Insight

Industri Periklanan Kerap Manfaatkan Big Data

By Tim Editor19 Februari 2019 2 Mins Read
226 0

Gambar: Aaron Sebastian / Unsplash

OFiSKITA – Kita terus menyaksikan turunnya jumlah pertumbuhan di sektor periklanan di berbagai platform tradisional, seperti radio, televisi dan surat kabar. Hal ini dapat dikaitkan dengan teknologi yang terus-menerus tumbuh dan menyingkirkan industri ini. Salah satu teknologi utama yang mengganggu sektor ini adalah analisis big data.

Saat ini, banyak pengiklan yang bekerja sama dengan perusahaan big data, mereka berkolaborasi dan membangun kemitraan untuk membuat kampanye dengan lebih cepat. Tidak mengherankan, perusahaan baru yang mengkhususkan diri pada analisis big data sudah mulai mengisi kekosongan yang diciptakan oleh biro iklan.

Mungkin karena alasan inilah sektor pemasaran dan periklanan kini merangkul big data secara besar-besaran. Brand yang sudah mapan mulai berinvestasi di sektor data analytic untuk membantu mereka memanfaatkan kemajuan teknologi.

Melalui teknologi ini, brand dapat secara efektif menggunakan berbagai dataset konsumen yang sesuai dengan atribut brand mereka untuk secara efektif menentukan pilihan konten dan penempatan untuk mengurangi biaya pemasaran dan memperluas jangkauan secara efektif.

Bagi kebanyakan industri tradisional, ini menjadi pengalih perhatian. Hambatan terbesar mereka adalah kebanyakan perusahaan masih kurang ahli dalam menganalisis data dan membuatnya dapat ditindaklanjuti. Ada perusahaan yang tidak sadar akan kemajuan ini, ada yang sadar tapi belum menuangkan strategi untuk mengadopsi, ada perusahaan yang sudah mengumpulkan data tapi belum tahu bagaimana cara menggunakannya.

Dengan big data, Anda dapat memperoleh wawasan mengenai pola perilaku pelanggan dan hal ini memainkan peran penting dalam menciptakan kampanye yang fokus dan bertarget.

Big data dapat digunakan untuk membantu menciptakan kampanye bertarget dan dipersonalisasi yang pada akhirnya menghemat biaya Anda dan meningkatkan efisiensi dengan menargetkan orang yang tepat dengan produk yang tepat.

Jejak digital konsumen saat ini semakin berharga di era pemasaran dan periklanan. Misalnya, saat seeorang mengecek tujuan perjalanan di Google, beberapa saat kemudaian, media sosialnya akan dibanjiri iklan tentang perjalanan tersebut.

Inilah jenis wawasan yang bisa didapat dari big data. Untuk sektor pemasaran dan periklanan, ini berarti analisis yang lebih canggih mengenai aktivitas online, transaksi point-of-sale dan deteksi perubahan dalam tren.

Singkatnya, big data akan membawa peningkatan jumlah klien baru.

Sumber: Business Daily, Forbes

Related Articles
Insight

5 Tips Agar Bisnis Tetap Jalan Di Tengah Pandemi

By Tim Editor02 September 2020 3 Mins Read
Insight

Sekali Dayung Dua Bisnis Dijalani Sekaligus

By Tim Editor18 Agustus 2020 3 Mins Read
Insight

Sudah Coba? Ini Dia Fintech yang Ngetren di Indonesia

By Tim Editor14 Agustus 2020 3 Mins Read
Insight

Kue Cokelat Obat Survive di Tengah Krisis

By Tim Editor13 Agustus 2020 3 Mins Read
Insight

Mantan Pelayan Banting Stir Jual Makanan Online

By Tim Editor29 Juli 2020 3 Mins Read
Insight

Susu Kambing Etawa, Dari dan Untuk Masyarakat Indonesia

By Tim Editor17 Juli 2020 3 Mins Read
Insight

Penerus Usaha Abon Sapi Keluarga yang Belajar dari Nol

By Tim Editor15 Juli 2020 3 Mins Read
Insight

Self Publishing, Siapa Pun Bisa Menjadi Penulis

By PrintQoe09 Juli 2020 4 Mins Read
Comments
Write Comment