Insight

CEO Oracle, Mark Hurd Prediksi Posisi AI di Masa Depan

By Tim Editor03 Desember 2018 2 Mins Read
3 0

Gambar: Pixabay

OFiSKITA - Dalam sesi keynote-nya di Oracle OpenWorld 2018, CEO Oracle Mark Hurd mengatakan bahwa akan ada sekitar 60% pekerjaan-pekerjaan baru di bidang Teknologi Informasi pada tahun 2025, yang bahkan belum terbayangkan saat ini. Mark juga mengatakan bahwa semua pekerjaan tersebut difokuskan pekada peran Artificial Intellience, yang akan mengubah ekonomi global dan industri teknologi secara cepat. Berikut prediksinya:

1. Pada tahun 2025, semua aplikasi cloud akan menyertakan AI. Membantu orang keuangan mengetahui utang mana yang lama tertunda, membantu perekrut mengetahui kandidat mana yang sekiranya lebih pas, membantu manajer produksi mengtahui pengiriman mana yang bermasalah tanpa harus mengandalkan laporan manual.

Mark mengatakan bahwa AI akan diintegrasikan ke semua hal, dan teknologi yang terintegrasi ini akan semakin memeberi jarak antara aplikasi yang memanfaatkan cloud dari aplikasi konvensional. Pendekatan terpadu yang sama juga berlaku untuk blockchain. Blockchain akan diintegrasikan di dlam posisi yang membutuhkan pertukaran informasi yang lebih tepercaya dan terverifikasi.

2. Sekitar 85% interaksi dengan pelanggan dilakukan secara otomatis. Pertanyaan-pertanyaan standar yang ditanyakan operator provider internet ketika Anda menajukan komplain, seperti "berapa nomor modem Anda?", atau "benarkan alamat Anda di jalan bla bla bla..," sudah tidak lagi dilakukan oleh manusia. Itu semua akan dilakukan oleh sistem berbasis AI dengan estimasi waktu yang diukur dalam milidetik, untuk memberikan pelayanan pelangan yang cepat secara real time.

3. Sekitar 60% dari pekerjaan TI yang akan ada pada tahun 2025 belum ditemukan saat ini. Mark mengatakan bahwa ia percaya akan ada lebih banyak orang berkecimpung di dunia TI, tetapi lebih banyak orang di TI yang bekerja pada serangkaian tugas yang berbeda.”

Mark mengumpamakannya seperti pengawas robot. "Setiap orang membutuhkan bos, termasuk bot," kata Hurd. Jika 85% interaksi pelanggan menjadi otomatis, manusia akan berperan penting dalam memastikan robot melakukan interaksi dan membuat keputusan yang tepat.

Mark sudah bisa membayangkan suatu hari nanti ketika AI sudah bisa difungsikan untuk membantu teknisis kesehatan, spesialis dalam pengalaman pengguna antara manusia dengan mesin, dan banyak lagi. Peluang-peluang baru ini akan dimungkinkan dengan mengalihkan atau mengotomatisasi lebih banyak tugas biasa.

Administrator database, yang akan ikut berubah karena Oracle Autonomous Database baru, yang mengambil alih hampir semua pekerjaan manual seperti tuning, patching, dan mengamankan database. "Ini akan membebaskan orang untuk bekerja pada tugas-tugas tingkat yang lebih tinggi," ujar Mark.

Sumber: Oracle

Related Articles
Insight

Pengembangan Perangkat Lunak yang Akan Mendominasi Di Tahun Ini

By Tim Editor14 Februari 2019 3 Mins Read
Insight

Peran Pemerintah Dibutuhkan dalam Implementasi Drone

By Tim Editor11 Februari 2019 2 Mins Read
Insight

Perangkat Baru Google Identifikasi Kata Sandi yang Tidak Aman

By TIm Editor06 Februari 2019 2 Mins Read
Insight

Selain Gaming, AR Juga Dapat Digunakan untuk 6 Hal Ini

By Tim Editor04 Februari 2019 3 Mins Read
Insight

Masa Depan E-Learning di Tangan AI

By Tim Editor01 Februari 2019 2 Mins Read
Insight

Perkembangan Seni Percakapan di Era Kecerdasan Buatan

By Tim Editor31 Januari 2019 2 Mins Read
Insight

Startup yang Ubah Pakaian Lama Menjadi Bahan Baku

By Tim Editor30 Januari 2019 2 Mins Read
Insight

Mitos Seputar Teknologi yang Banyak Dipercaya Orang

By Tim Editor30 Januari 2019 2 Mins Read
Insight

4 Alasan Blockchain Kerap Dipakai oleh Perusahaan

By Tim Editor28 Januari 2019 3 Mins Read
Insight

ASEAN Berbondong-bondong Kembangkan 5G

By Tim Editor24 Januari 2019 2 Mins Read
Comments
Write Comment