Insight

Milenial, Si Kutu Loncat Pengubah Gaya Kerja

By Tim Editor08 Juli 2019 2 Mins Read
46 0

Gambar: Unsplash

OFiSKITA – Milenial, atau mereka yang dikenal lahir antara tahun 1980-2000, memiliki gaya hidup yang sangat berbeda dibanding generasi sebelumnya dimana teknologi menjadi bagian erat yang tak bisa terlepaskan. Milenial dikenal memiliki karakter yang kreatif dan inovatif sehingga memberi warna baru pada dunia kerja. Namun, sayangnya generasi ini juga dikenal sebagai ‘kutu loncat’ alias suka pindah-pindah kerja dalam waktu yang singkat.

Ada beberapa alasan mengapa milenial sering disebut sebagai kutu loncat. Salah satu alasan mengapa mereka kerap disebut sebagai kutu loncat adalah karena mereka dikenal memiliki masalah dengan stres dibandingkan dengan generasi lainnya. Hal tersebut diketahui berdasarkan sebuah survei dari Mental Health Foundation tahun 2018. Dilansir oleh The Ladders, survei yang melibatkan sebanyak 4.500 responden tersebut, menunjukkan bahwa 27% milenial mengaku merasa terganggu dengan stres yang dialaminya saat bekerja.

Selain itu, mereka juga dikenal sebagai kalangan yang masih mencari jati diri. Tak heran millennials rata-rata hanya menghabiskan kontrak kerja mereka dan mencari perusahaan lain dengan bidang yang cukup ekstrim perbedaannya. Selain mencari tahu apa passion atau jati diri mereka, generasi milenial juga menginginkan gaji tinggi.

Stereotipe yang didapatkan generasi milenial tidaklah berlebihan. Karakter 'kutu loncat' yang dibawa sebagian generasi milenial atau kerap disebut generasi Y ternyata berdampak pada gaya bekerja di perusahaan.

Ketika sebagian orang menganggap generasi milenial terlalu banyak menuntut, Insperity, sebuah perusahaan konsultasi HRD, menganggap hal itu sepadan dengan kemampuan milenial yang mampu menghadirkan ide-ide baru untuk sebuah perusahaan.

Milenial yang mampu beradaptasi dan belajar dengan cepat. Mereka juga berani melakukan perubahan dan berkembang meski pengalamannya tidak banyak. Intinya, milenial merupakan pekerja  bermotivasi tinggi atau highly dedicated dengan pekerjaannya, antusias dan punya kemampuan. Secara tidak langsung, semua hal tersebut menjadikan milenial sebagai generasi yang mengubah ‘kultur kerja’ zaman sekarang.

Sumber: IDN Times, Kumparan, CNN Indonesia, Liputan6

Related Articles
Insight

Validasi Ide Startup Anda dengan Melakukan Hal-Hal Berikut

By Tim Editor5 hours ago2 Mins Read
Insight

3 Tren Terkini yang untuk Tingkatkan Budaya dan Produktivitas Perusahaan

By Tim Editor12 November 2019 3 Mins Read
Insight

Berikut Ini Tips Tingkatkan Motivasi Karyawan Jelang Akhir Tahun

By SpotQoe07 November 2019 3 Mins Read
Insight

Peran Penting Teknologi dalam Membangun Budaya di Tempat Kerja

By Tim Editor01 November 2019 2 Mins Read
Insight

Jangan Salah Pilih Antara Influencer dengan Key Opinion Leader

By Tim Editor31 Oktober 2019 2 Mins Read
Insight

Efisiensi Bujet Bisa Dicapai dengan Bantuan Mesin Multifungsi

By Tim Editor01 November 2019 2 Mins Read
Insight

Ternyata, Peribahasa ‘Hemat Pangkal Kaya’ Juga Berlaku untuk Bisnis

By Tim Editor28 Oktober 2019 3 Mins Read
Insight

Seberapa Amankah Data Perusahaan Anda?

By Tim Editor28 Oktober 2019 2 Mins Read
Comments
Write Comment