Strategi

Ketahui Risikonya Sebelum Berinvestasi

By Tim Editor08 November 2018 2 Mins Read
17 0

OFiSKITA - Penting bagi investor untuk memahami profil risiko sebelum membangun portofolio investasi. Profil risiko biasanya tergantung pada usia, tujuan hidup, dan durasi investasi seseorang. Berinvestasi untuk tahun-tahun kehidupan emas adalah tujuan jangka panjang dan risiko yang lebih besar dapat diambil untuk mencapai potensi keuntungan yang lebih tinggi atau keuntungan modal.

Umur memberi para investor muda keuntungan dari pasang surutnya pasar. Di sisi lain, jika seseorang mendekati pensiun, lebih baik untuk sedikit volatile, mungkin bahkan menghasilkan aset yang lebih rendah sehingga dapat meminimalkan risiko penurunan total nilai investasi secara tiba-tiba. Durasi investasi dapat dibagi menjadi tiga jenis yaitu jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Investasi jangka pendek bisa antara enam bulan hingga dua tahun; jangka menengah dari dua hingga empat tahun; dan jangka panjang adalah empat tahun ke atas, hingga lebih dari 10 tahun.

Menabung untuk bepergian ke luar negeri dalam delapan atau sembilan bulan ke depan adalah investasi jangka pendek, sementara menabung untuk membeli mobil dalam waktu dua tahun adalah contoh investasi jangka menengah. Pensiun biasanya merupakan investasi jangka panjang. Profil risiko yang didefinisikan dengan jelas akan membantu Anda menemukan solusi investasi yang memenuhi sasaran.

Secara garis besar, profil risiko dapat dibagi menjadi tiga jenis:

1. Konservatif atau risiko rendah

Di tipe ini investor lebih memilih investasi yang stabil dan tidak terlalu fokus pada pertumbuhan modal. Reksa dana berorientasi utang sesuai dengan jenis ini karena memberikan aliran pendapatan yang stabil dan pertumbuhan modal yang moderat.

2. Risiko yang seimbang atau sedang

Ini cocok dengan investor yang siap untuk mengambil sejumlah volatilitas tetapi tidak menyukai terlalu banyak manuver. Karena semakin tinggi risikonya maka semakin tinggi laba. Profil ini dapat memberikan pertumbuhan modal yang baik dalam jangka panjang. Skema reksa dana yang seimbang yang berinvestasi dalam ekuitas dan utang memenuhi kebutuhan investor berisiko menengah.

3. Dinamis (risiko tinggi)

Investor dinamis adalah mereka yang tidak keberatan mengekspos portofolio mereka kepada risiko yang lebih besar dan volatilitas yang lebih tinggi. Ini meningkatkan peluang memaksimalkan pertumbuhan modal. Skema reksadana berorientasi ekuitas paling cocok untuk profil ini, dan sebagian kecil dapat diinvestasikan dalam pendapatan tetap.

Berdasarkan parameter-parameter ini seseorang dapat memastikan profil risikonya. Seringkali kesalahan yang dilakukan investor adalah mereka tidak mencocokkan investasi mereka dengan profil risiko mereka. Misalnya, investor yang mengklaim agresif berinvestasi hanya dalam skema utang dan menghindar dari skema ekuitas karena mereka tidak ingin mengambil risiko ekstra.

Buat keputusan berdasarkan informasi dengan terlebih dahulu membuat sketsa tujuan Anda dan kemudian mencocokkan profil risiko. Selain itu, profil risiko seseorang tidak konstan dan berubah seiring waktu, dengan usia, tanggung jawab yang meningkat, dan keadaan kehidupan. (Sumber: Lav Kumar/ entrepreneur.com)


 

Related Articles
Strategi

Teknologi Cloud dan Hybrid Tempati Urutan Teratas dalam Bisnis

By Tim Editor14 hours ago3 Mins Read
Strategi

Haruskah Mengambil Pinjaman Pribadi untuk Bisnis

By Tim Editor08 November 2018 3 Mins Read
Strategi

Bagaimana Startup Ini Menjadi Tuan Rumah di Singapura

By Tim Editor08 November 2018 3 Mins Read
Strategi

Pentingnya Program Inkubator untuk Pengusaha

By Tim Editor08 November 2018 2 Mins Read
Strategi

Pembangunan Berkelanjutan yang Didorong oleh Brand Fashion

By Tim Editor08 November 2018 3 Mins Read
Strategi

Menyiasati Mahalnya Bisnis Penitipan Anak di Amerika

By Tim Editor08 November 2018 3 Mins Read
Strategi

Perdagangan Sosial Melalui WhatsApp

By Tim Editor08 November 2018 2 Mins Read
Strategi

Mobil Listrik Hasil Rancangan Perusahaan Sepeda

By Tim Editor07 November 2018 3 Mins Read
Strategi

Setelah Vape, Produsen Marlboro akan Produksi IQOS

By Tim Editor07 November 2018 2 Mins Read
Comments
Write Comment