Insight

Mengenal Lebih Lanjut Mengenai IaaS, PaaS, dan SaaS

By Tim Editor19 Desember 2018 4 Mins Read
622 0

Gambar: Pixabay

OFiSKITA - Seperti sudah dipahami sebagian besar orang bahwa cloud memungkinkan perangkat lunak dan layanan untuk berjalan di internet, karena data disimpan dari jarak jauh di berbagai server yang berbeda. Perangkat lunak dan layanan ini dapat diakses di browser internet apa pun, atau melalui aplikasi online yang dapat diakses di berbagai perangkat.

Nah sekarang mungkin juga bertanya-tanya, bagaimana layanan berbasis cloud ini dibangun? Jawabannya adalah IaaS, PaaS, dan SaaS yang mewakili tiga kategori utama komputasi awan. Cloud computing adalah praktik menggunakan jaringan server yang berbeda untuk menghosting, menyimpan, mengelola, dan memproses data secara online di cloud.

IaaS (Infrastruktur as a Service)

IaaS mengacu pada sumber daya infrastruktur berbasis cloud yang memanfaatkan teknologi virtualisasi untuk membantu organisasi membangun dan mengelola server, jaringan, sistem operasi, dan penyimpanan data. Pelanggan dapat mengakses dan menyimpan data pada server melalui dashboard atau API (application programming interface). Seiring dengan bertumbuhnya perusahaan, IaaS membantu perusahaan membangun dan mengelola data mereka. Infrastruktur cloud IaaS menawarkan tingkat kontrol dan kekuatan terbesar atas perangkat lunak dan perangkat keras perusahaan dan administrator. IaaS juga bertanggung jawab untuk memastikan keamanan dan pengoperasian sistem, untuk menghindari pemadaman di bagian-bagian penting operasional perusahaan.

Contoh IaaS

1. Amazon Web Services (AWS)

AWS diawasi oleh Amazon dan digunakan untuk komputasi awan on-demand (secara berlangganan) untuk membantu perusahaan menyimpan data dan mengirimkan konten 

2. Microsoft Azure

Microsoft Azure adalah produk IaaS yang memungkinkan untuk membuat, menguji, dan mengelola aplikasi melalui jaringan pusat data Microsoft

PaaS (Platform as a Service)

PaaS mengacu pada layanan platform berbasis cloud yang memberikan kerangka kerja yang dapat digunakan oleh pengembang untuk membuat aplikasi kustom. Dengan PaaS, aplikasi kustom bisa dibangun secara online tanpa harus berurusan dengan penyajian data, penyimpanan, dan manajemen. PaaS menyediakan platform online yang dapat diakses oleh berbagai pengembang untuk membuat perangkat lunak yang disampaikan melalui internet.

Contoh PaaS

1. Google App Engine

Google App Engine memungkinkan pengembang membangun dan menghosting aplikasi web di pusat data berbasis cloud yang dikelola oleh Google

2. OpenShift

OpenShift adalah perangkat lunak PaaS on-premise

Keuntungan terbesar dari PaaS adalah kontrol yang diberikan administrator IT terhadap perangkat lunak dan aplikasi platform yang sedang dibangun. Kerugian dari model PaaS adalah Anda hanya dapat mengontrol apa yang dibangun di platform, sehingga jika ada pemadaman atau masalah dengan perangkat keras dan atau sistem operasi yang dibangun di platform, itu tidak meliputi perangkat lunak.

SaaS (Software as a Service)

SaaS mengacu pada perangkat lunak berbasis cloud yang di-host online oleh perusahaan, dan bisa dibeli secara berlangganan dan dikirimkan melalui internet. Produk SaaS adalah salah satu layanan komputasi awan yang paling sering digunakan oleh perusahaan untuk membangun dan mengembangkan bisnis mereka, karena mudah digunakan dan dikelola, dan sangat skalabel, karena tidak perlu diunduh dan dipasang di masing-masing perangkat untuk menyebarkannya ke seluruh tim atau perusahaan. Ini sangat berguna bagi tim yang berkerja dengan terpisahkan ruang dan jarak.

Contoh SaaS

1. JIRA

JIRA adalah perangkat lunak manajemen proyek yang dikirimkan oleh Atlassian dan dapat dibeli secara berlangganan.

2. Dropbox

Dropbox adalah alat SaaS berbagi file yang memungkinkan banyak pengguna dalam grup atau organisasi untuk mengunggah dan mengunduh berbagai file.

Keuntungan terbesar dari penggunaan produk SaaS adalah kemudahan untuk mengatur dan menggunakannya. Anda hanya perlu login secara online untuk mengakses dan mulai menggunakannya, tanpa perlu secara lokal hosting perangkat lunak pada server di tempat kantor atau bisnis Anda. Namun, di sisi lain ketika menggunakan produk SaaS, Anda tidak memiliki kendali atas infrastruktur berbasis cloud yang dijalankannya, jadi jika penyedia perangkat lunak mengalami pemadaman, begitu juga Anda.

IaaS vs PaaS

IaaS menawarkan lebih banyak kontrol langsung terhadap sistem operasi daripada PaaS, tetapi PaaS menawarkan fleksibilitas dan kemudahan pengoperasian yang lebih besar kepada pengguna.

SaaS vs PaaS

Produk SaaS sepenuhnya dikelola oleh perusahaan lain, dari aplikasi hingga data ke server, sedangkan produk PaaS dapat digunakan sebagai dasar untuk membangun produk baru di atas jaringan platform. Dengan kedua produk tersebut, ada risiko masalah data manajemen eksternal yang mengorbankan fungsi atau keamanan alat yang Anda gunakan.

Sumber: Hubspot

Related Articles
Insight

Pindah ke Cloud dengan SAP S/4HANA

By Tim Editor6 hours ago2 Mins Read
Insight

Ubah Pelanggan Anonim Menjadi Setia dengan SAP C/4HANA

By Tim Editor12 November 2019 2 Mins Read
Insight

SAP SuccessFactors, Pemimpin dalam Solusi Cloud untuk SDM

By Tim Editor12 November 2019 4 Mins Read
Insight

Memerangi Limbah dengan Teknologi

By Tim Editor11 November 2019 2 Mins Read
Insight

Komponen Smart Office Ini Sudah Ada Di Kantor Anda?

By Tim Editor08 November 2019 4 Mins Read
Insight

Solusi Mobile Workforce Management dari AGIT

By Tim Editor11 November 2019 2 Mins Read
Insight

Dapatkan Pengalaman Omnichannel Dengan mysquare

By Tim Editor08 November 2019 3 Mins Read
Insight

Mengapa Customer Insight Itu Penting?

By Tim Editor06 November 2019 2 Mins Read
Insight

Microsoft Dynamics 365, Berdayakan Pelanggan dengan AI

By Tim Editor05 November 2019 2 Mins Read
Insight

Ini yang Orang Awam yang Perlu Tahu Tentang Microsoft Azure

By Tim Editor04 November 2019 2 Mins Read
Comments
Write Comment