Insight

Apa Benar 5G Itu Berbahaya?

By Tim Editor09 Mei 2019 2 Mins Read
814 1

Gambar: Unsplash

OFiSKITA – Dunia telekomunikasi seakan tak mau kalah dengan industri lain. Sektor ini diklaim akan segera memasuki era baru yakni 5G. Hingga saat ini, sudah banyak perusahaan produsen smartphone yang mengklaim dirinya telah mengimplementasikan teknologi 5G pada smartphone yang mereka keluarkan di tahun 2019. 

Tak hanya smartphone, deretan provider pun juga bersiap, terutama di negara maju seperti AS atau di negara dengan cakupan internet terbesar seperti Korea Selatan.

Meski di Indonesia implementasi 5G masih beberapa tahun lagi, teknologi ini semakin dekat. Pada tahun 2022, Indonesia akan membuka lelang pita frekuensi 5G sekaligus merilis layanannya.

Pita frekuensi yang dilelang di Indonesia, menurut Ditjen SDPPI Kemkominfo Denny Setiawan yakni 3,5GHz, 26GHZ, dan 28GHz.

Namun akhir-akhir ini muncul isu bahwa gelombang 5G berbahaya. Bahaya jaringan 5G memang sedang disoroti oleh Badan Pemerhati Keanekaragaman Hayati dan Ekosistem di Eropa. Mereka mencermati lebih dari 97 penelitian yang membahas radiasi elektromagnetik dan pengaruhnya bagi lingkungan.

Dalam jaringan 5G, frekuensi yang dihasilkan terdapat gelombang milimeter yang jumlahnya terbilang banyak. Namun, frekuensi sebesar 30Hz tak akan membawa gelombang yang akan membahayakan manusia. Sinar inframerah yang mengikuti di gelombang tersebut pun juga tidak berbahaya.

Pasalnya, dari seluruh penelitian tersebut diketahui bahwa radiasi dari jaringan ini dapat menimbulkan bahaya seperti melemahkan kemampuan radar burung serta serangga. Sebuah studi pada tahun 2010 bahkan mencatat bahwa sinyal elektromagnetik yang terpancar melalui menara jaringan telekomunikasi berpotensi untuk membingungkan para burung dan serangga saat mereka bermigrasi.

Akibatnya, musim kawin dan bertelur pun akan terganggu. Tak bisa dipungkiri, hal ini memicu turunnya populasi dari hewan-hewan tersebut.

Dilansir dari Daily Star, hampir 30.000 orang, termasuk ilmuwan, dokter, dan organisasi lingkungan telah menandatangani petisi di situs web 5gspaceappeal. Menurut situs itu, jaringan nirkabel 5G dinilai "berbahaya bagi manusia.”

Menurut banyak ilmuwan, 5G dapat meningkatkan paparan radiasi frekuensi radio (RF) secara besar-besaran di atas jaringan 2G, 3G dan 4G. Radiasi RF telah terbukti berbahaya bagi manusia dan lingkungan. 

Sumber: berbagai sumber

Related Articles
Insight

Registrasi SIM Card Baru Harus Scanning Wajah

By Tim Editor19 Desember 2019 3 Mins Read
Comments
M. Najib Wafirur
03 Juli 2019 | 18:59

Benar sekali, jaringan 5g memang berbahaya untuk makhluk hidup. Saya juga memberikan artikel tentang bahaya 5g di web berikut. Yuk cek link ini : http://m-najib-wafirur-rizqi-fst18.web.unair.ac.id/artikel_detail-243540-unair.ac.id-Sebelum%20Menggunakannya,%20Kamu%20Perlu%20Tahu%20Bahaya%20Jaringan%205G%20Ini.html

Write Comment