Insight

Buah Manis Kreasi Eco-Print dari Rumah Sendiri

By Tim Editor17 November 2020 3 Mins Read
6 0

OFiSKITA - Produk aksesoris dan pakaian merupakan salah satu kebutuhan yang tidak bisa dilepaskan dari masyarakat kita. Tidak heran, banyak kegiatan usaha yang berfokus pada produksi pakaian berlomba-lomba untuk menghasilkan produk yang menarik dan berbeda dengan yang lainnya. Salah satu yang melakukan ini adalah Ibu Elisabeth Susana Prihatiningsih atau Ibu Lies, yang sejak tahun 2019 tertarik dengan teknik eco-print, yaitu sebuah teknik memberi warna, corak atau motif, dan desain pada sebuah kain dengan menggunakan bahan alami. Ibu Lies pada awalnya merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja di Klitren, Gondokusuman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Namun menjelang masa pensiunnya, ia menjadikan ketertarikannya terhadap eco-print menjadi sebuah ide bisnis. 

BACA JUGA: Sekali Dayung Dua Bisnis Dijalani Sekaligus

Sebelum memulai usaha, dirinya tekun mengikuti berbagai pelatihan, seminar, dan eksperimen untuk produk-produknya. Sampai akhirnya pada November 2019, Ibu Lies meluncurkan Nostra Gallery, sebuah label pakaian eco-print yang namanya diambil dari dan didedikasikan untuk putri-putrinya. Produk yang dihasilkan juga bervariatif, mulai dari kain, baju, sepatu, dompet, dan masih banyak lagi. Konsep bisnis eco-print yang dijalankan oleh Ibu Lies adalah melakukan seluruh tahapannya secara mandiri. Ia memanfaatkan daun-daunan segar yang diambil dari kebun rumahnya, merebus pewarna sendiri, bahkan menampung air hujan sendiri untuk dijadikan bahan baku pembuatan eco-print. Tak lupa, ia juga melakukan pengujian produk yang ketat. Dengan demikian, dirinya dapat menghasilkan produk terbaik dan berkualitas untuk Nostra Gallery.

Kemasan & Cara Pemasaran yang Unik

Bukan masyarakat Yogyakarta bila UMKM-nya tidak kreatif dan punya ide menarik. Untuk usahanya ini, Ibu Lies berkolaborasi dengan putrinya yang memiliki usaha di bidang kriya. Idenya adalah menggunakan kemasan besek kayu dan anyaman pandan yang ramah lingkungan, dan didesain dengan cantik agar bisa digunakan kembali oleh pelanggan. Sebagai contoh, pembelian kain sutra akan dikemas dengan besek kayu untuk menekankan konsep eco-print

Beruntung bagi Ibu Lies karena PNS di Yogyakarta diwajibkan mengenakan kain eco-print sebagai pakaian dinas. Ini merupakan peluang emas bagi Ibu Lies untuk emmperkenalkan sekaligus mempromosikan kain-kain buatannya. Ia juga menjadikan kediamannya sebagai butik Nostra Gallery, sekaligus membuka kebun eco-print di tengah kota Yogyakarta. Media sosial seperti Facebook, Instagram, serta aplikasi WhatsApp juga dimaksimalkan oleh Ibu Lies untuk memasarkan produk-produk Nostra Gallery. Alhasil, keuntungan yang dirasakan berbanding 70:30 antara penjualan online dan offline.

BACA JUGA: Kue Cokelat Obat Survive di Tengah Krisis

Dalam waktu satu tahun, usaha yang dirintis Ibu Lies kini berbuah manis. Dibantu dengan dua karyawan dan anggota keluarganya yang sama-sama mengelola bisnis, Ibu Lies mampu menghasilkan produk beserta kemasan uniknya hingga 30 besek kayu dan 20 anyaman pandan dalam satu bulan. Produknya sudah dibeli dan digunakan oleh konsumen yang tersebar di beberapa daerah seperti Semarang, Surabaya, Jakarta, bahkan hingga Singapura. Omzetnya sendiri sudah menembus angka enam juta rupiah per bulan. 

Gambar: Dokumentasi pribadi

Tentu saja hasil manis usahanya ini tidak didapatkan begitu saja. Nostra Gallery dibangun dengan modal sendiri seluruhnya. Masa pandemi COVID-19 juga menjadi salah satu penghambat yang berakibat turunnya penjualan produk dan jumlah pembeli. Tetapi ini tidak menjadi penghalang bagi Ibu Lies untuk terus berkarya. Bahkan, dirinya bahagia karena masih bisa berkarya dan menghasilkan sesuatu dari yang disukai. 

Mimpi Ibu Lies tidak berhenti hanya untuk menjual produk eco-print saja. Ia berharap untuk dapat melakukan pendampingan dengan salah satu universitas di Surabaya serta melakukan kolaborasi dengan pengusaha lurik di Yogyakarta. Tak hanya itu, ia juga berharap untuk dapat membuka butik di lokasi wisata strategis pada tahun 2021. Dengan adanya Nostra Gallery, Ibu Lies berharap untuk menghadirkan produk yang alami dan memiliki sumber jejak yang jelas, ramah lingkungan, diambil dari bahan berkualitas, serta dibuat dengan penuh cinta, untuk masyarakat Indonesia.

Sumber: Peserta Kelas ASIK Jogja, 30 September 2020

Related Articles
Insight

Lahan Bisnis Bercita Rasa Khas Parahyangan

By Tim Editor18 November 2020 3 Mins Read
Insight

Solusi Teknologi Berbasis Customer Orientation

By Tim Editor11 November 2020 3 Mins Read
Insight

Insight Astragraphia dalam Webinar Bimtek Series Sarana Prasarana SMK

By Tim Editor25 September 2020 2 Mins Read
Insight

Kontribusi Astragraphia dalam Program Pendidikan Grup Astra

By Tim Editor24 September 2020 2 Mins Read
Insight

Memulai Bisnis di Tengah Pandemi? Anda Hebat!

By Tim Editor16 September 2020 3 Mins Read
Insight

5 Tips Agar Bisnis Tetap Jalan Di Tengah Pandemi

By Tim Editor02 September 2020 3 Mins Read
Insight

Sekali Dayung Dua Bisnis Dijalani Sekaligus

By Tim Editor18 Agustus 2020 3 Mins Read
Insight

Sudah Coba? Ini Dia Fintech yang Ngetren di Indonesia

By Tim Editor14 Agustus 2020 3 Mins Read
Comments
Write Comment