Insight

Menggapai Pasar Kaum Milenial dan Gen Z

By Tim Editor16 April 2021 3 Mins Read
16 0

Gambar: Pixabay

OFiSKITA - Menggapai pasar kaum Milenial dan generasi Z merupakan tantangan tersendiri karena mereka memiliki cara hidup serta pandangan sendiri terhadap suatu hal, yang mungkin di mata Anda agak sulit untuk dipahami. Persona itulah yang kemudian juga memiliki implikasi signifikan bagi merek-merek yang menjadikan kaum Milenial dan Gen Z sebagai target market mereka.

Sebelum membahas lebih lanjut, mari kita mengingat kembali siapa sih generasi Milenial dan generasi Z ini. Orang-orang yang menyandang predikat Milenial adalah mereka yang lahir kurang lebih antara tahun 1981-1994. Di era ini, selain komputer sudah menjamur, digitalisasi juga sudah mulai diakrabi sehingga informasi begitu mudah didapat dengan cepat.

Sementara generasi Z adalah mereka yang lahir antara tahun 1995-2010, yang sekaligus merupakan peralihan dari generasi Milenial, dimana teknologi sedang berkembang dengan pesatnya. Hal ini turut berpengaruh tehadap pola pikir mereka yang cenderung ingin serba instan, bergantung pada teknologi, serta mementingkan popularitas dari media sosial yang digunakan.

BACA JUGA: Perubahan Pada Bisnis B2B Setelah Adanya Pandemi

Nah, lalu apa yang bisa dilakukan oleh merek supaya dapat mencuri hati kedua generasi ini? Perlu diketahui dulu bahwa daya beli mereka sangat baik, dan dengan banyaknya distorsi informasi di dalam genggaman tangan mereka, maka Anda harus pandai-pandai mengatur strategi agar menarik perhatian mereka. Caranya? Ikuti tips berikut. 

1. Aktif di jejaring sosial

Kedua generasi ini sangat akrab dengan mesia sosial, karena hadirkanlah merek atau produk yang Anda pasarkan di media sosial seperti Instagram atau LINE. Sebanyak 71% milenial adalah pengguna harian jaringan sosial dan, rata-rata mereka menghabiskan waktu 5,4 jam sehari untuk scrolling platform media sosial. 

2. Tingkatkan kekuatan individu dalam penggunaan produk Anda

Generasi milenial suka menjadi trendsetter, berbeda dari yang lain, sekaligus unik. Mereka juga senang menjadi pusat perhatian ketika menggunakan produk yang mereka beli. Maka, disini kuncinya adalah untuk mendorong penggunaan produk, bukan merek itu sendiri. Soroti bagaimana kaum milenial menggunakan produk Anda dengan memposting ulang foto mereka di media sosial Anda. Ini adalah hubungan yang saling menguntungkan. Anda memvalidasi pelanggan milenial sebagai individu trendsetter, dan mereka memvalidasi merek Anda sebagai sesuatu yang layak digunakan.

BACA JUGA: Pendatang Baru di Bisnis Pesan-Antar Makanan

3. Gunakan pemasaran influencer

Milenial bersifat selektif dalam mempercayai suatu produk. Namun, sebuah penelitian oleh McCarthy Group menunjukkan bahwa mereka menunjukkan tingkat kepercayaan yang tinggi pada konten yang dihasilkan oleh rekan-rekan mereka. Langkah pertama adalah mengidentifikasi siapa influencer yang sesuai dengan merek Anda. Jika Anda dapat mengembangkan hubungan yang baik dengan influencer yang sesuai, Anda mungkin bisa membuat mereka mempromosikan merek Anda kepada follower mereka. Strategi pemasaran dari mulut ke mulut seperti ini lebih kuat, berkat kecepatan informasi di jejaring sosial.

4. Bangun percakapan dua arah

Generasi milenial adalah generasi pertama yang benar-benar terbuka untuk terlibat dan berbagi iklan merek Anda. Maka, cara yang harus dilakukan adalah terlibat dalam percakapan dua arah di platform sosial. Perhatikan  bagaimana pelanggan menyebarkan merk Anda di media sosial, dan cobalah untuk memberi "like" dan " comment"pada semua post yang positif. Ingat bahwa keterlibatan sosial mengubah pelanggan biasa menjadi loyalis merek, yang secara sukarela akan mempromosikan merk Anda ke mana-mana.

5. Buatlah pengalaman berbelanja yang mudah dan mulus

Milenial memiliki standar yang tinggi dalam hal pengalaman pembelian. Jadi Anda perlu dengan cermat menganalisa apakah situs web Anda mobile friendly, membuat aplikasi belanja online yang mudah, transaksi yang mudah, atau menawarkan layanan pengembalian barang secara gratis. 

Jika Anda bisa meraih kepercayaan mereka dengan melalui saluran dan pesan yang tepat, maka milenial dan generasi Z tidak akan segan untuk merogoh kocek mereka.

Sumber: entrepreneur.com; drife.co.id; finansialku.com.

Related Articles
Insight

2 Jenis Kertas Bahan Baku Kemasan Produk

By Tim Editor03 Mei 2021 3 Mins Read
Insight

Pertahankan atau Hapus Saja Akun Facebook Perusahaan?

By Tim Editor28 April 2021 3 Mins Read
Insight

Astra Internasional Perluas Investasi di Bisnis Digital

By Tim Editor23 April 2021 3 Mins Read
Insight

Perubahan Pada Bisnis B2B Setelah Adanya Pandemi

By Tim Editor24 Maret 2021 4 Mins Read
Insight

Angka Penipuan Online Melejit Selama Pandemi

By Tim Editor23 Maret 2021 3 Mins Read
Insight

Kelola Dokumen Legal dengan Solusi Cerdas Smart Office Package

By Tim Editor09 Maret 2021 3 Mins Read
Insight

Memahami Pentingnya Customer Journey Map

By Tim Editor05 Maret 2021 4 Mins Read
Insight

Merancang Email Marketing yang Agile

By Tim Editor04 Maret 2021 4 Mins Read
Comments
Write Comment