Insight

Memulai Bisnis di Tengah Pandemi? Anda Hebat!

By Tim Editor16 September 2020 3 Mins Read
113 0

Gambar: Pixabay

OFiSKITA - Tidak terhitung banyaknya pelaku usaha yang gulung tikar akibat terdampak pandemi. Kemudian diikuti dengan pemotongan upah bahkan pemutusan hubungan kerja. Situasi ini membuat orang menjadi semakin mengetatkan pengeluaran uangnya. Jangankan berpikir untuk meneruskan mimpi membangun usaha sendiri, jatah belanja bulanan kini mungkin sudah berkurang dibanding biasanya.      

BACA JUGA: Yuk Bangkit & Jangan Takut Memulai Usaha Di Masa Pandemi

Tanpa bermaksud menyepelekan situasi dan kondisi saat ini, perlu kita sadari bahwa hidup tetap harus berjalan. Dan bila itu artinya saat ini Anda tengah menggodok ide bisnis maka segerakan saja. Lagipula ini momen yang tepat untuk menguji konsep bisnis Anda, apakah bisa diterima oleh masyarakat dan cukup tangguh untuk bertahan di masa sulit sekarang. 

  • Bisnis yang dapat memberikan solusi meski berada di tengah situasi sulit, cenderung dapat berkembang dengan baik karena strateginya sudah teruji. Bila Anda memutuskan untuk memulai usaha di masa pandemi ini, pastinya sudah tahu risiko yang mungkin terjadi, serta bagaimana cara mengatasinya. FYI, IBM dan Disney memulai bisnis mereka tepat sebelum masa depresi melanda. Facebook dan Twitter juga berhasil melewati krisis di tahun 2008.

  • Selalu ada hikmah dari segala sesuatu yang terjadi. Termasuk momen saat ini yang bila Anda manfaatkan sebagai awal memulai usaha, akan menempa mental sebagai seorang pengusaha. Percayalah bahwa orang-orang yang berhasil melalui masa krisis akan lebih kuat ketika menjalani hari-hari kedepan. 

BACA JUGA:Tips Kelola Bisnis Selama Masa Pandemi & Pasca Pandemi

  • Jeli melihat celah yang dapat dijadikan peluang bisnis. Di masa PSBB Jakarta misalnya, Anda bisa saja memulai usaha yang ada kaitannya dengan hiburan, mengingat masyarakat akan lebih banyak berada di dalam rumah dan rentan akan stress. Berbisnis sekaligus membantu orang lain, double strike yang menyenangkan tentunya. 

  • Bergabung ke dalam platform e-commerce yang sudah punya nama bisa menjadi alternatif, karena jangkauannya sudah lebih luas. Electronic commerce yang beberapa tahun belakangan menjadi cara baru berbelanja, kini semakin populer karena sekarang segala sesuatu sebisa mungkin dilakukan dengan meminimalisasi kontak fisik langsung antara pembeli dengan penjual. Pembayaran nontunai dan pengantaran barang langsung ke tempat tinggal pembeli juga menjadi kelebihan e-commerce. Tidak heran sekarang banyak usaha yang mengubah cara 'berjualan' mereka melalui online.

  • Rekrut orang-orang bertalenta yang bisa memperkuat usaha Anda. Pemutusan kerja karena pandemi tidak saja terjadi pada sektor UMKM, pekerja kantoran atau profesional juga bisa jadi kehilangan pekerjaan karena perusahaan mereka tidak dapat bertahan. Nah orang-orang inilah yang bisa Anda mintakan bantuan untuk bekerja sama berkarya dan membangun usaha dari nol.

BACA JUGA: Adaptasi Digital Marketing Di Masa Pandemi

Sumber: businessinsider.com; uschamber.com

Related Articles
Insight

Pertahankan atau Hapus Saja Akun Facebook Perusahaan?

By Tim Editor28 April 2021 3 Mins Read
Insight

Astra Internasional Perluas Investasi di Bisnis Digital

By Tim Editor23 April 2021 3 Mins Read
Insight

Menggapai Pasar Kaum Milenial dan Gen Z

By Tim Editor16 April 2021 3 Mins Read
Insight

Bersiap Jalani Pola Kerja Hybrid

By Tim Editor12 April 2021 3 Mins Read
Insight

Langkah-Langkah Menangani Krisis PR Perusahaan

By Tim Editor08 April 2021 3 Mins Read
Insight

6 Tips Mengelola Tim di Masa Krisis

By Tim Editor07 April 2021 4 Mins Read
Insight

Perubahan Pada Bisnis B2B Setelah Adanya Pandemi

By Tim Editor24 Maret 2021 4 Mins Read
Insight

Angka Penipuan Online Melejit Selama Pandemi

By Tim Editor23 Maret 2021 3 Mins Read
Comments
Write Comment