Insight

Kolaborasi Kelas ASIK dan BEDO untuk Industri Kreatif Bali, Jawa Tengah, dan Sumatera

By Tim Editor21 Mei 2021 2 Mins Read
22 0

OFiSKITA - Program Kelas Astragraphia untuk Indonesia Kreatif (Kelas ASIK) berkolaborasi dengan Business Export & Development Organization (BEDO) mengadakan acara “Bincang Singkat Akhir Pekan” atau disingkat dengan BISIKAN#21, yang secara khusus ditujukan bagi anggota BEDO di Indonesia yang merupakan pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK). Sebanyak tiga puluh pelaku UMK yang berada di wilayah Bali, Jawa Tengah, dan Sumatera menjadi peserta pada acara yang dilakukan secara daring melalui Zoom dan Youtube, tanggal 21 Mei 2021 pukul 15.00 WIB/16.00 WITA.

BACA JUGA: Kelas ASIK untuk UMKM Sumsel-Babel di Penghujung Tahun 2020

Dwi Iskandar (Dwico) selaku Chairman BEDO, yang juga merupakan narasumber pada Kelas Online Kreatif Bali dan Kelas ASIK Sumsel Babel tahun 2020 lalu, bertindak sebagai host pada acara yang mengulas topik mengenai “Kemasan Sebagai Kesan Pertama”. Acara yang berdurasi selama dua jam ini mengundang tiga orang narasumber, dan dua diantaranya merupakan Insan Astragraphia, yaitu Aditomo Priyo Prakoso dan Indana Ulfah Sitompul  selaku Business Application Designer PT Astra Graphia Tbk, serta satu narasumber lagi, Michael Sigit yang merupakan pemilik dari Pangan Lokal Sejahtera (Gettook). 

Peserta mendapatkan wawasan baru mengenai pentingnya kemasan kreatif dari ketiga narasumber yang hadir. Hal ini sejalan dengan pernyataan yang disampaikan oleh Dwico bahwa “Sebaik apapun produknya, jika kemasannya biasa saja tentu tidak menarik dari calon pembeli”. Dalam hal cetak mencetak, pemanfaatan teknologi digital printing bukanlah barang baru. Teknologi on demand ini tepat bagi pelaku UMK yang ingin berkreasi khususnya pada second layer product packaging seperti, stiker, label maupun aplikasi kreatif lainnya namun ingin mencetak dengan jumlah minimal. Dari sisi kualitas, tentu tidak ada yang perlu dikuatirkan, karena mesin digital printing skala produksi dari Fuji Xerox mampu menghasilkan cetakan berkualitas dengan warna yang tajam. 

BACA JUGA: Kelas Astragraphia untuk Industri Kreatif untuk UMK Pondok Ranggon dan Purbalingga

Selain mendapatkan edukasi seputar kemasan kreatif, peserta yang hadir pada kesempatan bincang singkat tersebut juga mendapatkan fasilitas dari Astragraphia berupa kunjungan ke print shop rekanan Astragraphia di seluruh Indonesia untuk mencoba berkonsultasi dan mencetak kemasan dengan teknologi digital printing, sekaligus berhak mencicipi fasilitas pemasaran berupa publikasi profil usaha secara gratis melalui media komunikasi Astragraphia, www.ofiskita.com.

Semoga Kelas ASIK bersama insan Astragraphia dapat terus berkolaborasi dengan berbagai pihak dan mampu memberikan manfaat bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia, khususnya Pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Industri Kreatif.

 

Comments
Write Comment