Insight

Empon-Empon Berkhasiat yang Mendatangkan Keuntungan

By Tim Editor25 Juni 2021 3 Mins Read
15 0

OFiSKITA - Masyarakat Jawa pada umumnya masih memegang erat budaya dan tradisi yang hingga saat ini. Contoh mudahnya adalah meminum ramuan jamu yang diyakini dapat menjaga kesehatan tubuh serta meningkatkan stamina. Begitu juga halnya dengan Sri Handayani. Selain untuk konsumsi pribadi, Sri percaya bahwa khasiat dari ramuan tradisional ini dibutuhkan oleh orang banyak. Dengan begitu Sri juga turut melestarikan warisan budaya nya dengan cara menjadikan ramuan tradisional empon-empon sebagai produk komersial.

Definisi empon-empon berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah adalah sekelompok tanaman rimpang (rizoma) seperti temulawak, temu hitam, temu giring, temu kunci, jahe, kencur, kunyit, dan sebagainya, yang dimanfaatkan sebagai ramuan obat tradisional, bumbu masakan nusantara, jamu, dan minuman hangat, khususnya bagi masyarakat Jawa. Masyarakat juga tidak perlu kuatir dalam mengonsumsi empon-empon karena sudah dinyatakan aman untuk kesehatan dalam Keputusan Menteri Kesehatan (Menkes) RI Nomor HK.01.07/MENKES/187/2017 tentang formularium ramuan obat tradisional.

BACA JUGA: Olahan Menu Tradisional Alternatif Oleh-Oleh dari Yogyakarta

Dengan adanya fakta-fakta kesehatan tersebut, Sri mantap menjajakan racikan empon-empon buatan tangannya kepada pelanggan. Jatuh bangun dalam memulai usaha sudah dialami oleh Sri. Ia memulai usaha dengan modal sendiri, disertai dengan dukungan keluarga yang ikut terlibat dalam perjalanan usahanya. Berawal dari menjual rempeyek kemudian berganti menjual lauk pauk mento dan garang asem, Sri melihat celah bisnis di pasar minuman kesehatan khususnya karena kondisi masyarakat saat ini yang membutuhkan asupan berkhasiat untuk menjaga stamina.

Agar lebih memantapkan posisinya di tengah persaingan usaha, Sri menggunakan Chicik sebagai nama produknya, yang terinspirasi dari panggilan kecil yang diberikan oleh orangtuanya. Dalam memasarkan produk andalannya, Sri menggunakan metode jemput bola dengan mendatangi langsung pembeli dan memberikan nomor WA-nya agar pembeli lebih mudah menghubunginya.  

Sri memiliki satu orang karyawan yang membantunya dalam mempersiapkan produk, namun bisa pesanan sedang ramai ia juga mempekerjakan tetangga di sekitar tempat tinggalnya. Jadi selain mendapatkan untung dari usahanya, Sri juga turut membantu warga di lingkungannya mendapatkan pemasukan tambahan.   

BACA JUGA: Bincang Singkat Akhir Pekan Kolaborasi Kelas ASIK dan BEDO untuk Industri Kreatif

Sebagai usaha mempromosikan produk minuman tradisional berkhasiat, Sri mengajak masyarakat untuk mencoba Wedang Uwuh yang dapat memperlancar peredaran darah, Jahe Merah untuk imun booster, Kunyit untuk kesehatan lambung, Temulawak untuk kesehatan liver, Bunga Telang untuk kesehatan mata dan area kewanitaan, dan lain sebagainya. 

Sri menikmati prosesnya dalam berbisnis yang sudah ia tekuni sejak tahun 2016. Kerja keras yang ia jalani hingga saat ini membuahkan hasil berupa omzet yang rata-rata mencapai Rp1 juta setiap bulannya. Ia optimis bahwa tahun depan keadaan akan membaik dan berencana untuk menambah usaha baru. 

Sumber: doktersehat.comlifestyle.kompas.com.

Comments
Write Comment