Digital Services

Data Collection, Solusi Data Bisnis yang Terus Berubah

By Tim Editor13 September 2019 2 Mins Read
12 0

Gambar: Pixabay

OFiSKITA – Salah satu kendala peningkatan kinerja dalam implementasi data warehouse adalah strategi pengambilan data transaksional yang mengalami perubahan. Hal ini dikenal dengan proses pengambilan data yang berubah atau data collection.

Untuk beberapa business intelligence solution, pemecahan masalah seperti ini mungkin kelihatan sederhana karena hanya perlu menambah kolom timestamp pada tabel yang akan dikumpulkan maupun membuat tabel audit baru yang mencatat perubahan data. Analis BI lainnya juga mencoba untuk mengandalkan sistem aplikasi yang ada misalkan aplikasi ERP (Enterprise Resource Planning).

Namun solusi ini punya kelemahan. Bagi mereka yang tidak mau ambil pusing, akan mencoba membandingkan data warehouse dengan data asal. Tapi, solusi ini memakan waktu lama. Bukan saja bisa menurunkan kinerja tapi hampir mustahil dilakukan karena tak praktis terutama jika data sudah sangat besar.

Bagi sebagian orang, masalah data collection ini kelihatan sepele tapi memang tidak sesederhana seperti yang dipikirkan. Contohnya jika menyangkut kebijakan yang tidak boleh merubah struktur maupun membuat trigger apapun pada database client. Solusi pengambilan data ini akan semakin sulit.

Jika ini yang terjadi, solusi terbaik adalah membuat aplikasi untuk membaca dan menganalisa transaction log dari database yang digunakan, sehingga tidak mengganggu data sebenarnya. Transaction log adalah file yang menjadi jembatan untuk mencatat transaksi yang dilakukan sebelum dilakukan perubahan ke tabel sebenarnya.

Namun lagi-lagi solusi ini terkendala oleh tidak adanya log file ini pada beberapa sistem database, terutama jika itu adalah legacy database system atau sistem database lama seperti XBase.

Masalah lain, kebanyakan sistem database populer tak menyertakan dokumentasi atau API untuk mengambil informasi dari transaction log-nya, seperti contoh MS SQL Server 2000. Jika ini terjadi, maka kita terpaksa harus menduga-duga dengan melakukan reverse engineering yang tentunya sangat menghabiskan waktu.

Bagaimana untuk produk database server lainnya? Untuk Anda yang serius untuk mendapatkan solusi ini ada beberapa vendor/produk yang mengkhususkan diri di area ini, diantaranya mygate, yang menyediakan layanan middleware dan data warehouse.

Temukan informasi lebih lanjut mengenai mygate dengan menghubungi PT Astra Graphia Information Technology (AGIT) di marketing@ag-it.com atau dengan mengunjungi website www.ag-it.com.

Sumber: Kontan

Related Articles
Digital Services

Microsoft 365 Business Bantu Optimalkan Usaha Kecil Menengah

By Tim Editor05 November 2019 2 Mins Read
Digital Services

Teknologi myveego Pecahkan Masalah Manajemen Armada

By Tim Editor04 November 2019 2 Mins Read
Digital Services

Manfaat Software Ekspedisi untuk Bisnis Kurir Anda

By Tim Editor07 November 2019 2 Mins Read
Digital Services

Pentingnya Middleware dalam Sebuah Bisnis

By Tim Editor06 November 2019 2 Mins Read
Digital Services

Jaminan 99,99% Uptime HPE Nimble

By Tim Editor22 Oktober 2019 2 Mins Read
Digital Services

HPE SimpliVity, Partner Andalan Anda

By Tim Editor22 Oktober 2019 2 Mins Read
Digital Services

Ini Dia Tipe dan Contoh Middleware

By Tim Editor23 Oktober 2019 2 Mins Read
Digital Services

Membantu Pelaksanaan HSE (Health, Safety, Environment) di Perusahaan Anda

By Tim Editor24 Oktober 2019 3 Mins Read
Digital Services

Pikir Matang-Matang Sebelum Pilih Billling System

By Tim Editor23 Oktober 2019 2 Mins Read
Digital Services

5 Kendala Lapangan Tanpa Adanya Fleet Management System

By Tim Editor23 Oktober 2019 3 Mins Read
Comments
Write Comment