Insight

Big Data Berkembang Pesat di Indonesia

By Tim Editor27 November 2019 2 Mins Read
33 0

Gambar: Pexels

OFiSKITA - Pemanfaatan big data di Indonesia agaknya kian meluas, dikarenakan dampak positifnya yang semakin meng-efisienkan kinerja perusahaan. Sejauh ini pengguna terbesar teknologi tersebut adalah perbankan, perusahaan keuangan, kesehatan, dan logistik. Saat ini penyedia teknologi big data dalam negeri sudah bisa bersaing dengan perusahaan dari negara maju. Kualitas perusahaan IT domestik sama baiknya dengan perusahaan berskala global. Apalagi, pasar teknologi tanah air semakin tumbuh setiap tahunnya sebesar 14 hingga 18 persen.

Bahkan, sekarang pemenuhan kebutuhan teknologi big data sudah bergeser dari perusahaan asing ke perusahaan lokal. Sekitar 65 persen komunitas bisnis tanah air sudah mengaplikasikan teknologi IoT dan AI dalam bisnis mereka. Direktur PT Envy Technologies Indonesia Tbk Mahendra, menilai peluang pengembangan big data kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), Internet of Thing (IoT) dan sejenisnya ke depan akan semakin besar. "Di ASEAN, Indonesia merupakan negara terbesar yang mengadopsi teknologi big data, IoT, artificial intelligence, dan block-chain.” Dalam rilirnya tentang Konferensi Big Data Indonesia 2019 di Surabaya, Jawa Timur, Mahendra juga menyatakan bahwa kondisi ini akan membuat lebih banyak lagi perusahaan yang bergabung dalam bidang ini dan berpotensi menyatukan teknologi big data dan analitik pelanggan.

"Kombinasi antara big data dan keahlian untuk menganalisis data akan membantu perusahaan dalam menemukan kunci guna meningkatkan akurasi dalam analisis masalah bisnis dan efektivitas dalam berbagai keputusan strategi bisnis," ujar Mahendra. Masih menurut Mahendra, industri yang saat ini sudah banyak memanfaatkan teknologi pada big data antara lain industri jasa keuangan seperti perbankan, jasa keuangan lainnya, serta jasa pembayaran pada aplikasi transportasi online.

"Inovasi yang didorong oleh data ini telah membentuk pilar utama dalam sumber pertumbuhan global saat ini." Melihat besarnya potensi big data tersebut, Envy pun menggandeng PT Dua Empat Tujuh untuk bekerja sama dalam mengembangkan teknologi big data. Kerja sama tersebut dilakukan untuk mendesain dan mengimplementasikan teknologi big data dengan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), IoT (Internet of Thing), teknologi Blockchain, dan Big Data Cyber Security (keamanan siber untuk big data).

Faktanya, di negara-negara maju artificial intelligence dan IoT bisa menghemat biaya operasional sampai dengan 25 persen. Mahendra berharap perusahaannya bisa bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan pengembang teknologi big data dari negara lain seperti Singapura, Malaysia, Thailand, dan Filipina.

Sumber: jawapos.com; teknologi.bisnis.com

 

Related Articles
Insight

mygate Garap Data Cleansing & Data Enrichment dalam Sekejap

By Tim Editor17 Januari 2020 3 Mins Read
Insight

Sistem Berlangganan yang Menguntungkan Pelanggan

By Tim Editor10 Januari 2020 3 Mins Read
Insight

Fitur Terupdate dari Microsoft 365

By Tim Editor09 Januari 2020 3 Mins Read
Insight

Siapkan SDM Anda untuk Perubahan Dunia Kerja Di Masa Depan

By Tim Editor02 Januari 2020 2 Mins Read
Insight

Personal Brand Sama Pentingnya dengan Business Brand

By Tim Editor27 Desember 2019 3 Mins Read
Insight

Cybercrime Ancam Fintech, Mobile Banking & e-Commerce di 2020

By Tim Editor26 Desember 2019 2 Mins Read
Insight

Robotemi, Robot AI Pertama di Indonesia

By Tim Editor24 Desember 2019 2 Mins Read
Insight

Kemendagri Jalin Kerja Sama Soal Data Kependudukan

By Tim Editor23 Desember 2019 3 Mins Read
Insight

Perangkat Deteksi Stroke Buatan Ilmuwan ITB, Resmi Diluncurkan

By Tim Editor20 Desember 2019 2 Mins Read
Comments
Write Comment