Office Services

6 Cara Mempromosikan Produk Bisnis Baru Kepada Calon Pelanggan

By PrintQoe20 April 2020 5 Mins Read
57 0

Gambar: Pixabay

OFiSKITA - Bisnis UMKM nampaknya makin subur. Di setiap sudut jalan, kita bisa menemukan berbagai macam jenis usaha rakyat yang terlihat menjanjikan. Cerita-cerita sukses berbagai wirausahawan pun semakin menambah ketertarikan untuk ikut mencoba berbisnis. Namun, yang kerap menjadi pemikiran adalah apakah Anda terlambat memulai usaha? Atau apakah Anda yakin bisa memulai usaha dari nol dengan saingan yang sudah semakin banyak. 

Jawabannya tentu tidak ada kata terlambat untuk memulai usaha. Tapi bukan berarti hanya iseng ikutan-ikutan berbisnis tanpa persiapan matang ya. Di tengah ketatnya persaingan Anda perlu berupaya lebih keras untuk mensosialisasikan dan mempromosikan produk Anda agar dikenal oleh banyak orang. Anda pasti sudah tahu kan bahwa kunci bisnis yang sukses tidak hanya bergantung pada kualitas produk, tetapi juga pada teknik marketing yang digunakan oleh pemilik bisnis.

Kunci Promosi  & Marketing Kekinian, Bikin Bisnis Jadi Cuan

Dunia pemasaran memang sudah jauh lebih berkembang dibandingkan satu dekade lalu. Didukung dengan masifnya perkembangan teknologi internet, tentu berimbas juga pada banyaknya perubahan yang terjadi dalam proses marketing. Tren perpindahan orientasi bisnis pun semakin terasa. Tidak sedikit bisnis yang berhasil karena memanfaatkan beberapa channel untuk mensosialisasikan dan mempromosikan produk baru bisnis mereka. Channel tersebut antara lain:

1. Social Network

Social network atau jejaring sosial adalah sebuah situs yang memungkinkan Anda untuk berhubungan dengan siapapun dalam bentuk foto, video, atau tulisan. Channel ini sangat populer dimanfaatkan sebagai channel marketing. Social network yang dimaksud disini bisa bermacam-macam. Mulai dari Instagram, Facebook, hingga Youtube bisa dimanfaatkan untuk mensosialisasikan dan mempromosikan produk baru. Setiap channel dalam social network memiliki 3 fungsi penting untuk memperkenalkan produk Anda, yaitu; sebagai etalase produk, sebagai sumber informasi seputar bisnis, dan sebagai channel komunikasi antara pemilik bisnis dan pelanggan.

2. Blog dan SEO

Blog dan SEO juga masih sangat relevan untuk jadi strategi sosialisasi dan promosi produk baru bisnis Anda loh. Karena hingga saat ini, search engine masih menjadi channel terbesar bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi mengenai suatu produk baru. Akan tetapi, perlu diingat ya, jika tujuan utama dari blog dan SEO sebagai media informasi adalah untuk memaksimalkan branding bukan untuk menaikan konversi. Bisa dibilang, blog dan SEO merupakan aset digital yang wajib dimiliki pebisnis kekinian agar terkoneksi ke website dan media sosial mereka.

BACA JUGA: Panduan Menyusun Kerangka Bisnis untuk Pemula

3. Rajin Memberi Reward

Generasi milenial dan generasi Z sangat menggemari dan sering mencari berbagai peluang atau kesempatan untuk memperoleh reward. Berdasarkan hal inilah pelaku usaha banyak yang memanfaatkan media sosial agar bisa membagi-bagikan reward kepada pelanggan. Misalnya dengan memberikan hadiah khusus bagi pelanggan yang sering membeli produk dalam jumlah besar dan sebagainya.

Reward yang bisa Anda terapkan antara lain berupa potongan harga dan diskon, mendapatkan produk gratis dari poin dengan kepemilikan member card atau loyalty card. Untuk pemilik bisnis baru sistem reward juga bisa digunakan loh. Misalnya saat masa sebulan pertama bisnismu dibuka, pelanggan yang mempromosikan melalui media sosial akan diberikan keuntungan tertentu.

