Insight

3 Pertanyaan untuk Korek Pain Klien

By Tim Editor19 Agustus 2019 2 Mins Read
8 0

Gambar: Pexels

OFiSKITA - Melakukan pendekatan dengan calon klien yang jelas-jelas tidak akan membeli produk Anda tentu melelahkan bukan? Bisa saja karena klien yang sedang Anda prospek memang tidak memiliki masalah yang perlu diselesaikan. Nah, agar terhindar dari aktivitas membuang waktu seperti itu, Anda terlebih dahulu harus 'membaca' apa saja masalah atau pain yang dialami sebuah perusahaan, sebelum menyodorkan solusi yang sekiranya akan mempermudah hidup mereka. 

Umumnya, kendala yang menjadi ganjalan dalam bisnis atau usaha berkisar pada produktivitas, proses, dan finansial. Tinggal bagaimana Anda mengolahnya menjadi pertanyaan-pertanyaan yang tepat untuk menggali informasi, seperti pada contoh berikut. 

1. Apa tantangan/ hambatan bisnis terbesar yang Anda hadapi?

Anda mungkin tidak tahu kemana jawaban atas pertanyaan in iakan mengarah namun pertanyaan ini adalah pancingan awal agar orang bersedia untuk bercerita lebih lanjut mengenai bisnisnya. 

2. Apa yang menghalangi Anda untuk menyelesaikan kendala tersebut?

Dari sini Anda bisa mendapat informasi mengenai apa yang sudah pernah dilakukan atau kekhawatiran calon klien untuk mencoba solusi lain.

3. Kegiatan atau aktivitas apa yang menyita waktu Anda setiap hari?

Anda bisa mulai menyisipkan benefit dari produk Anda yang akan membuat calon klien menghemat waktu hingga 2 jam untuk mengerjakan sesuatu misalnya.   

Ada sedikit trik yang perlu Anda terapkan saat bicara mengenai pain yang dialami calon klien. Bicaralah dengan menggunakan 'bahasa' mereka. Tak perlu menggunakan istilah-istilah sulit hanya agar Anda terlihat pintar. Justru dengan bahasa yang sama, kepercayaan mereka akan terbangun. Ini adalah teknis psikologi yang patut Anda praktekan. 

Barulah kemudian Anda cari tahu siapa orang yang berkuasa untuk memutuskan. Ini bisa manager, HRD atau bagian finansial yang memang menjadi pemegang keputusan untuk membeli solusi atau produk tertentu dalam rangka menghilangkan pain tadi. Sejak awal Anda juga perlu mengidentifikasi kira-kira siapa saja stakeholder yang perlu dilibatkan dalam pengambilan keputusan pembelian. Dekati mereka karena siapa tahu ada perbedaan prioritas dari orang-orang tersebut yang nantinya akan mempengaruhi keputusan pembelian.   

Sumber: blog.hubspot.com; outboundengine.com; wordstream.com

Related Articles
Insight

Cek Disini, Untung Rugi Ikut P2P Lending

By Tim Editor14 Oktober 2019 3 Mins Read
Insight

7 Tipe Entrepreneur Berdasarkan Bakatnya!

By Tim Editor14 Oktober 2019 2 Mins Read
Insight

Tak Hanya Industri, Talenta Indonesia Juga Harus 4.0

By Tim Editor10 Oktober 2019 2 Mins Read
Insight

Punya Rekan Kerja Nyebelin? Ini Cara Mengatasinya

By Tim Editor09 Oktober 2019 2 Mins Read
Insight

Kerja Tanpa Batas Bukan Definisi Remote Working

By Tim editor25 September 2019 2 Mins Read
Insight

Yang Lagi Tren di Startup: Metode Scrum

By Tim Editor26 September 2019 2 Mins Read
Insight

4 Tipe Kepemimpinan Bos Raksasa Teknologi

By Tim Editor19 September 2019 2 Mins Read
Insight

Jack Ma Nyatakan Pensiun di Hari Ulang Tahunnya

By Tim Editor13 September 2019 2 Mins Read
Insight

Bos Anda Micromanaging? Gak Perlu Pusing, Ini Cara Menghadapinya!

By SpotQoe11 September 2019 3 Mins Read
Insight

Bicara Iklan Instagram, 4 Hal Ini Wajib Anda Ketahui

By Tim Editor09 September 2019 3 Mins Read
Comments
Write Comment