Insight

Memerangi Limbah dengan Teknologi

By Tim Editor11 November 2019 2 Mins Read
14 0

Gambar: Pixabay

OFiSKITA - Pengelolaan sampah dan limbah merupakan permasalahan pelik yang dihadapi oleh setiap negara. Setiap orang sudah pasti membuang sampah dalam kesehariannya, mulai dari bungkus makanan, kemasan barang hingga limbah kimia. Sayangnya frekuensi limbah yang tinggi itu tidak dibarengi dengan solusi yang juga tepat dan cepat untuk mengurainya. Hasilnya? lingkungan yang tercemari menimbulkan polusi di darat, air, dan udara yang mempengaruhi kualitas hidup masyarakat.     

Menurut laporan yang dirilis oleh International Solid Waste Association (ISWA), teknologi seperti big data, artificial intelligence (AI), otomatisasi, dan internet of things (IoT), yang semuanya merupakan inti dari revolusi Industry 4.0, sesungguhnya dapat memainkan peran penting dalam merevolusi pengelolaan limbah. ISWA percaya bahwa Industry 4.0 menciptakan peluang baru untuk mencegah, mengurangi, dan bahkan menghilangkan limbah dari sektor dan aliran tertentu, untuk memajukan pemulihan sumber daya, untuk mencapai standar perawatan dan pembuangan yang tinggi, dan untuk secara substansial mengurangi polusi.

Kombinasi Antar Teknologi

Teknologi seperti IoT dan otomatisasi juga memungkinkan lembaga pemerintah untuk memainkan peran yang lebih besar dalam menyelamatkan kota-kota mereka, sembari juga mengurangi atau menghilangkan pekerjaan yang berisiko di ruang pengelolaan limbah. Menurut visi ISWA, big data yang dikombinasikan dengan IoT dan AI akan memungkinkan pemerintah untuk membuat dashboard analitik yang dibuat khusus untuk membantu memperoleh pemahaman mendalam tentang aliran limbah, untuk kemudian merancang program pemulihan sumber daya yang lebih cerdas. Kombinasi teknologi ini juga dapat dengan mudah digunakan untuk mengotomatiskan tugas daur ulang.

Berdasarkan pemahaman ISWA tentang pasar, daur ulang robot akan menjadi arus utama dalam 10 tahun ke depan, sehingga memberikan lebih banyak akurasi, fleksibilitas yang lebih baik, adaptasi pasar yang cepat, dan mengubah fasilitas pemulihan material (MRF) di masa mendatang. Akhirnya, bisnis juga dapat menggunakan data dari IoT dan teknologi lain yang disematkan ke dalam produk untuk lebih memahami pola penggunaan dan pembuangan pelanggan dan merencanakan pengelolaan limbah yang lebih baik untuk memenuhi permintaan mereka sambil menyeimbangkan kebutuhan lingkungan. Sejujurnya, salah satu kontribusi terbesar dan paling penting yang dapat dilakukan teknologi untuk pengelolaan limbah pada tahun 2020 dan seterusnya tampaknya adalah melalui penciptaan teknologi otomasi, terutama robot.

Sumber: techwireasia.com

Related Articles
Insight

Robotemi, Robot AI Pertama di Indonesia

By Tim Editor24 Desember 2019 2 Mins Read
Insight

Kemendagri Jalin Kerja Sama Soal Data Kependudukan

By Tim Editor23 Desember 2019 3 Mins Read
Insight

Proses Data Mining Dapat Selamatkan Bisnis Anda

By Tim Editor19 Desember 2019 3 Mins Read
Insight

Data yang Buruk Hampir Pasti Rugikan Bisnis

By Tim Editor18 Desember 2019 2 Mins Read
Insight

AI Cegah Upaya Penipuan Fintech

By Tim Editor04 Desember 2019 2 Mins Read
Insight

Bikin Notulen Ngga Perlu Ketak Ketik Lagi

By Tim Editor05 Desember 2019 2 Mins Read
Insight

Ini Alasan Mengapa Data Integration Itu Penting

By Tim Editor02 Desember 2019 3 Mins Read
Insight

mygate untuk Kebutuhan Integrasi Data Perusahaan Anda

By Tim Editor28 November 2019 3 Mins Read
Insight

Big Data Berkembang Pesat di Indonesia

By Tim Editor27 November 2019 2 Mins Read
Insight

Apa Itu Mesin Plotter & Fungsi dan Kelebihannya dalam Digital Printing

By PrinterQoe20 November 2019 3 Mins Read
Comments
Write Comment