Insight

ASEAN Bisa Jadi Pusat Energi Terbarukan

By Tim Editor31 Juli 2019 2 Mins Read
252 0

Gambar: Unsplash

OFiSKITA – Energi terbarukan menjadi salah satu target pemerintah di Asia Tenggara di tahun-tahun mendatang. Maka dari itu, inovasi teknologi dan kebijakan pemerintah diharapkan dapat mendorong transisi Asia Tenggara untuk hal tersebut.

Menurut laporan yang dibuat oleh perusahaan audit global KPMG, saat ini masih ada 70 juta warga ASEAN yang belum mempunyai akses listrik dan untuk mengatasi hal tersebut mereka beralih ke energi terbarukan seperti solar dan energi angin.

Masing-masing dari 10 anggota ASEAN telah menetapkan target untuk energi terbarukan. Dengan pertumbuhan ekonomi ASEAN melebihi empat persen per tahun, konsumsi energi di kawasan ini meningkat dua kali lipat telah sejak 1995. Dan ini diperkirakan akan terus tumbuh sebesar 4,7% per tahun hingga 2034.

Dengan mengingat hal itu, ASEAN telah menetapkan target 23% energi terbarukan dalam bauran energi kawasan pada tahun 2025, meningkat 250% dari 2014. Namun, untuk melakukan hal tersebut, negara-negara Asia Tenggara harus secara substansial meningkatkan penyebaran energi terbarukan.

Lembaga Ekonomi Energi dan Analisis Keuangan (IEEFA) merilis laporan Agustus lalu yang menunjukkan bahwa Filipina dapat mengurangi biaya listriknya menjadi hanya USD0,05 per kilowatt-hour (kWh) dengan memasang atap surya. Laporan berjudul ‘Philippines can lower electricity costs, improve energy security by developing rooftop solar potential’ juga menunjukkan bahwa biaya belanja negara menurun dengan cepat karena energi terbarukan.

Tenaga surya, angin, hidro sungai, panas bumi, biogas, dan penyimpanan adalah pilihan yang kompetitif yang dapat menciptakan sistem energi yang lebih murah, lebih beragam, dan aman.

Pembentukan RE100 pada 2014 adalah contoh utama bagaimana konsumen membantu meningkatkan permintaan energi terbarukan, terutama karena perdagangan dan industri menghabiskan dua pertiga listrik dunia. 

Selain itu, Bank Dunia, Bank Pembangunan Asia (ADB) dan Bank Jepang juga melakukan Kerjasama Internasional dalam investasi energi terbarukan di kawasan ASEAN.

Dengan potensi besar dalam energi terbarukan, ASEAN dapat menjadi pusat untuk penyebaran, inovasi, dan investasi energi terbarukan.

Sumber: The ASEAN Post, Kompas, CNN

Related Articles
Insight

Pelajaran Tenaga Surya dari Vietnam

By Tim Editor12 September 2019 3 Mins Read
Insight

Begini Upaya Malaysia Tingkatkan Energi Terbarukan

By Tim Editor07 Agustus 2019 2 Mins Read
Comments
Write Comment