Insight

Ideathon, Menyenangkan Sekaligus Menantang

By Tim Editor11 Februari 2019 2 Mins Read
44 0

Gambar: Unsplash

OFiSKITA – Jika Anda adalah seorang yang bekerja pada sektor teknologi, mungkin Anda sudah familiar dengan kata hackathon atau hacking marathon. Hackathon merupakan sebuah acara yang menantang sekelompok programmer/developer untuk dapat menciptakan solusi atas permasalahan tertentu dalam jangka waktu yang sangat terbatas. Ide solusinya bisa berupa platform, produk atau layanan.  

Acara ini pertama kali diselenggarakan pada tahun 1999 dengan nama Hackathon OpenBSD. Programmer/developer dari seluruh dunia berkumpul di Calgary untuk menghindari peraturan ekspor, dan mereka hanya memiliki waktu seminggu untuk mengimplementasikan ide mereka. Di tahun yang sama, kata hackathon kembali digunakan untuk acara konferensi JavaOne.

Istilah hackathon dikenal juga sebagai ideathon atau idea marathon. Bedanya, ideathon berada dalam tahap formulasi ide jadi belum ada proses pengembangan seperti hackathon. Peserta hanya diminta menyediakan presentasi dan mock-up aplikasi yang mereka buat.

Biasanya, ideathon hadir dengan satu tema sentral dimana programmer/developer harus menciptakan platform atau aplikasi tertentu. Acara dimulai dengan presentasi dan mungkin lokakarya, setelah itu peserta yang tergabung di dalam tim akan diberi waktu untuk menunjukkan kelihaian mereka dalam membuat solusi, berupa aplikasi, web, atau game.

Sebenarnya, baik hackathon atau ideathon tak hanya terikat pada coding atau pemrograman. Inti ideathon adalah agar peserta dapat mengimplementasikan ide dan gagasannya yang berupa terobosan atau inovasi untuk menjawab kebutuhan dan memecahkan permasalahan di masyarakat. 

Saat ini, acara ideathon banyak didukung oleh perusahaan teknologi besar, seperti Google, Facebook, Microsoft, dan Netflix. Ada juga yang bersifat inklusif secara demografis.

Di Indonesia, ideathon sudah banyak diselenggarakan oleh perusahaan-perusahaan. Contohnya "Pertamina Energy Hackathon" yang diadakan oleh Pertamina, "Hackathon Indonesia Android Kejar" yang diselenggarakan oleh Google dengan peserta khusus programmer/developer Android gratis mereka. Ada juga "ALE Hackathon 2018" yang diselenggarakan oleh Alcatel-Lucent Enterprise (ALE), "Hackathon IWIC 11" yang diselenggarakan operator seluler Indosat Ooredoo, dan "GO-HACKATHON" yang dipersembahkan oleh salah satu unicorn Indonesia, Go-Jek. 

Sumber: Codepolitan, Apps4Good

Related Articles
Insight

3 Tren Terkini yang untuk Tingkatkan Budaya dan Produktivitas Perusahaan

By Tim Editor12 November 2019 3 Mins Read
Insight

Berikut Ini Tips Tingkatkan Motivasi Karyawan Jelang Akhir Tahun

By SpotQoe07 November 2019 3 Mins Read
Insight

Peran Penting Teknologi dalam Membangun Budaya di Tempat Kerja

By Tim Editor01 November 2019 2 Mins Read
Insight

Jangan Salah Pilih Antara Influencer dengan Key Opinion Leader

By Tim Editor31 Oktober 2019 2 Mins Read
Insight

Efisiensi Bujet Bisa Dicapai dengan Bantuan Mesin Multifungsi

By Tim Editor01 November 2019 2 Mins Read
Insight

Ternyata, Peribahasa ‘Hemat Pangkal Kaya’ Juga Berlaku untuk Bisnis

By Tim Editor28 Oktober 2019 3 Mins Read
Insight

Seberapa Amankah Data Perusahaan Anda?

By Tim Editor28 Oktober 2019 2 Mins Read
Insight

4 Tips Ciptakan Lingkungan Kerja Fleksibel

By Tim Editor28 Oktober 2019 2 Mins Read
Comments
Write Comment