Insight

Cara 'memanusiakan' Brand Usaha Anda

By Tim Editor08 Januari 2019 3 Mins Read
0 0

Gambar: Pixabay

OFiSKITA - Membangun brand bukanlah sesuatu yang bisa terjadi dalam sekejap. Menentukan nama brand saja perlu proses pemikiran yang matang. Apakah itu mudah diingat? Apakah cukup komersil? Sampai dengan filsafat di balik sebuah nama brand. Belum lagi dengan logo brand, brand voice dan lain sebagainya. Itu baru bicara awal, belum lagi masuk ke dalam inti dari bisnis itu sendiri di mana Anda harus membuat masyarakat mengenal brand Anda kemudian memercayainya. Kepercayaan itu mahal bung! Dan kita semua tahu itu. Karena itulah Anda perlu tahu bagaimana caranya menjadikan brand yang Anda bangun menjadi lebih akrab dengan masyarakat.    

Menurut PwC Global Consumer Insights Survey 2018, dari tiga pelangan ada lebih dari satu orang yang menyatakan bahwa rasa percaya terhadap sebuah brand memengaruhi keputusan mereka dalam berbelanja.  

1. Tunjukkan sisi humoris dalam bisnis

Tertawa membuat orang merasa lebih baik, walaupun sedang mengalami kebalikannya. Menurut para peneliti dari Turku PET Center, Universitas Oxford dan Aalto, tertawa secara sosial melepas endorfin di otak dan dapat membentuk ikatan sosial. Tidak ada ruginya bila Anda menyisipkan humor-humor cerdas dalam bentuk konten. Hal ini juga menjadi tanda bahwa bisnis Anda bukan sekedar mencari untung, melainkan juga membangun hubungan yang lebih dekat dengan pelanggan dengan membuat mereka merasa lebih baik.

2. Kenalkan tim behind the scene kepada pelanggan

Bukalah diri dan perkenalkan orang-orang yang selama ini berkontribusi dalam bisnis Anda, bahkan berinteraksi langusng dengan pelanggan. Contoh mudahnya, bila di restaurant kerap dipajang foto employee of the month, maka Anda juga bisa terapkan itu pada bisnis ecommerce misalnya. Sekedar foto pada saat tim CS sedang bekerja dengan caption yang menarik sudah cukup untuk memberi warna lain.

3. Bagikan konten dari pelanggan

Pelanggan yang hepi dengan layanan Anda akan dengan senang hati berpose bersama produk yang dibeli. Nah taruh materi seperti ini di website supaya semua orang bisa melihatnya. Tentu dengan syarat adanya persetujuan dari pelanggan tersebut.  Ada dua keuntungan yang bisa didapat dari strategi ini. Pertama, menarik perhatian orang sekaligus menyanjung bagi yang fotonya ditampilkan di situs web. Kedua, ini menunjukkan kepada khalayak bahwa brand Anda memiliki hubungan baik dengan pelanggan.

4. Ceritakan kisah yang otentik

Jangan hanya sampaikan cerita mengenai kapan berdirinya brand Anda serta visi misi. Itu sempurna namun membosankan. Akan lebih menarik bila Anda mengisahkan ada apa di balik nama sebuah band misalnya. Perjuangan menemukan formula yang tepat, kegagalan, atau kendala yang dialami selama membangun bisnis. Materi-materi semacam ini kaya akan emosi manusia, sehingga orang akan mengenal sebuah brand Anda lebih dalam.

5. Tunjukkan penghargaan kepada pelanggan

Memberitahu pelanggan Anda bahwa Anda peduli dan menghargai mereka adalah salah satu cara terbaik untuk memanusiakan brand. Hadiah yang dipersonalisasi atau sekedar kartu ucapan terima kasil beserta kalender tahun baru rasanya cukup meninggalkan kesan yang baik. Email terima kasihyang disertai voucher belanja pun tidak akan mereka tolak tentunya.  

Sumber: entrepreneur.com

Related Articles
Insight

Alfamart Akan Tambah 200 Toko di Filipina

By Tim Editor0 seconds1 Mins Read
Insight

H&M Rencanakan Uji Coba Layanan dan Fitur Digital

By Tim Editor0 seconds2 Mins Read
Insight

Tren Media Sosial di Tahun 2019

By Tim Editor6 hours ago3 Mins Read
Insight

Strategi untuk Tetap Merajai Persaingan di Pasar E-commerce

By Tim Editor7 hours ago3 Mins Read
Insight

2019, Jangan Lagi Pakai Plastik!

By Astragraphia Document Solution31 minutes ago2 Mins Read
Insight

Menjajal Cara Networking yang Berbeda Dari Biasa

By Tim Editor15 Januari 2019 2 Mins Read
Insight

Sudah Kembali Aktifkah Penjualan Anda Pasca Libur ?

By Tim Editor15 Januari 2019 3 Mins Read
Insight

Efisiensi dan Penghematan Biaya dalam Perjalanan Bisnis Perusahaan

By Tim Editor14 Januari 2019 2 Mins Read
Comments
Write Comment