Document Solution

Aneka eXpress Printing Instal Mesin Jetpress 750S (Generasi ke-3 Jetpress)

By Astragraphia Document Solution09 Desember 2019 5 Mins Read
55 0

Gambar: documentsolution.com

OFiSKITA - Aneka eXpress Printing, percetakan retail yang berlokasi di Kepu Selatan, Jakarta Pusat, menginstalasi mesin cetak digital hi-end untuk industri commercial print, yaitu Jet Press 750S (Jet Press). Ini merupakan mesin cetak dengan teknologi digital terkini yang dibuat oleh Fujifilm. Jet Press adalah model unggulan baru yang dapat mencapai image berkualitas tinggi yang dapat menghasilkan output berkecepatan tinggi maksimum 3.600 lembar per jam dengan ukuran kertas B2 serta penggunaan printhead dan tinta terbaru dengan peningkatan kualitas dari fitur pendahulunya, Jet Press 720S, yang sudah diakui dunia.

Menurut Rudy Chandra (pemilik Aneka eXpress printing), mesin Jetpress 750S yang di-instal di percetakannya merupakan mesin generasi ke-3 dari seri Jetpress yang diluncurkan oleh Fujifilm. Mesin ini belum lama dirilis di Eropa dan Amerika pada bulan Januari 2019. Tentunya seri Jetpress yang di-instalnya ini telah mengalami berbagai penyempurnaan kualitas dari generasi-generasi sebelumnya. Mesin ini sangat cocok bagi Aneka eXpress terkait order-order cetaknya yang banyak menerima order-order cetak publishing dengan oplah short volume (misalnya 500 pcs). Bahkan dengan mesin ini, mampu mencetak separasi satu dua lembar saja. Sesuatu yang sulit dilakukan offset, karena proses cetak offset jadi lebih mahal untuk volume sangat sedikit. Sebelumnya, Rudy Chandra sempat menjajaki beberapa mesin cetak digital inkjet sejenis terutama yang berformat UV, tetapi justru cetak UV kurang cocok baginya, karena cetak UV menghasilkan tinta yang lebih tebal, sehingga mengakibatkan halaman per halamannya menjadi lebih tebal dan berefek pada ketebalan buku atau majalah. Walaupun kita ketahui, cetak UV banyak menghasilkan aplikasi-aplikasi kreatif.

Mesin ini tidak menggunakan system pay per klik tetapi dari sisi service, masih tetap ada biaya spare part insurance (SPI) per bulan. Tinta inkjet lebih murah dibanding tinta digital print lainnya, sehingga membuat cost production Jetpress 750S jauh lebih kompetitif.

Jet Press semakin meningkatkan produktivitasnya dengan mengadopsi teknologi eksklusif terbaru. Output berkecepatan tinggi 3.600 lembar per jam telah dicapai dengan meningkatkan kecepatan ejeksi tetesan printhead, meningkatkan akurasi dalam kontrol ejeksi tinta, dan mengadopsi mekanisme pengeringan baru. Dengan memperbesar ukuran kertas maksimum menjadi 750mm x 585mm, enam halaman ukuran B5 (ukuran umum buku) dapat dicetak pada satu lembar sehingga meningkatkan efisiensi produksi. Selain itu, JET PRESS juga dilengkapi dengan inspeksi kualitas gambar presisi tinggi baru, yang memeriksa setiap lembar cetakan secara visual untuk secara otomatis menentukan apakah pekerjaan pencetakan dilakukan dalam kualitas yang stabil. Ini mengurangi jumlah jam kerja yang dibutuhkan untuk inspeksi dan penyortiran setelah dicetak. Mekanisme pengeringan baru ini menjadi salah satu faktor penting yang membuat kertas tercetak rata serta mengurangi jumlah listrik yang dikonsumsi sekitar 20%. Panjang penuh unit pengeringan adalah 70cm lebih pendek dari model sebelumnya, mengurangi ruang instalasi sekitar 15% sehingga dapat dipasang di ruang yang lebih kecil.

Di bulan September tahun 2019, Aneka eXpress membuat sebuah terobosan besar di dunia industri grafika Indonesia, yaitu keberaniannya untuk menginstalasi mesin “flagship” digital inkjet press keluaran Fujifilm, Jet Press 750S. Ini merupakan instalasi pertama Jet Press 750S di Asia Tenggara.

Di awal Oktober, di tengah acara launching instalasi Jet Press di Aneka eXpress, redaksi mendapat kesempatan mewawancarai secara khusus owner Aneka eXpress, Rudy Chandra. Beliau menyampaikan beberapa hal penting terkait instalasi mesin Jet Press di percetakan miliknya. Berikut ini petikan wawancaranya:

Bisa dijelaskan sedikit tentang Jet Press 750S, Pak? dan apa perbedaan dengan generasi pendahulunya, Jet Press 720S?

