Insight

Apa Yang Membuat E-commerce Indonesia Terus Tumbuh?

By Tim Editor15 November 2018 2 Mins Read
32 0

Gambar: Igor Miske / Unsplash

OFiSKITA – Selama lima tahun terakhir, pertumbuhan sektor e-commerce Indonesia meningkat hingga 70% dan akan berkembang dari USD8 miliar pada tahun 2016 menjadi USD60 miliar pada tahun 2020. 

Banyaknya dana yang dikucurkan oleh perusahaan modal ventura dan lahirnya bisnis-bisnis baru di Indonesia membuat wilayah ini sebagai pasar yang semakin kompleks dan menarik. Namun, faktor apa yang mendorong kebangkitan industri e-commerce di Indonesia?

Pemerintah Australia, dalam buku “E-Commerce In Indonesia: A guide for Australian Business” menjelaskan bahwa ada empat faktor utama yang mendorong evolusi cepat industri e-commerce di negara kepulauan ini. 

Indonesia mengalami perubahan struktural dan industri yang cepat dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini membuat tingkat penetrasi pengguna internet, khususnya smartphone dan tablet meningkat. Tak hanya itu, ketersediaan perangkat berbiaya rendah juga mendorong peningkatan ini.

Selain itu, pertumbuhan kelas menengah di Indonesia diproyeksikan akan berada di peringkat ketiga terbesar di dunia setelah India dan Cina pada tahun 2050, disusul oleh Brasil dan Mesir yang masing-masing berada di peringkat empat dan lima. Bahkan konsumsi pribadi di Indonesia lebih tinggi daripada di India.

Pertumbuhan tingkat konsumsi ini tak hanya terjadi di Jakarta. Pada tahun 2015, Oxford Business Report menemukan bahwa salah satu penyedia jasa logistik terbesar di Indonesia, JNE, menyatakan bahwa 40% pengiriman yang dilakukan oleh mereka adalah untuk e-commerce yang dikirimkan ke luar ibukota.

Setidaknya USD2,5 miliar telah digelontorkan untuk investasi asing dalam platform e-commerce oleh perusahaan Cina dan Barat. Investasi ini dikucurkan untuk platform e-commerce dan marketplace seperti Lazada, Go-Jek, Tokopedia dan Shopee. 

Dan yang terakhir, percepatan pembangunan infrastruktur pembayaran memungkinkan konsumen membayar tanpa rekening bank untuk melakukan transaksi online. Kebanyakan platform belanja online menyediakan banyak pilihan pembayaran seperti transfer bank, pembayaran kredit, virtual account dan bayar-di-tempat (cash-on-delivery). Angka pembayaran online tanpa rekening bank bahkan mencapai 40% tahun ini. 

Menurut survei yang dilakukan oleh DailySocial pada tahun 2017, e-money menjadi pilihan konsumen online di Indonesia dengan 44,95% pelanggan memilih Gopay milik Go-Jek sebagai platform pembayaran mereka. 

Sumber: Austrade.gov, DailySocial

Related Articles
Insight

Peluang Ecommerce Indonesia di 2019

By Tim Editor16 November 2018 1 Mins Read
Insight

Aturan Mendasar dalam Menjalin Pertemanan di Dunia Kerja

By Tim Editor14 Februari 2019 3 Mins Read
Insight

Pengembangan Perangkat Lunak yang Akan Mendominasi Di Tahun Ini

By Tim Editor14 Februari 2019 3 Mins Read
Insight

Lengkapi Mesin DocuCentre Anda Dengan DocuWorks

By Tim Editor14 Februari 2019 1 Mins Read
Insight

DocuCentre SC2020, Kecil Tapi Berkinerja Besar

By Tim Editor14 Februari 2019 0 Mins Read
Insight

“KligMe”, Solusi Dokumen Mandiri untuk Perkembangan Pendidikan di Indonesia

By Astragraphia Document Solutions13 Februari 2019 0 Mins Read
Insight

3 Printer Pilihan untuk UMKM

By Tim Editor12 Februari 2019 1 Mins Read
Insight

Ramadan: Peluang Besar Tim Marketing Anda

By Tim Editor13 Februari 2019 2 Mins Read
Insight

Mudah Dapatkan Ruang Meeting Terbaik dan Mewah Lewat Smartphone

By SpotQoe12 Februari 2019 4 Mins Read
Comments
Write Comment