4. Menghindari Metode Hard Selling

Marketing selalu berkembang sesuai dengan kondisi zaman. Termasuk dalam mensosialisasikan dan mempromosikan produk bisnis, kini kebanyakan pembeli kurang tertarik dengan iklan-iklan yang mengajak langsung atau terkesan memerintah. Sebaiknya hindari kata-kata dan kalimat yang bernada permintaan. Sebagai contoh, beberapa bulan yang lalu youtuber, influencer, dan entrepreneur Indonesia melakukan strategi unik untuk mensosialisasikan dan mempromosikan brand lipstik/lip balm terbarunya, yaitu “Secondate”. Dibanding melakukan endorsement yang kerap dilakukan para influencer lain, mereka memilih untuk mengkampanyekan brand mereka secara tidak biasa. Yaitu dengan membuat “vandalism” di beberapa titik strategis ibukota, sehingga orang-orang yang melihat menjadi penasaran dan mendorong mereka untuk mencari informasi sendiri mengenai apa itu Secondate. Ya, mereka berhasil membuat konten yang melibatkan emosi hingga calon pelanggan mendapatkan awareness dan tertarik untuk membeli, cara semacam inilah yang dinamakan dengan soft selling.

5. Bagi-Bagi Kupon Tetap Penting Dilakukan

Meskipun cara ini terbilang sudah lawas, tapi masih tetap efektif loh sampai hari ini. Siapa yang tidak tergoda dengan potongan harga dan diskon? Anda bisa membagikannya dengan pamflet atau brosur dengan potongan kupon. Di dalam pamflet dan brosur Anda bisa mencantumkan informasi brand, produk, atau langsung memasukan nama-nama menu beserta harga. Bagikan selebaran ini pada acara-acara besar seperti di kampus, perusahaan, lembaga, atau organisasi. Dari 100% kupon yang telah dibagikan, biasanya kemungkinan ada 20%-50% yang akan datang.

BACA JUGA: Jangan Biarkan Ide Bisnis Cuma Jadi Wacana

6. Mulai Jadi Sponsor Berbagai Acara

Cara sosialisasi dan promosi produk baru yang paling efektif tentu saja dengan turun langsung ke lapangan. Caranya dengan menjadi sponsor misalnya. Tidak perlu jadi sponsor acara yang besar, karena diperlukan budget besar pula. Mulai saja dari yang kecil-kecil. Misalnya jika Anda usaha kuliner tawarkanlah paket makan siang untuk mendukung acara  seperti seminar, workshop atau training di berbagai instansi. Atau jika Anda mendirikan usaha printing, bisa juga mensponsori kebutuhan material cetak kegiatan kemahasiswaan di kampus.

Jika Anda mau mencari, selalu banyak institusi  atau lembaga yang dengan senang hati membuka kerjasama seperti ini. Biaya yang dikeluarkan pun tidak akan jauh berbeda dengan Anda memasang iklan di Google atau media lainnya. Dengan begitu, Anda bisa langsung mempromosikan produk baru usahamu sekaligus meminta testimoni mereka.

Setelah menyusun strategi pemasaran yang akan Anda jalankan, jangan lupa untuk merancang desain seperti apa yang akan Anda gunakan sebagai packaging produk. Karena kemasan dengan desain yang unik juga efektif menarik pelanggan. Untuk mendapatkan seluruh kebutuhan cetak tersebut, Anda bisa menggunakan PrintQoe.com selaku platform cetak online B2B dan B2C pertama di Indonesia. PrintQoe.com tidak hanya menawarkan harga yang murah, tetapi sangat memerhatikan kualitas cetakan ditambah dengan solusi-solusi lain yang ditawarkan dan tidak akan Anda temukan di tempat cetak online manapun.

Sumber: printqoe.com

Related Articles
Office Services

PrintQoe.com Beberapa Kali Raih Penghargaan

By PrintQoe07 Agustus 2020 2 Mins Read
Office Services

Webinar Astragraphia: Dongkrak Penjualan Bisnis Print Shop Melalui Media Sosial

By Astragraphia Document Solution28 Juli 2020 3 Mins Read
Office Services

Susu Kambing Etawa, Dari dan Untuk Masyarakat Indonesia

By Tim Editor17 Juli 2020 3 Mins Read
Office Services

Penerus Usaha Abon Sapi Keluarga yang Belajar dari Nol

By Tim Editor15 Juli 2020 3 Mins Read
Office Services

Tips Kerja Produktif Saat Kembali Ngantor Di New Normal

By AXIQoe14 Juli 2020 3 Mins Read
Office Services

Starter Pack Yang Perlu Disiapkan Selama New Normal

By AXIQoe13 Juli 2020 4 Mins Read
Office Services

Keuntungan Cetak Buku di Percetakan Digital Bagi Penulis Independen

By PrintQoe10 Juli 2020 4 Mins Read
Office Services

Self Publishing, Siapa Pun Bisa Menjadi Penulis

By PrintQoe09 Juli 2020 4 Mins Read
Office Services

Solusi Praktis Bagi Kebutuhan Cetak Perbankan

By PrintQoe08 Juli 2020 3 Mins Read
Comments
Write Comment