Insight

Industri Periklanan Kerap Manfaatkan Big Data

By Tim Editor19 Februari 2019 2 Mins Read
609 0

Gambar: Aaron Sebastian / Unsplash

OFiSKITA – Kita terus menyaksikan turunnya jumlah pertumbuhan di sektor periklanan di berbagai platform tradisional, seperti radio, televisi dan surat kabar. Hal ini dapat dikaitkan dengan teknologi yang terus-menerus tumbuh dan menyingkirkan industri ini. Salah satu teknologi utama yang mengganggu sektor ini adalah analisis big data.

Saat ini, banyak pengiklan yang bekerja sama dengan perusahaan big data, mereka berkolaborasi dan membangun kemitraan untuk membuat kampanye dengan lebih cepat. Tidak mengherankan, perusahaan baru yang mengkhususkan diri pada analisis big data sudah mulai mengisi kekosongan yang diciptakan oleh biro iklan.

Mungkin karena alasan inilah sektor pemasaran dan periklanan kini merangkul big data secara besar-besaran. Brand yang sudah mapan mulai berinvestasi di sektor data analytic untuk membantu mereka memanfaatkan kemajuan teknologi.

Melalui teknologi ini, brand dapat secara efektif menggunakan berbagai dataset konsumen yang sesuai dengan atribut brand mereka untuk secara efektif menentukan pilihan konten dan penempatan untuk mengurangi biaya pemasaran dan memperluas jangkauan secara efektif.

Bagi kebanyakan industri tradisional, ini menjadi pengalih perhatian. Hambatan terbesar mereka adalah kebanyakan perusahaan masih kurang ahli dalam menganalisis data dan membuatnya dapat ditindaklanjuti. Ada perusahaan yang tidak sadar akan kemajuan ini, ada yang sadar tapi belum menuangkan strategi untuk mengadopsi, ada perusahaan yang sudah mengumpulkan data tapi belum tahu bagaimana cara menggunakannya.

Dengan big data, Anda dapat memperoleh wawasan mengenai pola perilaku pelanggan dan hal ini memainkan peran penting dalam menciptakan kampanye yang fokus dan bertarget.

Big data dapat digunakan untuk membantu menciptakan kampanye bertarget dan dipersonalisasi yang pada akhirnya menghemat biaya Anda dan meningkatkan efisiensi dengan menargetkan orang yang tepat dengan produk yang tepat.

Jejak digital konsumen saat ini semakin berharga di era pemasaran dan periklanan. Misalnya, saat seeorang mengecek tujuan perjalanan di Google, beberapa saat kemudaian, media sosialnya akan dibanjiri iklan tentang perjalanan tersebut.

Inilah jenis wawasan yang bisa didapat dari big data. Untuk sektor pemasaran dan periklanan, ini berarti analisis yang lebih canggih mengenai aktivitas online, transaksi point-of-sale dan deteksi perubahan dalam tren.

Singkatnya, big data akan membawa peningkatan jumlah klien baru.

Sumber: Business Daily, Forbes

Related Articles
Insight

Strategi Pemasaran: “5P” dalam Membangun Taktik Bisnis

By Tim Editor06 Agustus 2021 3 Mins Read
Insight

3 Benefit Ini Bisa Anda Dapatkan Jika Kerja dengan Perangkat Mumpuni!

By Tim Editor02 Agustus 2021 3 Mins Read
Insight

4 Bahan Jenis Plakat, Kenali Perbedaannya, Yuk!

By Tim Editor30 Juli 2021 3 Mins Read
Insight

Beda Stiker, Label Kemasan, dan Decal, Sudah Tahu?

By Tim Editor30 Juli 2021 3 Mins Read
Insight

Mengapa Bisnis Anda Harus Beralih ke Packaging Eco Friendly?

By Tim Editor30 Juli 2021 3 Mins Read
Insight

2 Jenis Kertas Bahan Baku Kemasan Produk

By Tim Editor03 Mei 2021 3 Mins Read
Insight

Pertahankan atau Hapus Saja Akun Facebook Perusahaan?

By Tim Editor28 April 2021 3 Mins Read
Comments
Write Comment