Insight

Aturan Mendasar dalam Menjalin Pertemanan di Dunia Kerja

By Tim Editor14 Februari 2019 3 Mins Read
20 0

Gambar: Pixabay

OFiSKITA - Belantara dunia perkantoran memiliki banyak sisi yang bisa digali. Ini wadah yang tepat untuk belajar dan mengembangkan diri baik secara profesional maupun personal. Interaksi dengan rekan seprofesi kerja yang setiap hari terjadi, membuat hubungan Anda dan mereka menjadi 'rekan kerja.' Meski begitu, kita semua tahu bahwa status rekan kerja tidak serta merta menjadikan mereka menjadi orang yang paling akrab dengan Anda.

Menurut penelitian, 18% karyawan menyatakan bahwa rekan kerja tidak mereka anggap sebagai seorang teman. Itu berarti 82% orang menganggap setidaknya satu rekan kerja sebagai teman sejati. Dan, 29% orang mengatakan mereka menganggap rekan kerja adalah 'sahabat.' Sementara 2% dari menganggap rekan kerja mereka sebagai 'musuh.'

Kemampuan untuk menjalin hubungan yang baik dengan rekan kerja, disadari ataupun tidak merupakan soft skill yang penting bagi setiap orang yang berkerja dalam tim. Ada aturan tidak tertulis yang perlu Anda terapkan agar hubungan baik itu tetap terjaga.

  • Ketahui dan pahami batasan pertemanan  

Penelitian menunjukkan bahwa obrolan ringan dengan rekan kerja dapat meningkatan produktivitas secara signifikan. Namun ini cukup dilakukan sekedarnya, jangan sampai kemudian menjadi pengganggu yang malah merugikan kinerja. Waktu untuk mengobrol bisa dilakukan saat jam makan siang, sedangkan selebihnya tetap fokus bekerja. Lagipula Anda dibayar untuk bekerja, bukan untuk mengobrol.   

  • Tidak terlalu terlibat secara pribadi

Ingat kembali rumus di atas, bahwa rekan kerja bukan berarti secara otomatis menjadi sahabat Anda. Dengan begitu hubungan Anda dan mereka hanya sebatas pekerjaan. Tidak perlu menggali sampai kepada urusan keluarga atau menghabiskan waktu bersama di luar jam kerja dan sebagainya. Anda bukan anak SMA yang berada dalam satu gank!. Toh dengan berjalannya waktu, Anda dan rekan kerja akan sama- sama mempelajari karakter, kebiasaan, hingga mood yang bersangkutan dengan adanya interaksi sehari- hari.

  • Libatkan rekan kerja lain di luar tim Anda

Wajar bila Anda merasa nyaman bekerja bersama dengan orang yang sudah dikenal. Namun ada kalanya Anda butuh berkolaborasi dengan rekan kerja lain, di luar lingkaran 'pertemanan.' Ini bagus bagi pengembangan personal sekaligus bisa membawa dampak positif mengingat akan ada ide-ide baru yang dibawa oleh rekan kerja baru tersebut.   

  • Bersikap adil terhadap rekan kerja

Gosip di dalam dunia kerja sudah pasti ada. dan ini berpotensi merusak hubungan baik yang sudah terjalin dengan rekan kerja. Ketika ini menimpa Anda maupun rekan kerja Anda, cara satu- satunya yang bisa dilakukan adalah tidak berasumsi. Akan lebih baik bila saling jujur untuk mencari tahu perkara yang sebenarnya, hargai dan hormati mereka demi kelancaran bekerja.    

Pada intinya, menjalin hubungan baik dengan rekan kerja itu perlu selama tidak mengganggu profesionalitas Anda dalam bekerja. Kalaupun pada akhirnya hubungan baik itu berkembang menjadi pertemanan yang sesungguhnya, maka beruntunglah Anda!  

Sumber: thebalancecareers.com; forbes.com

Related Articles
Insight

Validasi Ide Startup Anda dengan Melakukan Hal-Hal Berikut

By Tim Editor21 November 2019 2 Mins Read
Insight

3 Tren Terkini yang untuk Tingkatkan Budaya dan Produktivitas Perusahaan

By Tim Editor12 November 2019 3 Mins Read
Insight

Berikut Ini Tips Tingkatkan Motivasi Karyawan Jelang Akhir Tahun

By SpotQoe07 November 2019 3 Mins Read
Insight

Mengapa Customer Insight Itu Penting?

By Tim Editor06 November 2019 2 Mins Read
Insight

Peran Penting Teknologi dalam Membangun Budaya di Tempat Kerja

By Tim Editor01 November 2019 2 Mins Read
Insight

Jangan Salah Pilih Antara Influencer dengan Key Opinion Leader

By Tim Editor31 Oktober 2019 2 Mins Read
Insight

Efisiensi Bujet Bisa Dicapai dengan Bantuan Mesin Multifungsi

By Tim Editor01 November 2019 2 Mins Read
Insight

Ternyata, Peribahasa ‘Hemat Pangkal Kaya’ Juga Berlaku untuk Bisnis

By Tim Editor28 Oktober 2019 3 Mins Read
Comments
Write Comment