Insight

Apakah Mobil Listrik Merupakan Solusi Menuju Energi Bersih?

By Tim Editor14 November 2018 2 Mins Read
62 0

Gambar: Chase Lewis / Unsplash

OFiSKITA – Masa depan industri kendaraan sudah dapat dipastikan akan didominasi oleh kendaraan listrik dan otonom. Saat ini, perusahaan teknologi seperti Tesla, Uber, dan Waymo berbondong-bondong mengeksplorasi kemampuan mereka dalam mengembangkan mobil listrik dan mobil self-driving. Hal ini sesuai dengan tujuan pemerintah untuk melakukan evolusi menuju energi bersih dan sistem yang lebih terdesentralisasi dan terdigitalisasi.

Dengan semakin banyak perusahaan maupun startup yang mencoba membuat produk kendaraan listrik dan otonom, pemangku kepentingan di sektor publik dan swasta bekerja sama untuk meningkatkan infrastruktur dan model bisnis transportasi saat ini. 

Banyak yang harus diatur. Mulai dari stasiun pengisian baterai mobil, data sharing, distribusi mobil listrik, kepemilikan, dan sebagainya. Namun, apakah kendaraan listrik benar-benar dapat menjadi solusi untuk mengurangi tingkat emisi publik dan meningkatkan penerapan energi bersih?

World Economic Forum mencatat beberapa tindakan yang harus diperhatikan. 

Pendekatan pasar khusus

Pendekatan pasar khusus ini mempertimbangkan semua pemangku kepentingan yang relevan. Baik sektor publik dan swasta harus menerapkan pola baru yang disepakati, yang berkenaan dengan konsep “smart and clean energy.”

Perusahaan energi, produsen mobil dan infrastruktur, bersama dengan pembuat kebijakan, dan perencana kota, dapat secara kolektif menentukan paradigma baru. Paradigma ini akan mengepalai industri yang ada saat ini. Investasi dan infrastruktur untuk mendukung kendaraan listrik akan bervariasi dari satu tempat ke tempat lain, sehingga setiap pendekatan perlu spesifikasi pasar. Pemangku kepentingan lokal harus merencanakan hal ini ambil mempertimbangkan karakteristik negara, sistem energi dan budaya serta pola mobilitas di wilayah tersebut.

Prioritaskan kendaraan dengan penggunaan tinggi

Jika suatu wilayah ingin menerapkan konsep mobil listrik dan otonom, maka fokusnya harus pada armada umum seperti taksi dan transportasi umum lainnya. Ini mewakili volume perjalanan yang tinggi meskipun kendaraan pribadi mendapat porsi yang signifikan. 

Infrastruktur pengisian daya yang efisien juga harus dipetimbangkan

Untuk mengimbangi tingkat permintaan yang tinggi dan untuk kecemasan publik akan isu kendaraan listrik, infrastruktur pengisian daya perlu disediakan di berbagai tempat, terutama yang dekat dengan tempat umum. Infrastruktur ini dapat implementasikan dalam desentralisasi dalam smart building. Selain itu, stasiun pengisian daya bisa menjadi hub untuk layanan kota pintar.

Sumber: World Economic Forum

Related Articles
Insight

Aturan Mendasar dalam Menjalin Pertemanan di Dunia Kerja

By Tim Editor14 Februari 2019 3 Mins Read
Insight

Pengembangan Perangkat Lunak yang Akan Mendominasi Di Tahun Ini

By Tim Editor14 Februari 2019 3 Mins Read
Insight

Lengkapi Mesin DocuCentre Anda Dengan DocuWorks

By Tim Editor14 Februari 2019 1 Mins Read
Insight

DocuCentre SC2020, Kecil Tapi Berkinerja Besar

By Tim Editor14 Februari 2019 0 Mins Read
Insight

“KligMe”, Solusi Dokumen Mandiri untuk Perkembangan Pendidikan di Indonesia

By Astragraphia Document Solutions13 Februari 2019 0 Mins Read
Insight

3 Printer Pilihan untuk UMKM

By Tim Editor12 Februari 2019 1 Mins Read
Insight

Ramadan: Peluang Besar Tim Marketing Anda

By Tim Editor13 Februari 2019 2 Mins Read
Insight

Mudah Dapatkan Ruang Meeting Terbaik dan Mewah Lewat Smartphone

By SpotQoe12 Februari 2019 4 Mins Read
Insight

Bagaimana Menangani Keluhan Pelanggan

By PrinterQoe12 Februari 2019 2 Mins Read
Comments
Write Comment