Dari segi tinta berbeda, konsumsi listrik lebih hemat, dan kecepatannya juga lebih tinggi. Lalu yang membedakannya lagi dengan Jet Press 720S adalah untuk seri Jet Press 750S telah dilengkapi system AHR (Active Head Retraction), yang berfungsi printhead menyesuaikan diri terhadap jaraknya dengan kertas, ini dilakukan jika ada ketidakrataan kertas terdeteksi. Terkadang kertas tidak selalu rata, ada yang bergelombang karena kelembaban. Nah, sistem AHR akan menaikkan masing-masing modul printhead satu persatu, sehingga lembar yang bermasalah tidak akan menabrak printhead, sehingga menghindari ‘jammed’. produksi tidak perlu tergangggu. Jarak antara printhead dengan delivery sekarang bisa menyesuaikan diri hingga sekitar 5 milimeter, kalau di seri sebelumnya Jetpress 720S hanya sampai 2 milimeter.

Jet Press 750S merupakan game changer dari teknologi konvensional. Yang kami ketahui, selama ini Aneka eXpress lama bermain di cetak konvensional. Apakah rencana Bapak, semua mesin offset akan diganti semua dengan mesin cetak digital?

Mungkin untuk mengganti semua mesin cetak offset kami dengan mesin digital Inkjet press, belum, yah. Tetapi untuk oplah-oplah dibawah 1000 pcs sudah mulai dipindahkan ke mesin Jet Press. Karena sekarang orang cenderung cetak tidak mau stok. Mereka mencetak disesuaikan dengan kebutuhannya saja (print on-demand). Mesin Jet press cocok dengan oplah-oplah order short-run.

Dari sekian banyak mesin inkjet press terbaru, kenapa Bapak pilih Jet Press 750S? Apa alasannya?

Saya sendiri telah melihat dan membandingkan berbagai mesin inkjet press. Untuk saat ini yang paling siap, menurut saya adalah Fujifilm. Pertama, penjualannya yang paling banyak saat ini. Kualitasnya juga sudah bagus. Lalu, saya lihat produsen lainnya masih belum terlalu siap, kebanyakan masih project beta. Mungkin pengembangan dari produsen lain di tahun-tahun ke depannya, akan muncul. Tetapi untuk saat ini, saya pandang, Fujifilm yang paling siap. Lalu faktor dealer Jet Press yang ada di Indonesia, yaitu Astragraphia saya anggap telah terbukti sebagai vendor dengan after sales service terbaik saat ini.

Kenapa tidak memilih digital inkjet UV yang bisa dicetak di segala macam substrat?

Cetakan UV cenderung menebal karena faktor tintanya yang timbul. Bila untuk produksi buku, punggung buku menjadi terlalu tebal. Misalnya bila buku bila dicetak dengan offset, punggung bukunya setebal 1 cm, kalau naik cetak di mesin UV, punggung bukunya bisa menjadi 1,2 cm. Ini tidak cocok untuk kami yang lebih banyak cetak produksi buku. Cetak dengan tinta UV lebih cocok untuk industri kreatif.

Bagaimana sistem pembelian mesin Jet Press 750S dan perbandingan cost produksi antara Jet Press 750S dengan offset?

Untuk biaya cetak per set dengan oplah dibawah 500 pcs, biaya produksinya masih lebih murah Jet Press, tetapi bila produksi dengan oplah diatas 500 pcs, biayanya lebih murah dengan offset. Kemudian, bila dibandingkan dengan mesin cetak digital lainnya, mesin ini dijual secara lepas, maksudnya tidak ada biaya pay per klick, tetapi tetap ada biaya-biaya insurance, seperti spare part insurance (SPI). Ini jauh lebih memudahkan bagi kami dan memiliki kepastian perihal biaya produksi tanpa harus dibayang-bayangi pay per klik yang tiba-tiba naik.

Sumber: documentsolution.com

Related Articles
Document Solution

Making Classic Blue Your Color of The Year

By Tim Editor20 Januari 2020 2 Mins Read
Document Solution

Iridesse Mesin Cetak Profesional Andalan Prima Print Shop & Copy Centre

By Astragraphia Document Solution20 Januari 2020 3 Mins Read
Document Solution

Iridesse Sukses Tingkatkan Layanan PrimaGraphia

By Astragraphia Document Solution21 Januari 2020 2 Mins Read
Document Solution

Graphtec FCX2000-60CV, Mesin Potong On-Demand

By Tim Editor13 Januari 2020 2 Mins Read
Document Solution

Printronix P8000ZT, Ideal untuk Semua Industri

By Tim Editor08 Januari 2020 2 Mins Read
Document Solution

P8000 Open Pedestal, Hidupkan Produktivitas Kantor Anda

By Tim Editor08 Januari 2020 2 Mins Read
Document Solution

Gathering Launching Prime Link C9065 “Simply Professional, Expand Your Business”

By Astragraphia Document Solution16 Desember 2019 2 Mins Read
Document Solution

Ruang Kreasi dan Ekspresi Tanpa Batas Bagi Desainer Grafis Indonesia

By Astragraphia Document Solution13 Desember 2019 2 Mins Read
Document Solution

Astragraphia Ngobrol Asik Bersama Mahasiswa Desain Komunikasi Visual

By Astragraphia Document Solution11 Desember 2019 3 Mins Read
Document Solution

Ketekunan Agus Muhardi Buka Usaha Fotocopy & Printing di Bogor

By Astragraphia Document Solution10 Desember 2019 3 Mins Read
Comments
Write Comment