Insight

Arah & Tujuan Industri Manufaktur Di Masa Depan

By Tim Editor25 Maret 2019 2 Mins Read
30 0

Gambar: Pixabay

OFiSKITA - Tahun lalu produsen manufaktur fokus pada penerapan teknologi Industry 4.0, termasuk didalamnya otomatisasi, perangkat Internet of Things (IoT) dan perangkat lunak canggih untuk mengoptimalkan rantai pasokan dan meningkatkan produktivitas. Kini mendekati akhir dari paruh pertama tahun 2019, produsen harus melihat bagaimana mereka dapat menggunakan teknologi untuk meningkatkan interaksi dengan kebutuhan konsumen dan industri.

Dalam penyataannya kepada Smart Machines & Factories, Stefan Reuther, Chief Sales Officer dari COPA-DATA, menjelaskan bahwa sebelum memulai skema digitalisasi, manufaktur harus terlebih dahulu memeriksa teknologi mana yang paling relevan untuk mereka. Hal lain yang perlu dipertimbangkan menurut Stefan adalah kesederhanaan pada proses. Manufaktur harus memilih teknologi yang mudah dipahami, diimplementasikan, dan ditingkatkan di masa depan.

  • Mengikuti keinginan pelanggan

Baik di pasar komersial maupun industri, pelanggan menginginkan produk-produk terbaru dengan biaya pengiriman yang rendah. Manufaktur diuntungkan adanya kerja sama dengan perusahaan yang menawarkan Software as a Service (SaaS) atau Platform as a Service (PaaS) untuk meningkatkan produktivitas tanpa biaya besar, untuk mengubah atau memperbarui proses mereka.

  • Integrasi

Dalam beberapa tahun terakhir, kemajuan dalam perangkat Internet of Things (IoT) dan konektivitas telah memungkinkan manufaktur untuk membangun sistem yang lebih cerdas. Kemajuan ini dan komputasi awan yang semakin populernya memungkinkan lebih banyak manufaktur untuk mengintegrasikan teknologi informasi (TI) dan teknologi operasional (OT) mereka.

Produsen dapat memanfaatkan TI dan OT untuk mengumpulkan data dari pabrik bersama dengan dengan bidang bisnis lainnya, seperti wawasan pelanggan. Hal ini berarti manufaktur memiliki akses terhadap data perusahaan secara real time, untuk meningkatkan visibilitas di seluruh rantai pasokan. Informasi ini bisa digunakan oleh manufaktur untuk membuat keputusan.

  • Go green

Saat ini konsumen dan juga pemerintah sudah lebih sadar akan dampak dari produk perusahaan terhadap lingkungan. Karena itu manufaktur harus mengevaluasi proses produksi mereka dari sudut pandang bagaimana mengurangi konsumsi energi, limbah, atau polusi. Untuk mengurangi limbah secara efisien tanpa mengurangi produktivitas dan kualitas produk, manufaktur dapat memasang sistem pemanas dan pendingin yang efisien energi. Sebagai contoh, pabrik otomotif tidak akan memulai produksi lanjutan sebelum tahap sebelumnya sudah dipastikan lolos uji. Dengan begitu akan ketahuan bila ternyata terdapat cacat pada tahap sebelumnya, dan produksi tidak akan dilanjutkan.

Sumber: iiot-world.com; smartmachinesandfactories.com

Related Articles
Insight

DANA - Blue Bird Sekarang Jalan Bareng

By Tim Editor25 November 2019 2 Mins Read
Insight

Sudah Hadir! Medsos Bebas Iklan

By Tim Editor21 November 2019 3 Mins Read
Insight

Perusahaan Digital Raup Pasar Syariah

By Tim Editor18 November 2019 2 Mins Read
Insight

Produk Halal Bakal Kuasai Pasar Indonesia

By Tim Editor11 November 2019 3 Mins Read
Insight

Mei 2020 Grab Akan Jalankan Bisnis Bank Digital

By Tim Editor07 November 2019 2 Mins Read
Insight

Pertimbangan Startup Tahap Awal Dalam Melakukan Rekrutmen

By Tim Editor07 November 2019 3 Mins Read
Insight

Bisnis B2B Belum Sepenuhnya Berbasis Data

By Tim Editor01 November 2019 2 Mins Read
Insight

Jangan Salah Pilih Antara Influencer dengan Key Opinion Leader

By Tim Editor31 Oktober 2019 2 Mins Read
Insight

Gerai-Gerai Kecil Mulai Geser Departement Store

By Tim Editor01 November 2019 2 Mins Read
Insight

Adu Nyali Para Penantang Gojek & Grab

By Tim Editor31 Oktober 2019 2 Mins Read
Comments
Write Comment