Insight

DPR Nilai Target Pertumbuhan Ekonomi 2020 Terlalu Rendah

By Tim Editor13 Juni 2019 2 Mins Read
5 0

Gambar: dpr.go.id

OFiSKITA – Sejumlah fraksi di DPR mempertanyakan target pertumbuhan ekonomi pemerintah pada 2020 yang berada di kisaran 5,3-5,6%. Mereka berpendapat angka itu terlalu rendah. 

“Kami memahami kehati-hatian pemerintah. Namun, kami yakin pertumbuhannya bisa mencapai 6%,” ujar anggota Fraksi Golkar John Kenedy Azis saat memberikan pandangannya terkait Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN 2020 pada Rapat Paripurna DPR, Selasa (28/5). 

Menurut John, fundamental ekonomi domestik dan momentum yang positif saat ini bisa mendorong pertumbuhan ke 6%. Hal ini juga sejalan dengan target jangka menengah pemerintah menuju 2030 dengan ciri pertumbuhan ekonomi yang relatif tinggi. 

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2019, untuk mencapai negara berpenghasilan tinggi pada 2030, perekonomian nasional dituntut tumbuh rata-rata 6-8% per tahun. Namun, realisasinya selama lima tahun terakhir tak pernah mencapai angka itu.

Fraksi Gerindra berpendapat, pemerintah perlu bekerja keras untuk mengejar target itu. Situasi ekonomi global saat ini akibat perang dagang AS-Tiongkok, dinamika Brexit, dan krisis di beberapa negara berkembang, memang menjadi penekan pertumbuhan ekonomi Indonesia. 

Namun, pemerintah perlu mengelola perekonomian nasional dengan lebih baik. “Jangan mengkambinghitamkan variabel eksternal dari kelemahan kepemimpinan untuk mengelola sumber daya dan kurangnya kebijakan yang tepat dan efektif,” ujar anggota Fraksi Gerindra Ramson Siagian.

Pemerintah sebelumnya menetapkan dalam RAPBN 2020 asumsi untuk pertumbuhan ekonomi sebesar 5,3-5,6%. Sedangkan inflasi ditargetkan berada di kisaran 2-4%, tingkat bunga Surat Perbendaharaan Negara (SPN) tiga bulan 5-5,6%. Selain itu, nilai tukar rupiah ditargetkan berada pada Rp 14.000-Rp 15.000 per dolar AS. 

Target harga minyak mentah Indonesia (ICP) US$60-US$70 per barel, lifting minyak bumi 695 ribu barel hingga 840 ribu barel per hari, dan lifting gas bumi 1.191 ribu-1.300 ribu barel setara minyak per hari.

 

Artikel ini telah tayang di Katadata.co.id dengan judul "DPR Nilai Target Pertumbuhan Ekonomi 2020 Terlalu Rendah", https://katadata.co.id/berita/2019/05/29/dpr-nilai-target-pertumbuhan-ekonomi-2020-terlalu-rendah

Penulis: Agatha Olivia Victoria 

Editor: Sorta Tobing

Related Articles
Insight

DANA - Blue Bird Sekarang Jalan Bareng

By Tim Editor25 November 2019 2 Mins Read
Insight

Sudah Hadir! Medsos Bebas Iklan

By Tim Editor21 November 2019 3 Mins Read
Insight

Perusahaan Digital Raup Pasar Syariah

By Tim Editor18 November 2019 2 Mins Read
Insight

Produk Halal Bakal Kuasai Pasar Indonesia

By Tim Editor11 November 2019 3 Mins Read
Insight

Mei 2020 Grab Akan Jalankan Bisnis Bank Digital

By Tim Editor07 November 2019 2 Mins Read
Insight

Pertimbangan Startup Tahap Awal Dalam Melakukan Rekrutmen

By Tim Editor07 November 2019 3 Mins Read
Insight

Bisnis B2B Belum Sepenuhnya Berbasis Data

By Tim Editor01 November 2019 2 Mins Read
Insight

Jangan Salah Pilih Antara Influencer dengan Key Opinion Leader

By Tim Editor31 Oktober 2019 2 Mins Read
Insight

Gerai-Gerai Kecil Mulai Geser Departement Store

By Tim Editor01 November 2019 2 Mins Read
Insight

Adu Nyali Para Penantang Gojek & Grab

By Tim Editor31 Oktober 2019 2 Mins Read
Comments
Write Comment