Insight

Belajar tentang Brand Equity dan Brand Value

By Tim Editor24 Juni 2019 2 Mins Read
228 0

Gambar: Pexels

OFiSKITA - Sebuah merek bukan hanya tentang nama, logo, desain, simbol, atau kombinasi semuanya yang membantu konsumen dalam mengidentifikasi produk, tetapi lebih dari itu. Merek adalah janji, perasaan, harapan, dan pengalaman. Poin yang perlu direnungkan, terkait dengan merek adalah bahwa ekuitas merek/brand equity tidak sama dengan nilai merek/brand value.

Definisi Brand Equity

Brand equity adalah kombinasi dari preferensi konsumen, kesadaran, kesetiaan dan recall value yang diperkuat lagi dengan perilaku konsumen, persepsi serta pengalaman pengguna. Dikembangkan seiring berjalannya waktu dan meningkat atas dasar janji yang ditepati, yang dibuat oleh perusahaan kepada pelanggannya. Oleh karena itu, brand equity terjadi ketika konsumen sangat terbiasa dengan sebuah merek, serta memiliki asosiasi merek yang sangat positif.

Brand Equity dikatakan positif ketika konsumen sebua brand sepenuhnya puas dengan produk yang ditawarkan. Di sisi lain, brand equity juga dikatakan negatif, ketika konsumen kecewa dengan layanan, dan merek tidak memenuhi apa yang dikatakan atau dijanjikan. Oleh karena itu pelanggan bukannya merekomendasikan kepada orang lain, mereka justru menyarankan untuk tidak membeli produk tersebut.

Definisi Brand Value

Nilai merek adalah premi yang diberikan kepada merek oleh pelanggan, dengan membayar harga ekstra. Ini dapat dicapai dengan memberikan produk berkualitas dengan harga yang kompetitif, menggunakan teknologi canggih untuk menghasilkan produk, layanan pelanggan yang sangat baik, komitmen terhadap tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Perbedaan Kunci Antara Brand Equity dan Brand Value

  • Ekuitas merek adalah nilai atas dan lebih atas atas lagi yang dihasilkan oleh suatu produk karena diproduksi di bawah nama merek yang populer. Jadi, dapat dikatakan bahwa itu ditentukan oleh nilai dan kekuatan merek. Di sisi lain, brand value menyiratkan nilai finansial sebuah merek di pasar, yang ditentukan dengan melakukan analisis keuangan dan pemasaran.

  • Ekuitas merek adalah persepsi dan kemauan konsumen sehubungan dengan merek. Sebaliknya, nilai merek menyiratkan nilai bersih dari pendapatan yang mungkin muncul di masa depan.

  • Ekuitas merek berasal dari recall value, sementara nilai merek didasarkan pada kejelasan, diferensiasi, keaslian, komitmen, kejelasan merek, konsistensi, kinerja merek, dan sebagainya.

  • Ekuitas merek menunjukkan keberhasilan merek, sedangkan nilai merek mewakili total nilai finansial (penjualan) merek di pasar.

Sumber: keydifferences.com; brandmaster.com

Related Articles
Insight

Validasi Ide Startup Anda dengan Melakukan Hal-Hal Berikut

By Tim Editor5 hours ago2 Mins Read
Insight

3 Tren Terkini yang untuk Tingkatkan Budaya dan Produktivitas Perusahaan

By Tim Editor12 November 2019 3 Mins Read
Insight

Produk Halal Bakal Kuasai Pasar Indonesia

By Tim Editor11 November 2019 3 Mins Read
Insight

Berikut Ini Tips Tingkatkan Motivasi Karyawan Jelang Akhir Tahun

By SpotQoe07 November 2019 3 Mins Read
Insight

Mengapa Customer Insight Itu Penting?

By Tim Editor06 November 2019 2 Mins Read
Insight

Kenali Jenis-Jenis Invoice Dalam Transaksi Jual Beli

By Tim Editor04 November 2019 3 Mins Read
Insight

Peran Penting Teknologi dalam Membangun Budaya di Tempat Kerja

By Tim Editor01 November 2019 2 Mins Read
Insight

Bisnis B2B Belum Sepenuhnya Berbasis Data

By Tim Editor01 November 2019 2 Mins Read
Insight

Jangan Salah Pilih Antara Influencer dengan Key Opinion Leader

By Tim Editor31 Oktober 2019 2 Mins Read
Insight

Gerai-Gerai Kecil Mulai Geser Departement Store

By Tim Editor01 November 2019 2 Mins Read
Comments
Write Comment