Insight

4 Faktor Penyebab Tumbuhnya IoT

By Tim Editor07 Januari 2019 2 Mins Read
0 0

Gambar: Unsplash

OFiSKITA – Saat ini, Internet of Things (IoT) menjadi suatu hal yang lumrah. Banyak perangkat yang mengandalkan konektivitas dan transfer data untuk beroperasi. Dalam sepuluh tahun terakhir, wajah dunia berubah penuh dengan teknologi baru.

Menurut jurnal “Inside the Internet of Things (IoT)” yang diterbitkan Deloitte University Press, ada empat hal yang menjadi faktor pertumbuhan perangkat IoT.

Kecepatan data

Dalam 30 tahun terakhir, kecepatan data meningkat dari 2 Kbps menjadi 1 Gbps, hal ini terjadi untuk memfasilitasi transfer data tanpa batas. Transisi dari generasi seluler pertama (1G) ke jaringan generasi kedua (2G) telah mengubah cara menyampaikan pesan yang dikirim, dari sinyal analog menjadi sinyal digital. Bahkan transisi jaringan generasi kedua ke
,generasi ketiga menandai lompatan teknologi telekomunikasi, memungkinkan pengguna berbagi pesan multimedia melalui koneksi berkecepatan tinggi.

Harga berlangganan internet

Biaya berlangganan internet merupakan sesuatu yang dibebankan oleh penyedia layanan internet atau ISP untuk mentransfer data dari satu titik di jaringan ke jaringan lain. Sejak tidak ada ISP tunggal yang dapat menjangkau jaringan di seluruh dunia, ISP bergantung satu sama lain untuk mentransfer data menggunakan jaringan interkoneksi melalui gateway. Harga internet turun dalam beberapa tahun terakhir karena perkembangan teknologi dan adanya peningkatan infrastruktur seperti pemasangan kabel bawah laut, penggunaan multiplexing division wavelength, transisi bandwidth berkapasitas lebih tinggi, dan peningkatan persaingan antara ISP. Pada tahun 2003, biayanya mencapai USD120 untuk 1 Mbps di Amerika Serikat. Dan pada tahun 2015, biayanya telah turun menjadi 63 sen.

Efisiensi daya

Ketersediaan efisiensi daya sangat penting mengingat peningkatan jumlah konektivitas perangkat. Ambil contoh, bluetooth low energy yang memiliki konsumsi daya 0,153 μW per bit (0,153 microwatt dikonsumsi untuk mentransfer 1 bit data), yang sama dengan 50 persen lebih rendah dari bluetooth classic.

Adopsi IPv6

Dengan identifikasi besar-besaran IPv6, perangkat baru biasanya berbasis IPv6. Perusahaan melakukan transisi perangkat IPv4 ke IPv6. Menurut Cisco, jumlah website berkemampuan IPv6 meningkat sebesar 33 persen tahun sebelumnya. Pada 2018, 50 persen koneksi perangkat tetap dan seluler diharapkan berbasis IPv6, dibandingkan dengan 16 persen pada tahun 2013.

Sumber: Deloitte

Related Articles
Insight

Astragraphia Mempunyai Sistem Purna Jual yang Cukup Bagus

By Astragraphia Document Solution15 Januari 2019 3 Mins Read
Insight

Kaleidoskop Tren Teknologi Tahun 2018

By Tim Editor14 Januari 2019 2 Mins Read
Insight

Dibanding Kemampuan Manusia, Kecerdasan Buatan Punya Banyak Kelemahan

By Tim Editor14 Januari 2019 2 Mins Read
Insight

3 Tantangan yang Dihadapi Teknologi IoT

By Tim Editor10 Januari 2019 2 Mins Read
Insight

Mari Kenali Cryptocurrency Lebih Dekat

By Tim Editor10 Januari 2019 5 Mins Read
Insight

Setelah Komputasi Awan, Baidu Luncurkan OpenEdge

By Tim Editor10 Januari 2019 1 Mins Read
Insight

Adopsi Cloud Telephony Booming Di 5 Sektor Ini

By Tim Editor09 Januari 2019 3 Mins Read
Insight

Revolusi Penerapan Chatbot untuk Bisnis

By Tim Editor09 Januari 2019 2 Mins Read
Insight

Intip 10 Tren Teknologi Strategis di Tahun 2019 (Bagian 2)

By Tim Editor08 Januari 2019 2 Mins Read
Comments
Write Comment