa teknologi Apple, Amazon, Google, dan Microsoft juga mengembangkan headset mainstream AR, area ini telah didominasi oleh perusahaan minyak dan gas yang ingin memangkas biaya ke situs jarak jauh. Google adalah salah satu perusahaan yang cepat mengejar ketinggalan.

Dalam sebuah posting blog, Direktur Teknik AR, Anuj Gosalia mengatakan, “Menggunakan ARCore, Snapchat telah menciptakan pengalaman imersif yang mengundang Anda ke dalam ‘portal’ stadion legendaris FC Barcelona, Camp Nou. Anda juga dapat melihat cara kerja mobil Porsche's Mission E Concept. "

Magic Leap mengembangkan sayap

Startup misterius Magic Leap yang berbasis di AS mengkonfirmasi MIT Technology Review bahwa mereka telah mengirimkan batch headset pada pengembang. Perusahaan telah mengajukan lebih dari 230 aplikasi paten awal bulan ini, dan telah dikabulkan hampir 50 yang mana sebagian besar berkaitan dengan teknologi untuk memproyeksikan gambar virtual di dunia nyata. (sumber: Ed Targett/cbronline.com)

 

Comments
Write Comment