Insight

4 Tren Digital yang Sebaiknya Diwaspadai HRD

By Tim Editor26 Desember 2018 2 Mins Read
3 0

Gambar: Unsplash

OFISKITA – Dampak hadirnya teknologi baru dirasakan oleh mereka yang bekerja di sektor HRD. Terdapat empat tren teknologi yang saat ini kerap digunakan oleh eksekutif HRD. Apa saja itu?

1. Mobility

Lebih dari 72% divisi HRD mengatakan bahwa teknologi mobile akan memberikan dampak yang luar biasa untuk sektor Sumber Daya Manusia dan Pengembangannya. Dalam tiga tahun terakhir, banyak kota yang merasakan dampak positif dari teknologi mobile.  Teknologi mobile telah mengurangi biaya yang dikeluarkan oleh HR, meningkatkan optimalisasi pekerjaan mereka, dan akses data yang semakin luas. 

Dari survei yang dilakukan oleh Oxford Economics, bekerja sama dengan SAP, AT&T, PwC, Citi dan Cisco, menemukan bahwa teknologi mobile telah digunakan HR antara lain untuk;

  • Administrasi tunjangan karyawan

  • Manajemen kompensasi

  • Self-service karyawan

  • Rekrutmen

  • Manajemen performa karyawan

  • Payroll atau penerbitan slip gaji karyawan

  • Pelatihan

  • Analisa HR

  • Presensi/absensi karyawan

  • Travel booking

  • IT support

  • Manajemen pembiayaan karyawan

  • Persetujuan dari manajer

  • Rencana kerja/karier

  • Penggantian data personal karyawan

  • Penghargaan

  • Hubungan karyawan, dll.

2. Data Analytic

Seorang eksekutif HRD pasti mengerti pentingnya metrik dan data. Bahkan 75% dari responden yang disurvei mengatakan bahwa penggunaan data analytic dapat membantu mereka mengantisipasi kebutuhan tenaga kerja. Namun, hanya 31% divisi HR yang disurvei menggunakan data analytic perusahaan untuk mendukung bisnis.

3. Cloud Computing

Cloud computing menjadi salah satu teknologi yang banyak digunakan oleh bisnis saat ini. Khusus di sektor HR, cloud computing digunakan setidaknya oleh 35% divisi HRD di perusahaan, sementara itu sekitar 21% eksekutif HRD belum memiliki rencana untuk menggunakan cloud computing. 

Kebanyakan dataset yang digunakan oleh mereka adalah untuk rekrutmen (29%), administrasi karyawan (26%), administrasi tunjangan karyawan (26%), dan pengelolaan slip gaji (26%). 

4. Social Media

Kehadiran media sosial membawa kekuatan sendiri sebagai alat perekrutan tenaga kerja baru. Dari keseluruhan jumlah eksekutif HRD yang disurvei, hanya ada sekitar 22% dari mereka yang belum memikirkan strategi untuk pengembangan departemen mereka dengan media sosial. Laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa sekitar 35% eksekutif HRD mempertimbangkan media sosial sebagai sarana perekrutan. 

Penggunaan media sosial khususnya oleh kalangan muda meningkat dalam beberapa tahun terakhir, dan hal itu menimbulkan ekspektasi yang berbeda. "Media sosial merupakan alat yang bagus untuk mencari dan mendapatkan informasi. Sosial media bisa digunakan untuk menyampaikan informasi," jelas Bennet, salah satu penulis laporan tersebut. 

Keempat tren teknologi ini akan terus berkembang dan mendorong kita untuk melakukan inovasi, bahkan di dunia HRD. 

Sumber: SAP, Oxford Economics

Related Articles
Insight

Alfamart Akan Tambah 200 Toko di Filipina

By Tim Editor0 seconds1 Mins Read
Insight

H&M Rencanakan Uji Coba Layanan dan Fitur Digital

By Tim Editor0 seconds2 Mins Read
Insight

Posisi Generasi Millenial Asia dalam Pasar Global

By Tim Editor14 Januari 2019 2 Mins Read
Insight

Kondisi Cryptocurrency di Indonesia

By Tim Editor11 Januari 2019 2 Mins Read
Insight

Smart Shoes Akan Ramaikan Produk Cerdas Keluaran Samsung

By Tim Editor09 Januari 2019 1 Mins Read
Insight

Tentang Facebook dan Cryptocurrency

By Tim Editor09 Januari 2019 2 Mins Read
Insight

Prioritas Utama Pemimpin Korporat di 2019

By Tim Editor08 Januari 2019 2 Mins Read
Insight

Cisco Akan Kurangi Penggunaan Plastik Pada Produknya

By Tim Editor08 Januari 2019 1 Mins Read
Insight

6 Prinsip yang Menjadi Panduan Facial Recognition Milik Microsoft

By Tim Editor07 Januari 2019 2 Mins Read
Comments
Write Comment