Insight

Luncurkan GoNgaso untuk Pemudik, Gojek Target 50 Ribu Transaksi GoFood

By Tim Editor31 Mei 2019 2 Mins Read
20 0

Gambar: Pexels

OFiSKITA - Perusahaan penyedia layanan on-demand  Gojek menghadirkan posko rehat bernama GoNgaso untuk keperluan mudik lebaran. Gojek mengintegrasikan GoNgaso dengan GoFood, GoAuto, dan GoMassage. Gojek menargetkan, ada 50 ribu transaksi layanan GoFood lewat GoNgaso dalam sepekan musim mudik lebaran. GoNgaso merupakan posko yang diperuntukan bagi pemudik untuk beristirahat. Gojek menyediakan delapan titik GoNgaso di tol Trans Jawa, selama 29 Mei hingga 4 Juni. Di posko tersebut, terdapat puluhan mitra GoFood, GoAuto, dan GoMassage.

Senior Marketing Manager GoFood Marsela Renata mengatakan, ada sekitar lima variasi kuliner di setiap posko GoNgaso. “Selama tujuh hari program GoNgaso berjalan, kami berharap bisa mencapai 50 ribu transaksi (GoFood),” kata dia di kantornya. Ia optimistis target tersebut bisa tercapai. Sebab, berdasarkan kajian Gojek, pemudik membutuhkan layanan makanan dan minuman. Selain itu, pemudik membutuhkan layanan pijat dan cuci kendaraan.

Delapan titik posko GoNgaso di antaranya Rest Area KM 88 A Cipularang, KM 207 A Cirebon, KM 397 A, KM 391 A Batang , KM 519 A Masaran Sragen, KM 538 A Ngrampal Sragen, KM 597 A Madiun, dan KM 725 A Gresik. GoAuto dan GoMassage hanya ada di Rest Area KM 88 A Cipularang dan KM 725 A Gresik.

Para pemudik bisa menikmati layanan GoMassage gratis selama 15 menit. Sedangkan layanan GoAuto yang tersedia di posko GoNgaso adalah jasa cuci kaca mobil secara gratis. Namun, jam operasional GoNgaso sejak 06.00 hingga 22.00.

Untuk menyediakan layanan GoNgaso ini, Gojek bermitra dengan situs direktori dan gaya hidup, Alamat.com. Situs ini membantu para pemudik menemukan rest area dengan berbagai informasi seperti restoran, masjid, bengkel, dan sebagainya.

Namun, situs Alamat.com belum terintegrasi dengan platform Gojek. “Ke depan, mungkin bisa kami bicarakan integrasi yang lebih dalam lagi bersama Gojek,” ujar Pendiri sekaligus CEO Alamat.com Daniel Cahyadi.

Kepala Subdirektorat (Kasubdit) Angkatan Multimoda Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Ahmad Wahyudi menambahkan, kementeriannya memprediksi pemudik paling banyak berasal dari Banten, Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), serta Bandung pada tahun ini. Setidaknya, ada 18,2 juta pemudik dari daerah tersebut.

Untuk meminimalkan kemacetan di jalur mudik dari ketiga wilayah tersebut, Kemenhub memberlakukan skenario satu arah (one way). Selain itu, menurutnya kehadiran GoNgaso menjadi salah satu solusi untuk mengurai kepadatan di jalan tol Trans Jawa. “Kami mendorong inisiatif GoNgaso ini karena akan sangat membantu kelancaran arus mudik,” ujarnya.

Sumber: katadata.co.id

Related Articles
Insight

Webinar Astragraphia: Dongkrak Penjualan Bisnis Print Shop Melalui Media Sosial

By Astragraphia Document Solution28 Juli 2020 3 Mins Read
Insight

Adaptasi Digital Marketing Di Masa Pandemi

By Tim Editor07 Juli 2020 3 Mins Read
Insight

Pikir Dua Kali Sebelum Masukan Data Pribadi Anda Ke Dunia Maya

By Tim Editor18 November 2019 3 Mins Read
Insight

Perusahaan Digital Raup Pasar Syariah

By Tim Editor18 November 2019 2 Mins Read
Insight

Mei 2020 Grab Akan Jalankan Bisnis Bank Digital

By Tim Editor07 November 2019 2 Mins Read
Insight

Digitalisasi Beda Lho dengan Transformasi Digital

By Tim Editor25 Oktober 2019 2 Mins Read
Insight

Bagaimana Transformasi Digital Mengubah Layanan Pelanggan?

By Tim Editor23 Oktober 2019 3 Mins Read
Insight

Temukan Data Rahasia Dibalik Media Sosial dengan mysights

By Tim Editor03 Oktober 2019 2 Mins Read
Insight

Digitalisasi HRD Lambang Majunya Perusahaan

By Tim Editor19 September 2019 3 Mins Read
Comments
Write Comment