Insight

Astra Internasional Perluas Investasi di Bisnis Digital

By Tim Editor23 April 2021 3 Mins Read
12 0

Gambar: Pixabay

OFiSKITA - PT Astra Internasional Tbk (ASII) kembali berinvestasi di bisnis digital sebesar US$5 juta di Sayurbox atau setara Rp72,5 miliar (kurs Rp 14.500), dan US$35 juta yang setara dengan Rp507,5 miliar di Halodoc, pada bulan Maret dan April 2021. Presiden Direktur Astra International Djony Bunarto Tjondro mengatakan bahwa sepanjang kuartal I/2021 perseroan juga melakukan inisiatif strategis untuk mempercepat transformasi digital. "Ini termasuk modernisasi yang kita lakukan supaya untuk memastikan pertumbuhan berkelanjutan dari pada Astra sendiri dan tetap relevan," kata Djonny dalam konferensi pers virtual, Kamis, 22 April 2021.

Menurut Djony bisnis kesehatan dan e-commerce memiliki pertumbuhan yang menjanjikan di tengah disruption yang terjadi akibat pandemi. "Kalau ada kita tetap berminat melakukan investasi yang lebih banyak. Sektor apa saja? sektor yang tentunya saat ini berkembang." Alasan mengapa berinvestasi di Sayurbox, menurut Djony karena e-commerce tersebut memiliki tujuan bisnis yang baik yaitu mempermudah pelanggan mendapatkan produk-produk segar. Aplikasi ini semakin populer di kalangan menengah di tengah pandemi, karena pelanggan tidak perlu pergi ke pasar untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Aplikasi ini juga membantu mempertemukan petani langsung dengan pelanggan, seperti diungkapkan oleh Djony "Kalau kita lihat Sayurbox itu adalah e-commerce, fresh produce dari petani sehingga bisa sampai ke tangan pelanggan. Ini juga bisnis case yang baik." 

BACA JUGA: Menggapai Pasar Kaum Milenial dan Gen Z

Sementara itu Halodoc juga memberikan visi, misi, tujuan yang jelas untuk mengurangi ketimpangan layanan kesehatan di Indonesia. Halodoc semakin banyak digunakan oleh masyarakat terutama di masa pandemi sekarang, karena memudahkan pasien berkonsultasi dengan dokter dan membeli obat, tanpa harus ke rumah sakit dengan risiko terpapar Covid-19. Dari segi transaksi, Halodoc mengalami pertumbuhan signifikan 16 kali lipat sejak 2018, dengan pertumbuhan pengguna aktif mencapai 25 kali lipat dalam periode waktu yang sama. Ekosistem Halodoc pun kini telah didukung lebih dari 20.000 mitra dokter berlisensi, 2.000 RS/klinik/lab, serta 4.000 apotek terdaftar yang tersebar di ratusan kota di Indonesia.

Komitmen Astra pada dua start-up ini mencerminkan adanya pergeseran mesin ekonomi dari pertambangan, perkebunan, dan manufaktur ke sektor teknologi digital. Saat ditanya mengenai target investasi berikutnya, Djony hanya mengatakan bahwa ada sejumlah perusahaan startup yang tengah dibidik Astra Group, tanpa menyebutkan secara spesifik. 

BACA JUGA: Perubahan pada Bisnis B2B Setelah Adanya Pandemi

Kinerja usaha Astra Grup sendiri tampak mengalami pemulihan secara perlahan dalam beberapa bulan terakhir. Astra International mencatatkan pendapatan bersih konsolidasian sebesar Rp 5,17 triliun di kuartal I 2021. Pendapatan tersebut menurun 4 persen dibandingkan dengan kuartal pertama tahun lalu. Laba bersih perseroan mencapai Rp 3,7 triliun, menurun 22 persen dibandingkan kuartal pertama tahun 2020. Penurunan laba bersih tersebut dalam laporan keuangan ASII, disebabkan kontribusi yang lebih rendah dari hampir semua segmen bisnis.

Sumber: Money.kompas.com; medcom.id; market.bisnis.com; beritasatu.com

Related Articles
Insight

Pertahankan atau Hapus Saja Akun Facebook Perusahaan?

By Tim Editor28 April 2021 3 Mins Read
Insight

Menggapai Pasar Kaum Milenial dan Gen Z

By Tim Editor16 April 2021 3 Mins Read
Insight

Perubahan Pada Bisnis B2B Setelah Adanya Pandemi

By Tim Editor24 Maret 2021 4 Mins Read
Insight

Angka Penipuan Online Melejit Selama Pandemi

By Tim Editor23 Maret 2021 3 Mins Read
Insight

Kelola Dokumen Legal dengan Solusi Cerdas Smart Office Package

By Tim Editor09 Maret 2021 3 Mins Read
Insight

Memahami Pentingnya Customer Journey Map

By Tim Editor05 Maret 2021 4 Mins Read
Insight

Merancang Email Marketing yang Agile

By Tim Editor04 Maret 2021 4 Mins Read
Insight

8 Langkah Membuat Marketing Plan

By Tim Editor03 Maret 2021 4 Mins Read
Comments
Write Comment