Teknologi

Gunakan Sampah Plastik, Mahasiswa UGM Menangkan Kompetisi Mobil Pintar di London

By Tim Editor25 Juli 2018 2 Mins Read
479 0

OFiSKITA – Tim Smart Car MCS Universitas Gadjah Mada (UGM) meraih kemenangan di Shell Ideas 360 Awards di London, mereka mengalahkan empat finalis lainnya. Kompetisi global ini ditujukan bagi para mahasiswa yang ingin mengembangan ide terkait untuk mengatasi masalah energi, makanan, dan air.

Tim yang terdiri dari empat mahasiswa dari Fakultas Teknik Kimia UGM ini memenangkan penghargaan pilihan juri dan penonton untuk ide mereka mengembangkan mobil pintar yang mampu mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar dengan tingkat karbon dioksida yang rendah.

“Alhamdulillah, kami mampu memenangkan kedua kategori,” kata manajer tim, Herman Amrullah.

Anggota lain tim ini adalah Sholahuddin Alayyubi, Thya Laurencia Benedita Araujo, dan Naufal Muflih. Thya mengatakan bahwa untuk mencapai final, timnya harus mengalahkan lebih dari 1.000 tim dari 140 negara yang berpartisipasi. Lima finalis, termasuk tim MCS Smart Car UGM, dipilih untuk menyampaikan ide mereka kepada para juri.

Empat finalis lainnya berasal dari American University of Sharjah, University of Texas di Austin (Amerika Serikat), University of Bordeaux (Prancis), dan University of Melbourne (Australia).

Ide Smart Car MCS UGM adalah penggunaan panas dari asap knalpot mobil untuk memecah sampah plastik dan mengubahnya menjadi bahan bakar cair, sehingga membantu mengubah produk limbah menjadi energi bersih.

Dengan ide dan supervisi dosen pembimbing mereka, Hanifrahmawan Sudibyo dan Yano Surya Pradana, tim merekayasa sebuah mobil yang mampu mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar cair yang selanjutnya dapat diolah menjadi bahan bakar yang siap digunakan sebagai energi alternatif.

"Ide ini juga melibatkan penggunaan teknologi dukungan budidaya mikroalga untuk mengurangi emisi CO2 dari masing-masing mobil," kata Herman.

Sekretaris Fakultas Teknik Kimia UGM, Aswati Mindaryani, mengatakan ada lebih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk ide yang akan diterapkan di lapangan. (Sumber: Sri Wahyuni / thejakartapost.com)

 

Related Articles
Teknologi

China Dominasi Fintech Dunia

By Tim Editor12 Juni 2018 2 Mins Read
Teknologi

Nilai Sampah Elektronik di Dunia Bisa Capai Rp906,2 Triliun

By Tim Editor29 Juni 2018 3 Mins Read
Teknologi

Kolaborasi Fintech + Perbankan : Lebih Penting dari yang Lain

By Tim Editor08 Maret 2018 3 Mins Read
Teknologi

Fintechs Khawatir Mengenai "Dearth of Talent

By Tim Editor16 Maret 2018 2 Mins Read
Teknologi

Pemerintah Inisiasi Seminar Fintech Saat Pertemuan IMF-WB

By Tim Editor09 Oktober 2018 2 Mins Read
Teknologi

Bioplastik dari Sumber Daya Terbarukan

By Tim Editor03 Oktober 2018 2 Mins Read
Teknologi

5 Tren Fintech yang Perlu Anda Tahu Di Tahun 2018

By Tim Editor27 September 2018 2 Mins Read
Comments
Write Comment