Insight

Benarkah Mars Planet Pengganti Bumi?

By Tim Editor09 Juli 2019 2 Mins Read
1 0

Gambar: NASA

OFiSKITA – Sudah kah Anda menonton film The Martian? Dalam film itu, digambarkan bagaimana kehidupan di planet Mars. Dilansir dari USA Today baru-baru ini, Kepala Ilmuwan NASA, Jim Green telah mengkonfirmasi kemungkinan manusia untuk hidup di planet merah tetangga Bumi. Berikut beberapa fakta di antaranya!

Ada berbagai perkiraan hingga teori yang menjelaskan bahwa memang benar Mars adalah salah satu planet di tata surya ini yang layak huni karena diperkirakan ada kandungan air di dalamnya, hal ini pun sudah terjadi berkali-kali. Meski demikian, air di Mars hanya tersedia di musim panas Mars. Karena di musim dingin, air di planet merah ini membeku.

Seperti Bumi, Mars memiliki empat musim. Namun tidak seperti Bumi yang satu musim berdurasi 3 bulan, di Mars, durasinya bergantung belahan Mars yang mana. Satu tahun di Mars lamanya sekitar 687 hari, dan durasi musim berbeda di tiap belahannya. Di Mars bagian utara, musim semi berjalan 7 bulan, musim panas 6 bulan, musim gugur 5,3 bulan, serta musim dingin 4 bulan. Temperatur per musimnya pun berbeda di tiap belahan. Seperti di bagian utara, musim panas pun bisa sangat dingin hingga minus 20 derajat Celcius. Di Mars belahan bawah, temperatur sekitar 30 derajat celcius layaknya di negara tropis seperti di Indonesia. 

Secara teori, jika sebuah planet mengitari Matahari (revolusi) lebih lama, waktu rotasinya pun lebih lama. Satu hari merupakan hitungan dari berapa lama sebuah planet berputar pada porosnya atau disebut rotasi. Jika waktu rotasi Bumi adalah 24 jam, di Mars hanya sedikit lebih panjang yakni 24 jam lebih 40 menit.

Selain itu, NASA percaya bahwa tumbuhan bisa hidup di Mars. Ini dibuktikan dengan sebuah eksperimen yang diadakan oleh NASA dengan menggandeng International Potato Center di Peru, NASA berhasil menanam kentang di sebuah kotak dengan tanah. Meski demikian, tanah yang diserupakan tersebut adalah tanah Bumi dan bukan tanah asli Mars.

Nah, benarkah Mars akan gantikan Bumi?

Pada bulan Mei lalu, NASA membagikan tiket gratis untuk mereka yang mau berkunjung ke Mars. Jika Anda mendaftar, Anda bisa mendapatkan boarding pass ke Mars. Nama-nama yang terdaftar di NASA itulah yang nantinya akan diterbangkan ke Mars menggunakan robot penjelajah Mars 2020. Misi tersebut direncanakan akan meluncur musim panas 2020 dan mendarat di Planet Merah pada Februari 2021.

Saat ini jumlah peminatnya terus bertambah termasuk dari Indonesia. Hingga awal Juli kemarin, setidaknya ada 171 ribu orang Indonesia yang mendaftar, menempati peringkat ketujuh setelah Israel dan Korea Selatan. Tertarik untuk pergi ke Mars?

Sumber: Liputan6, IDN Times, merdeka.com, Teknologi.id

Related Articles
Insight

Bakteri yang Jadi Bahan Baku Baterai

By Tim Editor15 Agustus 2019 2 Mins Read
Insight

Supremasi Komputer Kuantum Jadi Tolak Ukur Masa Depan

By Tim Editor09 Agustus 2019 2 Mins Read
Insight

Ini Caranya Nge-Print Tanpa Punya Printer Sendiri

By Tim Editor09 Agustus 2019 2 Mins Read
Insight

Baca & Balas Chat Sekarang Bisa Pakai Suara

By Tim Editor09 Agustus 2019 2 Mins Read
Insight

Scanner Sebagai Bagian Dari Digitalisasi

By Tim Editor12 Agustus 2019 2 Mins Read
Insight

Wah, Ternyata Scanner Ada Banyak Jenisnya

By Tim Editor09 Agustus 2019 2 Mins Read
Insight

Hari Gini Buat Apa Masih Pakai Scanner?

By Tim Editor08 Agustus 2019 2 Mins Read
Insight

Yuk, Migrasi ke SAP S/4HANA Sebelum 2025

By Tim Editor13 Agustus 2019 3 Mins Read
Insight

Konsolidasi Billing System dengan mygate

By Tim Editor12 Agustus 2019 2 Mins Read
Insight

mysights Berikan Insight yang Tepat

By Tim Editor12 Agustus 2019 2 Mins Read
Comments
Write Comment