Insight

Atur Gaji Bulanan Juga Ada Prinsipnya!

By Tim Editor19 Juni 2019 2 Mins Read
740 0

Gambar: Pixabay

OFiSKITA – Perencanaan Keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam perencanaan investasi. Sebab darimana uang untuk investasi jika gaji sudah terlanjur dihabiskan semua. Oleh karena itu, sebelum melakukan investasi, yang pertama kali harus dilakukan seharusnya adalah bagaimana mengelola keuangan, tepatnya mengelola pendapatan kita dengan baik.

Salah satu referensi yang bisa digunakan dalam melakukan perencanaan bagaimana menggunakan gaji Anda dengan bijak adalah prinsip 10 – 20 – 30 – 40. Penjumlahan dari 10 + 20 + 30 + 40 adalah 100. Angka tersebut menunjukkan berapa persen dari penghasilan yang sebaiknya dialokasikan.

Kebutuhan Hidup – 40%

Untuk kebutuhan sehari-hari mulai dari biaya makan minum, air dan listrik, transportasi, rekreasi dan lain-lain, usahakan sebesar 40% dari penghasilan.

Bila kebutuhan hidup Anda tidak tercukupi maka Anda perlu untuk melakukan penurunan gaya hidup dan memikirkan berbagai alternatif. Sebagai contoh, untuk makan sehari-hari Anda bisa berhemat dengan tidak sering makan diluar atau juga Anda bisa mencari warung nasi sederhana di sekitar kantor Anda.

Dalam menanggulangi transportasi, Anda bisa menggunakan transportasi umum atau transportasi online dengan fasilitas diskon yang mereka punya, Anda juga bisa mencari promosi-promosi yang dilakukan oleh provider telepon untuk menghemat pulsa Anda.

Cicilan – 30%

Harga rumah yang semakin meningkat setiap tahunnya dan tidak sebanding dengan kenaikan gaji memaksa Anda buat melakukan KPR (Kredit Kepemilikan Rumah). Berbeda dengan kredit kendaraan atau barang mewah lainnya yang semakin lama harganya akan semakin turun dan terjadi penyusutan, harga rumah cenderung naik setiap tahunnya dan bisa dijadikan untuk aset investasi jangka panjang. 

Masa Depan – 20%

Dalam konteks keuangan, persiapan untuk masa depan mencakup hal seperti Dana Darurat, Asuransi Jiwa dan Kesehatan, Dana Pendidikan Anak, Dana Pensiun, Dana untuk DP Rumah, dan dana untuk berbagai tujuan keuangan lainnya.

Banyak jenis investasi yang bisa Anda coba dan mulai dari saat ini, semisal tabungan, deposito, reksadana, hingga membeli saham yang semuanya punya resiko dan keuntungan berbeda. Yang penting, Anda harus paham bagaimana cara kerja dan keuntungan yang didapatkan dari investasi tadi. 

Kebaikan – 10%

Ada beberapa hal yang bisa dimasukkan dalam kebaikan disini. Ada kepercayaan yang wajib memberikan donasi/sumbangan/zakat/perpuluhan kepada tempat ibadah masing-masing. Misalnya untuk para Muslim wajib memberikan zakat sebesar 2,5% sedangkan untuk orang Nasrani wajib memberikan perpuluhan sebesar 10%.

Sumber: Kompas, Keepo, Finansialku

Related Articles
Insight

3 Tren Terkini yang untuk Tingkatkan Budaya dan Produktivitas Perusahaan

By Tim Editor12 November 2019 3 Mins Read
Insight

Berikut Ini Tips Tingkatkan Motivasi Karyawan Jelang Akhir Tahun

By SpotQoe07 November 2019 3 Mins Read
Insight

Peran Penting Teknologi dalam Membangun Budaya di Tempat Kerja

By Tim Editor01 November 2019 2 Mins Read
Insight

Jangan Salah Pilih Antara Influencer dengan Key Opinion Leader

By Tim Editor31 Oktober 2019 2 Mins Read
Insight

Efisiensi Bujet Bisa Dicapai dengan Bantuan Mesin Multifungsi

By Tim Editor01 November 2019 2 Mins Read
Insight

Ternyata, Peribahasa ‘Hemat Pangkal Kaya’ Juga Berlaku untuk Bisnis

By Tim Editor28 Oktober 2019 3 Mins Read
Insight

Seberapa Amankah Data Perusahaan Anda?

By Tim Editor28 Oktober 2019 2 Mins Read
Insight

4 Tips Ciptakan Lingkungan Kerja Fleksibel

By Tim Editor28 Oktober 2019 2 Mins Read
Comments
Write Comment