Insight

E-commerce Diprediksi Akan Terus Berkembang di Tahun 2019

By Tim Editor18 Januari 2019 2 Mins Read
5 0

Gambar: Unsplash

OFiSKITA – 2018 menjadi tahun dimana e-commerce berkembang pesat di Asia Tenggara dan dunia. 

Selama tiga tahun terakhir, e-commerce menjadi sektor paling dinamis dalam akuntansi ekonomi digital dengan angka pendapatan hampir mencapai USD11 miliar untuk nilai barang dagangan (GMV) pada 2017, angka ini melebihi pencapaian di tahun 2018 sebesar USD23 miliar. Sebagai perbandingan, pendapatan sektor e-commerce hanya mencapai USD5,5 miliar.

Salah satu pendorong utama kenaikan di sektor e-commerce untuk wilayah Asia Tenggara adalah dengan adanya portal belanja online seperti Lazada, Shopee, dan Tokopedia yang dimiliki Alibaba. Secara kolektif, mereka tumbuh tujuh kali lipat sejak 2015..

Kekuatan dimiliki portal belanja tersebut dibuktikan saat Single Day 11.11 yang diadakan di enam negara sekaligus, Singapura, Malaysia, Thailand, Indonesia, Filipina, dan Vietnam. Menurut Lazada, lebih dari 20 juta konsumen melakukan kunjungan dan berbelanja di hari tersebut. Lazada Malaysia melaporkan bahwa mereka melampaui rekor penjualan tahun 2017 hanya dalam waktu sembilan jam. Lazada Malaysia juga mengatakan bahwa lebih dari 3.000 transaksi per menit dilakukan di website mereka.

Salah satu alasan terbesar mengapa sektor e-commerce terus berkembang adalah karena kepopularitasan mereka.

E-commerce di tahun 2019

E-commerce terus-menerus meraup untung besar, sektor ini akan memainkan peran berharga dalam ekonomi digital. Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh Google dan Temasek, ekonomi internet Asia Tenggara diprediksi akan bernilai lebih dari USD240 miliar pada tahun 2025. Saat ini benar-benar terjadi, pemerintah di Asia Tenggara diharapkan juga ikut andil dengan gagasan memberikan pajak transaksi e-commerce pada tahun 2018.

Sebagai contoh, Thailand telah melakukannya hal ini tahun lalu. Sementara di Indonesia, pemerintah mewajibkan setiap seller yang menggunakan platform online memiliki NPWP.

Beberapa orang mungkin berpendapat bahwa pajak digital atau pajak pada e-commerce dapat merugikan sektor ini dengan persaingan antara perusahaan e-commerce juga diperkirakan akan memanas di tahun 2019. Pemain seperti Lazada, Shopee dan lainnya akan bersaing untuk menjadi yang pertama di Asia Tenggara. 

Sumber: The Asean Post, Australian Government

Related Articles
Insight

Pengembangan Perangkat Lunak yang Akan Mendominasi Di Tahun Ini

By Tim Editor14 Februari 2019 3 Mins Read
Insight

Kebutuhan Para Digital Savvy di Asia

By Tim Editor04 Februari 2019 2 Mins Read
Insight

Model Toko Ritel Berubah Seiring Berjalannya Waktu

By Tim Editor23 Januari 2019 2 Mins Read
Insight

Konsep Brick Kembali Hits di Kalangan Konsumen

By Tim Editor23 Januari 2019 2 Mins Read
Insight

Peran Asisten Virtual untuk Tingkatan Pengalaman Pelanggan

By Tim Editor23 Januari 2019 2 Mins Read
Insight

Alfamart Akan Tambah 200 Toko di Filipina

By Tim Editor18 Januari 2019 2 Mins Read
Insight

H&M Rencanakan Uji Coba Layanan dan Fitur Digital

By Tim Editor18 Januari 2019 2 Mins Read
Comments
Write Comment