Office Services

Fase Bisnis Percetakan Di Indonesia

By Tim Editor24 April 2019 2 Mins Read
119 0

Gambar: Pixabay

OFiSKITA - Tidak ada yang bisa membantah fakta bahwa dunia percetakan memang tidak ada matinya. Perkembangan usaha percetakan di Indonesia sendiri tercatat terlihat pada tahun 1950 dimana sebanyak 23 percetakan dimiliki oleh orang asli Indonesia, 24 percetakan dimiliki oleh Belanda, dan 84 percetakan dimiliki oleh warga Tionghoa.

Hadirnya percetakan di Indonesia erat kaitannya dengan kehadiran VOC Belanda. Pada tahun 1624 misionaris Gereja Protestan Belanda membeli sebuah mesin cetak dari Belanda untuk menerbitkan literatur kristiani dalam bahasa daerah. Namun karena tidak adanya operator yang bisa mengoperasikannya, maka mesin cetak itu mengganggur begitu saja.  

Berikut perjalanan perkembangan percetakan di Indonesia:

Tahun 1668

Produk percetakan pertama dari pemerintah yaitu dokumen Perjanjian Bongaya antara Laksamana Cornelis Speelman dan Sultan Hasanuddin di Makassar, yang ditandatangani pada 15 Maret 1668.

Tahun 1699

Pendeta Andreas Lambertus Loderus melalui percetakannya banyak menghasilkan karya penting dalam Bahasa Belanda, Melayu dan Latin.

Tahun 1718

Pemerintah pusat mendirikan percetakan sendiri di Kasteel Batavia untuk kepentingan pencetakan dokumen-dokumen resmi.

Tahun 1744

Surat kabar pertama bernama Batavia Nouvelles dicetak di Percetakan Benteng yang dikelola oleh Jan Erdman Jordens. Bentuknya hanya selembar kertas folio yang kedua halamannya masing-masing berisi dua kolom yang memuat maklumat pemerintah, iklan, dan pengumuman lelang.

Tahun 1855

Surat kabar berbahasa Jawa pertama bernama Bromartani diterbitkan oleh perusahaan kongsi Belanda, Harteveld & Co. satu kali dalam seminggu.

Tahun 1910

Surat kabar nasional pertama bernama Medan Prijaji terbit di Jakarta.

Berdasarkan data sementara yang diperoleh dari pemerintah, asosiasi danjuga pelaku usaha percetakan lainnya, jumlah pelaku percetakan di Indonesia hingga tahun 2017 mencapai 26.000 yang melingkupi cetak offset dan digital printing.

Data yang diperoleh dari BPS (Biro Pusat Statistik) menyebutkan terdapat kenaikan pada industri printing terutama pada tiga sektor yaitu:

Sumber: Printpack

Related Articles
Office Services

Print Dari Lobby Ke Lantai Atas Bisa Lewat HP

By Tim Editor29 Oktober 2019 3 Mins Read
Office Services

Cetak Di Kertas Ukuran Panjang? DocuPrint 3205 Bisa Banget

By Tim Editor29 Oktober 2019 2 Mins Read
Office Services

6 Manfaat Cetak Kemasan Minuman untuk Strategi Promosi Bisnis

By PrintQoe30 September 2019 3 Mins Read
Office Services

Perhatikan 6 Fungsi Warna dalam Desain Grafis Sebelum Mencetak

By PrintQoe27 September 2019 3 Mins Read
Office Services

Kapan Ya Tren Percetakan Ini Masuk Indonesia?

By Tim Editor06 September 2019 2 Mins Read
Office Services

Optimalisasi 3D Printing dengan AI

By Tim Editor06 September 2019 2 Mins Read
Office Services

Basi Kalau Masih Kelola Dokumen Pakai Cara Lama

By Tim Editor30 Agustus 2019 3 Mins Read
Office Services

Ini Nih Cikal Bakal Otomasi Kantor

By Tim Editor29 Agustus 2019 3 Mins Read
Office Services

Karya Seni Dihasilkan dari Mesin Cetak Ini

By Tim Editor14 Agustus 2019 2 Mins Read
Office Services

Suka Desain Baju Sendiri? Cetaknya Pakai Teknik Ini!

By TIm Editor24 Juli 2019 2 Mins Read
Comments
Write Comment