Insight

Merancang Email Marketing yang Agile

By Tim Editor04 Maret 2021 4 Mins Read
15 0

OFiSKITA - Agile email marketing adalah cara untuk menjadi fleksibel dan beradaptasi dengan perubahan, dengan berfokus pada data dan kebutuhan pelanggan sehingga Anda dapat mengirim email yang efektif dengan lebih cepat. Namun sebelumnya, Anda harus memahami dulu mengenai agile methodology. Agile methodology adalah proses manajemen proyek yang dimulai dari pengembangan perangkat lunak, memberikan keleluasaan kepada tim untuk beradaptasi dan merespons perubahan dengan cepat. Dengan cara ini, tim dapat terus berinovasi dengan tetap mengikuti kebutuhan pelanggan.

Email marketing yang agile membantu memprioritaskan email Anda dan memaksimalkan tim dan sumber daya Anda dalam merampingkan proses produksi. Tiga hal yang perlu ada di dalam agile email marketing, yaitu:

- Fokus pada kebutuhan pelanggan

- Membuat keputusan berdasarkan data

- Kolaborasi antar tim.

Pentingnya Menjadi Agile 

Sebanyak 52% pemasar menghabiskan waktu dua minggu atau lebih untuk menyelesaikan satu email mulai dari konsep hingga menekan tombol kirim. Proses pemasaran email tradisional menggunakan langkah-langkah linier yang saling bergantung. Anda tidak bisa melakukan poin C tanpa menyelesaikan poin B. 

Melihat gambar di atas, tidak heran butuh waktu lama untuk membuat dan mengirim email. Nah cara untuk membuat alur kerja email Anda menjadi agile adalah, pertama-tama mulai dengan audiens Anda dan menempatkan mereka sentral kampanye, membuat keputusan berdasarkan data, dan berkolaborasi antar tim.

1. Siapkan Tim dan Perangkat Anda.

Buat penilaian tentang keterampilan dan perangkat apa saja yang diperlukan sehingga Anda tahu siapa yang perlu diajak untuk bergabung untuk menyelesaikan email bersama.

  • Kolaborasi Lintas Tim

Salah satu landasan pemasaran email yang gesit adalah kolaborasi lintas tim, yang berarti memanfaatkan berbagai peran dan keterampilan yang sudah ada di dalam perusahaan Anda untuk membuat dan mengirim email.

- Strategi

- Copywriting

- Rancangan

- Pengembangan

- Operasi

- Analisis

  • Perangkat dan Teknologi

Bagian kedua dari fondasi pemasaran email yang gesit adalah perangkat. Apakah Anda memiliki apa yang Anda butuhkan untuk mengirim email, menyederhanakan dan mengotomatiskan langkah-langkah dalam proses Anda, dan berkolaborasi secara efektif di seluruh tim?

2. Selaraskan dengan Strategi Email.

Strategi yang solid memastikan copy, desain, dan pengembangan berjalan selaras. Tanpa keselarasan, miskomunikasi dan kebingungan pasti akan terjadi. Dasar-dasar berikut perlu Anda miliki dalam menyusun ringkasan pemasaran email:

- Tentukan tujuan, sasaran, dan audiens email Anda.

- Tentukan strategi konten Anda untuk mendapatkan open dan klik.

- Tentukan hierarki copy dan gambar email.

3. Menulis, mendesain, dan membangun pada saat bersamaan.

Waktu yang dibutuhkan untuk menulis, mendesain, dan membuat email bertambah dalam proses linier. Ketika masing-masing dilakukan secara bersamaan, itu seperti memotong waktu produksi hingga lebih dari 50%. Rahasianya adalah menstandarisasi desain email standar dan editor email visual. Ini untuk menghindari membuat setiap email dari nol. Dan jika Anda ingin memastikan konsistensi merek dan mengurangi kesalahan, email standar adalah cara yang tepat. Ada beberapa cara untuk melakukan ini.

- Snippets: baris kode untuk elemen yang umum digunakan seperti tombol HTML atau hyperlink sehingga Anda tidak perlu membuat kode yang sama berulang kali.

- Partial: baris kode untuk blok konten yang digunakan secara global seperti header dan footer sehingga setiap email baru akan menyertakan elemen-elemen tadi.

- Template: tata letak yang ditetapkan untuk menambahkan atau mengganti salinan, gambar, dan link.

4. Kumpulkan Feedback di Satu Lokasi.

Anda mungkin merasa lebih cepat dan lebih mudah untuk membuat spreadsheet terpisah untuk melacak umpan balik, percakapan tentang komentar tertentu, serta kemajuan dalam menerapkan umpan balik. Kuncinya adalah agar semua yang berkepentingan bisa melihat semua masukan.

5. Analisis & Bagikan Wawasan.

Setelah email Anda terkirim, pantau bagaimana kinerjanya sehingga Anda dapat berkembang untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Metrik pemasaran email yang harus Anda lihat bergantung pada tujuan Anda. Alat pemasaran email Anda akan memberikan setidaknya data open, klik, dan unsubscribe, bahkan dapat memberikan metrik tingkat keterlibatan yang lebih dalam seperti berapa lama seseorang menghabiskan waktu membaca email Anda (read rate) atau berapa banyak orang yang membagikan email Anda (forward rate) .

Sayangnya tahap analisis email cenderung sering terlupakan. Padahal dalam jangka panjang ini merugikan program pemasaran email Anda. Analisis email akan membuat pemasaran email yang agile berfungsi dengan baik. 

Sumber: blog.hubspot.com

Related Articles
Insight

Bersiap Jalani Pola Kerja Hybrid

By Tim Editor11 hours ago3 Mins Read
Insight

Langkah-Langkah Menangani Krisis PR Perusahaan

By Tim Editor08 April 2021 3 Mins Read
Insight

6 Tips Mengelola Tim di Masa Krisis

By Tim Editor07 April 2021 4 Mins Read
Insight

Perubahan Pada Bisnis B2B Setelah Adanya Pandemi

By Tim Editor24 Maret 2021 4 Mins Read
Insight

Angka Penipuan Online Melejit Selama Pandemi

By Tim Editor23 Maret 2021 3 Mins Read
Insight

Kelola Dokumen Legal dengan Solusi Cerdas Smart Office Package

By Tim Editor09 Maret 2021 3 Mins Read
Insight

Memahami Pentingnya Customer Journey Map

By Tim Editor05 Maret 2021 4 Mins Read
Insight

8 Langkah Membuat Marketing Plan

By Tim Editor03 Maret 2021 4 Mins Read
Comments
Write Comment