Insight

Angka Penipuan Online Melejit Selama Pandemi

By Tim Editor23 Maret 2021 3 Mins Read
33 0

Gambar: Pixabay

OFiSKITA - Meningkatnya transaksi online yang terjadi selama pandemi Covid-19 juga meningkatkan risiko terjadinya penipuan siber. Berbagai macam metode penipuan dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Dikutip dari katadata.co.id, bahwa Januari-September 2020 lalu Dittipidsiber Bareskrim Polri menerima 649 laporan penipuan kejahatan siber. Pandemi memang telah mengubah perilaku masyarakat Indonesia menjadi pengguna aktif internet, namun sayangnya hal tersebut tidak diimbangi dengan literasi mengenai cara beraktivitas maupun bertransaksi online dengan aman. Berdasarkan Data Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, situasi pandemi membuat penggunaan internet meningkat hingga 40%, dan akses yang biasanya didominasi dari kawasan perkantoran kini didominasi dari kawasan pemukiman.

BACA JUGA: Tren Fesyen Perhotelan Selama dan Pasca Pandemi

Metode penipuan yang terjadi di masyarakat pun beragam, mulai dari meng-kloning nama kontak di smartphone korban dan meminta pinjaman uang, hingga mengatasnamakan lembaga tertentu yang meminta PIN & data diri korban. Secara global, The International Criminal Police (Interpol) mencatat 907 ribu pesan sampah, 737 serangan malware, dan 48 ribu uniform resource locator (URL) berbahaya yang berkaitan dengan Covid-19.

Jumlah kasus terbanyak selama pandemi adalah phising (penipuan dengan tautan palsu untuk mencuri data pengguna) sebesar 59%. Lembaga ini mencatat bahwa pada semester 1 tahun lalu, Indonesia merupakan target phising tertinggi di Asia Tenggara. Pusat Operasi Keamanan Siber Nasional (Pusopskamsinas) Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat 88.414.296 serangan siber sejak 1 Januari-12 April 2020. Puncaknya terjadi pada 12 Maret 2020 yang mencapai 3.344.470 serangan per hari. Menurut data International Telecommunication Union, lebih dari 90% negara kurang memperhatikan pentingnya keamanan siber, termasuk Indonesia. Laporan Global Cybersecurity Index 2018 bahkan memposisikan Indonesia di peringkat ke-41 dari 175 negara yang masih jauh dari keamanan siber.

BACA JUGA: Laris Manis Mobil Bekas

Sebagai langkah pencegahan penipuan, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan, diantaranya:

1. Melakukan transaksi melalui platform yang sudah terpercaya. Biasanya uang yang sudah Anda transfer tidak akan langsung masuk ke rekening penjual, sehingga jika dalam kurun waktu tertentu tidak ada konfirmasi maupun pengiriman barang oleh penjual, uang Anda masih bisa kembali dengan utuh. 

2. Jika Anda melakukan transaksi bukan melalui platform yang terpercaya, maka Anda bisa memeriksa terlebih dahulu nomor rekening yang penjual berikan dengan cara:

  • Masuk ke laman cekrekening.id, kemudian ketikkan nama bank dan nomor rekening penjual. 

  • Pada laman tersebut akan muncul hasil rekam jejak rekening. Jika muncul rekam jejak bahwa nomor rekening tersebut pernah dilaporkan, maka sebaiknya Anda urungkan niat untuk belanja di toko online tersebut.

3. Jangan pernah memberikan informasi pribadi seperti nomor rekening, nomor kartu ATM, nomor PIN, kode OTP, password, dan nama ibu kandung. 

Sumber: Katadata.co.id; Kompas.com; infokomputer.grid.id

Related Articles
Insight

Makan Gorengan Guilty Free, Ya Hanya Eatlery!

By Tim Editor12 Agustus 2021 3 Mins Read
Insight

Printing Services untuk Bisnis, Apa Saja Manfaatnya?

By Tim Editor10 Agustus 2021 3 Mins Read
Insight

5 Perlengkapan Kantor Esensial untuk WFO dan WFH

By Tim Editor10 Agustus 2021 3 Mins Read
Insight

5 Sektor Bisnis yang Akan Berkembang Pesat di Masa Depan

By Tim Editor10 Agustus 2021 3 Mins Read
Insight

Mengenal Blockchain dan Potensi Pemanfaatannya

By Tim Editor09 Agustus 2021 2 Mins Read
Insight

Ramai Dibicarakan, Begini Serba-Serbi Teknologi Terbaru 5G

By Tim Editor09 Agustus 2021 3 Mins Read
Insight

Pebisnis Pemula Wajib Tahu Enam Strategi Finance Berikut

By Tim Editor06 Agustus 2021 3 Mins Read
Insight

Strategi Bisnis: Tips Memenangkan Persaingan Pasar

By Tim Editor06 Agustus 2021 3 Mins Read
Insight

Mengenal Tiga Tingkatan Strategi Bisnis

By Tim Editor06 Agustus 2021 3 Mins Read
Comments
Write Comment