Insight

Aplikasi iOS dan Android untuk Digital Signature

By Tim Editor20 Desember 2018 3 Mins Read
0 0

Gambar: Pixabay

OFiSKITA - Dengan beralihnya dunia menuju digital, segala sesuatu didalamnya berangsur-angsur menyesuaikan dengan perkembangan kekinian. Tanda tangan yang menjadi keabsahan sebuah tanda terima atau perjanjian pun tidak luput dari perubahan ini. Meski begitu banyak orang masih sering salah memahami mana yang dimaksud dengan tanda tangan elektronik, dana mana yang merupakan tanda tangan digital.

Untuk memudahkan Anda, ingat saja bahwa tanda tangan elektronik itu sekedar memindahkan tanda tangan yang tadinya dibubuhkan di atas kertas, menjadi ke dalam perangkat keras. Seperti ketika Anda menerima paket dari seluler dan memberi paraf di perangkat seluler kurir sebagai tanda terima. Sedangkan tanda tangan digital lebih merupakan metode identifikasi yang mengandung informasi mengenai empunya tanda tangan seperti nama, nomor pin, negara asal, alamat email dan data pribadi lainnya.   

Sebuah platform atau aplikasi harus sudah memenuhi sertifikasi sertifikat tanda tangan digital atau Digital Signature Certificate (DSC) yang dikeluarkan oleh lembaga otoritas. Bila Anda mempertanyakan keabsahan tanda tangan elektronik maupun digital mengikat secara hukum. Terdapat beberapa aplikasi tanda tangan yang tersedia baik di iOS dan Android.

1. Adobe Sign

Adobe adalah salah satu perusahaan perangkat lunak pertama yang memasuki ruang e-signature. Aplikasi ini bisa mengelola alur kerja penandatanganan dari lokasi mana pun melalui perangkat apa pun. Adobe Sign terkenal dengan integrasi dengan alat pihak ketiga (Microsoft, Salesforce, Workday, dan banyak lagi) dan penekanannya pada kepatuhan global. Aplikasi ini menawarkan fitur untuk tanda tangan elektronik dan tanda tangan digital.

2. PandaDoc

Perangkat lunak online pemenang penghargaan PandaDoc ini dikenal karena antarmuka pengguna yang efisien dan mudah digunakan. Solusi eSignature ditawarkan sebagai bagian dari alat manajemen dokumen yang lebih besar yang mencakup integrasi bentuk drag-and-drop, alur kerja otomatis, dan riwayat audit penuh. Sejumlah integrasi juga tersedia, termasuk aplikasi CRM, pembayaran, dan penyimpanan file.

3. DocuSign

Dengan lebih dari 200.000 pengguna, DocuSign merupakan solusi eSignature yang paling populer. Perangkat lunak ini intuitif dan mudah digunakan dan terintegrasi dengan berbagai alat pihak ketiga. Aplikasi ini sudah memiliki sertifikasi keamanan tingkat tinggi di Eropa dan Amerika Serikat.

4. HelloSign

HelloSign fokus pada kustomisasi, layanan pelanggan, dan menjadi perencana eSignature yang gratis. API yang kuat dari HelloSign memungkinkan penggunanya untuk menanam dan opsi penandatanganan merek sepenuhnya ke dalam dokumen Anda.

5. eSignLive

eSignLive memposisikan diri sebagai perangkat lunak pilihan untuk perusahaan besar dengan kebutuhan akan fitur keamanan yang kuat. Perusahaan ini memiliki daftar klien yang patut ditiru, termasuk BMW dan IBM. Nilai jual yang menarik adalah pilihan bagi perusahaan untuk menggunakan perangkat lunak di tempat mereka atau sebagai bagian dari layanan berbasis cloud. Banyak integrasi dan API ditawarkan, dan perangkat lunaknya kompatibel baik seluler maupun desktop.

Sumber: Hubspot; cleartax.in

Related Articles
Insight

Alfamart Akan Tambah 200 Toko di Filipina

By Tim Editor0 seconds1 Mins Read
Insight

H&M Rencanakan Uji Coba Layanan dan Fitur Digital

By Tim Editor0 seconds2 Mins Read
Insight

Strategi untuk Tetap Merajai Persaingan di Pasar E-commerce

By Tim Editor7 hours ago3 Mins Read
Insight

Astragraphia Mempunyai Sistem Purna Jual yang Cukup Bagus

By Astragraphia Document Solution15 Januari 2019 3 Mins Read
Insight

Menjajal Cara Networking yang Berbeda Dari Biasa

By Tim Editor15 Januari 2019 2 Mins Read
Insight

Sudah Kembali Aktifkah Penjualan Anda Pasca Libur ?

By Tim Editor15 Januari 2019 3 Mins Read
Insight

Efisiensi dan Penghematan Biaya dalam Perjalanan Bisnis Perusahaan

By Tim Editor14 Januari 2019 2 Mins Read
Insight

Kaleidoskop Tren Teknologi Tahun 2018

By Tim Editor14 Januari 2019 2 Mins Read
Comments
Write Comment