Insight

Bikin Notulen Ngga Perlu Ketak Ketik Lagi

By Tim Editor05 Desember 2019 2 Mins Read
33 0

Gambar: Pexels

OFiSKITA - Sebuah inovasi teknologi pengenal wicara otomatis, Notulite, diperkenalkan oleh PT Bahasa Kita kepada publik pertama kalinya pada Debat Capres tahun 2019 ini. Selain bisa dinikmati lewat tayangan stasiun televisi, streaming, dan portal berita, hasil rangkuman debat juga bisa dilihat secara lengkap. Produk teknologi ini dapat mengubah suara ke dalam bentuk tulisan/teks dalam waktu cepat dan tepat ke dalam bentuk teks dengan akurasi sangat tinggi. Ini juga memudahkan ornag-orang yang merupakan penutur asing, turis, tenaga kerja asing, guru, dan siapa saja yang sedang belajar bahasa Indonesia.

Jika pembicara belum terdaftar, Notulite akan memberikan notifikasi adanya pembicara tanpa nama. Nantinya, hasil rapat atau debat akan diurutkan sesuai kronologi untuk diketahui kapan dan siapa yang berbicara mengenai suatu topik. Selain mentranskrip ucapan secara langsung, Notulite juga bisa memproses suara rekaman dalam bentuk wav. Oskar Riandi, Direktur Utama PT Bahasa Kinerja Utama (Bahasa Kita) mengatakan bahwa Notulite hadir memenuhi kebutuhan pasar akan sistem transkripsi otomatis bahasa Indonesia yang cepat, akurat dan ekonomis.

Ia juga menjelaskan empat fitur utama yang dimiliki oleh Notulite. Pertama yaitu diarisasi pembicara yang dapat mengenali karakteristik suara pembicara sehingga secara otomatis dapat membedakan siapa yang berbicara dalam wawancara, rapat, diskusi, maupun sidang. Kedua, fitur multi audio sehingga suara yang akan dikonversimenjadi teks dapat berasal dari mikrofon secara langsung maupun rekaman suara dengan cara mengunggahnya. Ketiga adalah fitur penyuntingan semasa transkripsi, dan yang keempat adalah fitur pemformatan teks yang menyesuaikan format penulisan agar baku sesuai ejaan yang disempurnakan dan mudah dibaca.

Aplikasi berbasis teknologi informasi dan komunikasi ini melakukan pemrosesan suara, bahasa alami, pengucapan otomatis, mesin penerjemah, sintesis suara, biometrik suara, dan teknologi terkait suara. Lewat situs resminya, BahasaKita menjelaskan sembilan produk yang dikembangkan untuk mentranskrip teks menjadi suara mulai dari Notula Rapat, Notula Telephony, Kutulis, Dikte.in, Smart Media Monitoring System, Smart speaker, Notula Payment, Polis (Proof of Live Information System, dan eMedis. Aplikasi ini nantinya bisa dikembangkan untuk berbagai sektor mulai dari pendidikan, kesehatan, kependudukan, jasa, dan perbankan.

Hingga saat ini, transkripsi suara menjadi teks yang dikembangkan BahasaKita sudah digunakan oleh TNI, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kementerian Pertahanan, Lembaga Penjamin Simpanan, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Kesehatan. Dalam perjalanannya PT Bahasa Kita telah banyak mendapatkan penghargaan baik dari pemerintah maupun swasta, diantaranya terseleksi sebagai AI startup dalam bidang teknologi pengenal wicara otomatis dan pemrosesan bahasa alami, Digitaraya Google Launchpad, 2019.

Sumber: cnnindonesia.com; netralnews.com; teknologi.inilah.com

Related Articles
Insight

mygate Garap Data Cleansing & Data Enrichment dalam Sekejap

By Tim Editor17 Januari 2020 3 Mins Read
Insight

Sistem Berlangganan yang Menguntungkan Pelanggan

By Tim Editor10 Januari 2020 3 Mins Read
Insight

Fitur Terupdate dari Microsoft 365

By Tim Editor09 Januari 2020 3 Mins Read
Insight

Siapkan SDM Anda untuk Perubahan Dunia Kerja Di Masa Depan

By Tim Editor02 Januari 2020 2 Mins Read
Insight

Personal Brand Sama Pentingnya dengan Business Brand

By Tim Editor27 Desember 2019 3 Mins Read
Insight

Cybercrime Ancam Fintech, Mobile Banking & e-Commerce di 2020

By Tim Editor26 Desember 2019 2 Mins Read
Insight

Robotemi, Robot AI Pertama di Indonesia

By Tim Editor24 Desember 2019 2 Mins Read
Insight

Kemendagri Jalin Kerja Sama Soal Data Kependudukan

By Tim Editor23 Desember 2019 3 Mins Read
Insight

Perangkat Deteksi Stroke Buatan Ilmuwan ITB, Resmi Diluncurkan

By Tim Editor20 Desember 2019 2 Mins Read
Comments
Write Comment