Insight

3 Trik Jadi Penjual Global yang Sukses

By Tim Editor15 Februari 2019 2 Mins Read
16 0

Gambar: Mitchell Ng Liang an / Unsplash

OFiSKITA – Punya bisnis dan ingin menjual produk Anda secara global? Artinya Anda harus punya akses untuk menjangkau orang dengan preferensi beragam, menghasilkan volume penjualan yang lebih tinggi dan akhirnya meningkatkan keuntungan bisnis Anda.

Studi menemukan bahwa volume ritel lintas negara diperkirakan akan meningkat 25% antara 2015 dan 2020, nilainya sama dengan USD300 miliar dan meningkat menjadi USD900 miliar, dua kali kecepatan pertumbuhan e-commerce. Pertanyaanya bukan lagi apakah penjual lokal akan memasuki pasar global, tapi bagaimana mereka memulainya dengan percaya diri.

Ada tiga jenis penjual yang sukses mengembangkan bisnis mereka menjadi global:

1. Konsep Click-and-Mortar

Tanpa diragukan lagi, ruang ritel menghadapi  perubahan signifikan selama beberapa tahun terakhir. Toko fisik dan pusat perbelanjaan berkembang, menggabungkan solusi ritel online dan offline.  Satu hal yang pasti, toko fisik akan tetap ada, namun perlu beradaptasi dengan perubahan. Model baru penjualan click-and-mortar muncul sebagai pengalaman toko fisik untuk melengkapi bisnis online. 

Click-and-mortal merupakan konsep bisnis dengan penjualan dimana konsumen melakukan transaksi melalui internet kemudian melakukan pengambilan barang dengan mendatangi tempat. Toko ritel jenis ini berkembang di seluruh Asia Tenggara. Sebagai contoh, Love Bonito, ritel mode online pertama di Singapura. Ruang digital yang dijalankan Love Bonito berfungsi sebagai wadah transaksi, sementara ruang ritel fisiknya bertindak sebagai wadah untuk berinteraksi dengan pelanggan dan memahami tren dan preferensi pembeli, memungkinkan ritel untuk memamerkan brand melalui dekorasi toko, dan memfasilitasi pertukaran dan pengembalian produk yang biasanya membutuhkan waktu beberapa hari jika pembeli online mengembalikan produk melalui pos.

2. Mereka yang Mengutamakan Bisnis Mereka

Seringkali, e-commerce dijadikan pekerjaan sampingan. Banyak seller yang mengawali karirnya dengan pekerjaan lain, dan menjual barang-barang yang mereka tidak butuhkan lagi. Namun, ini lah menjadi pemicu para pelaku amatir tersebut lambat laun menjadi penjual yang semakin canggih. Mereka mengimplementasikan proses pembelian dan penjualan, menerapkan kiat dan trik mengenai cara mengoptimalkan waktu mereka dan mempersiapkan diri untuk meningkatkan peluang. Seiring waktu, mereka mendapatkan pengetahuan mengenai ilmu penjualan terutama di sektor e-commerce. Kuncinya adalah, mau belajar dan mengutamakan keinginan pasar.

3. Berani Menawarkan Produknya Secara Global

Setiap penjual biasanya membawa sesuatu yang unik. Penjual yang menawarkan produk lokal yang biasanya tidak dapat diakses di negara lain. Berbeda dari sebelumnya, pelanggan ingin merasakan hal berbeda. Produk-produk unik membantu mereka merasa istimewa dan berbeda, tidak seperti komoditi, barang-barang yang diproduksi secara massal yang dapat ditemukan dengan mudah. 

Trik mudahnya adalah memasarkan produk lewat media sosial dan mengaktifkan world shipping.

Sumber: E27.co, Technopedia

Related Articles
Insight

Trik Menjadi Pemimpin di Era Disruptif

By Tim Editor24 Desember 2019 3 Mins Read
Insight

DANA - Blue Bird Sekarang Jalan Bareng

By Tim Editor25 November 2019 2 Mins Read
Insight

Validasi Ide Startup Anda dengan Melakukan Hal-Hal Berikut

By Tim Editor21 November 2019 2 Mins Read
Insight

Sudah Hadir! Medsos Bebas Iklan

By Tim Editor21 November 2019 3 Mins Read
Insight

Perusahaan Digital Raup Pasar Syariah

By Tim Editor18 November 2019 2 Mins Read
Insight

3 Tren Terkini untuk Tingkatkan Budaya dan Produktivitas Perusahaan

By Tim Editor12 November 2019 3 Mins Read
Insight

Produk Halal Bakal Kuasai Pasar Indonesia

By Tim Editor11 November 2019 3 Mins Read
Insight

Mei 2020 Grab Akan Jalankan Bisnis Bank Digital

By Tim Editor07 November 2019 2 Mins Read
Comments
Write Comment