Insight

Bisnis Lebih Mudah, Cepat, dan Bermanfaat dengan AI Hub dan Kubeflow Pipelines

By Tim Editor12 November 2018 3 Mins Read
33 0

Gambar: venturebeat.com

OFISKITA - Google Cloud mengumumkan peluncuran Kubeflow Pipelines untuk mendorong kolaborasi dalam bisnis serta akses ke kecerdasan buatan. Kubeflow Pipelines yang tersedia secara gratis dan bisa di dapat dari open source ini, dirancang untuk mengatasi kesenjangan itu, memberdayakan lebih banyak ilmuwan dan pengembang data, serta membantu bisnis mengatasi hambatan.

Seperti diungkapkan oleh Direktur senior Google Cloud dari manajemen produk, Rajen Sheth, “Salah satu masalah terbesar yang kami lihat saat ini adalah perusahaan sekarang berusaha untuk membangun tim ilmuwan data, tetapi itu adalah sumber daya yang langka yang kecuali jika digunakan dengan baik, itu mulai terbuang sia-sia.”

Sheth juga menambahkan bahwa pipelines adalah lapisan composable, sehingga memungkinkan anggota tim yang berbeda untuk melakukan hal-hal seperti data label, mengonversi data menjadi fitur, dan memvalidasi data. Ini juga dapat berguna untuk menguji beberapa iterasi dan mengganti model atau pendekatan jika yang lebih baik ditemukan.

Apa itu Kubeflow?

Kubeflow adalah proyek open source dari Google yang dirilis awal tahun ini untuk pembelajaran mesin dengan kontainer Kubernetes. Dengan menggunakan Kubernetes, sebuah bisnis dimungkinkan untuk menjadi fleksibel. Kubeflow Pipelines sebagian didasarkan pada dan menggunakan perpustakaan dari TensorFlow Extended (TFX), yang digunakan secara internal di Google untuk membangun komponen pembelajaran mesin, dan kemudian memungkinkan pengembang di berbagai tim internal untuk memanfaatkan pekerjaan itu dan memasukkannya ke dalam produksi.

Peluncuran AI Hub

AI Hub yang dibangun di atas modul pembelajaran mesin TensorFlow Hub, juga sudah tersedia. AI Hub dirancang untuk menjadi one-stop shop bagi orang yang tertarik dalam pelatihan atau menyebarkan model AI. Selain memberikan pelatihan, AI Hub akan dihuni dengan sumber daya dari Google, seperti embedding TensorFlow yang populer dan konten dari Kaggle, sebuah komunitas yang terdiri lebih dari 2 juta ilmuwan data. Seperti Kubeflow Pipelines, AI Hub juga bertujuan untuk mendidik tenaga kerja untuk meruntuhkan hambatan antar tim dalam perusahaan sehingga mereka dapat membuat karya para pengembang, ilmuwan data, dan insinyur Machine Learning lebih berharga.

AI Hub menyederhanakan AI  

Menempatkan AI dalam bisnis berarti mempermudah untuk menemukan, berbagi, dan menggunakan kembali alat dan kerja yang ada. Namun hingga saat ini, minimnya pengetahuan mengenai Machine Learning di dunia kerja membuatnya sulit untuk membangun sumber daya yang komprehensif. AI Hub adalah tujuan satu-stop untuk konten Machine Learning plug-and-play, yang menawarkan dua manfaat yang signifikan. Manfaat pertama adalah membuat sumber daya ML berkualitas tinggi, seperti yang dikembangkan oleh Google Cloud AI, Google Research, dan tim lain di Google, dan tersedia secara publik untuk semua bisnis. Manfaat kedua adalah menyediakan pusat yang aman dan pribadi, di mana perusahaan dapat mengunggah dan berbagi sumber daya ML di dalam organisasi mereka sendiri.

Sumber: venturebeat, cloud.google


 

 

 

Related Articles
Insight

Inovasi Digital Pada Renault Sport

By Tim Editor07 Desember 2018 2 Mins Read
Insight

Panduan Dari Microsoft Untuk Membangun Percakapan Dengan AI

By Tim Editor05 Desember 2018 2 Mins Read
Insight

Resep Rahasia untuk Pelaku Bisnis Ritel

By Tim Editor03 Desember 2018 2 Mins Read
Insight

Machine Learning Bantu Tingkatkan Perekrutan Yang Tepat

By Tim Editor27 November 2018 2 Mins Read
Insight

Cara Bertahan Hidup di Dunia IoT, AI, dan Lainnya

By Tim Editor26 November 2018 2 Mins Read
Comments
Write Comment