Insight

Millenial Minggir Dulu, Sekarang Moment-nya Gen Z

By Tim Editor13 Desember 2019 3 Mins Read
140 0

Gambar: Pexels

OFiSKITA - Bila sebelum-sebelumnya orang banyak mengangkat isu generasi millenial dan kontribusinya terhadap dunia kerja maupun bisnis. Kini saatnya menghadapi kenyataan bahwa mayoritas generasi millennial sekarang sudah berusia tiga puluhan. Nah berada tepat di bawahnya adalah Generasi Z akan mencapai 24 persen dari tenaga kerja global pada tahun 2020. Terlahir dari sekitar tahun 1995, Gen Z adalah penduduk asli digital sejati, yang selalu terpapar ke internet, telepon pintar, teknologi canggih, realitas virtual, dan media sosial. Mereka tumbuh dalam masyarakat yang dibentuk oleh diskusi seputar perubahan iklim, gender, kesetaraan, dan keanekaragaman. Apa yang dicari oleh Gen Z dalam proses rekrutmen, pekerjaan, dan gaya hidup yang bekerja sangat berbeda dengan generasi sebelum mereka. 

Penelitian terbaru dari LinkedIn telah mengungkapkan, Gen Z adalah ahli teknologi, berpikiran terbuka, sadar etis, dan berorientasi pada tujuan. Untuk itulah ada beberapa upaya yang perlu dilakukan untuk menarik perhatian dari tenaga kerja Gen Z.

  • Ciptakan Pengalaman Aplikasi Digital yang Mulus

Karena Gen Z adalah ahli teknologi, Anda yang mewakili perusahaan sebagai rekruter perlu menawarkan pengalaman digital yang sesuai dengan harapan para kandidat, minimal proses aplikasi online yang mobile-friendly, mudah dinavigasi dan didukung dengan visual dan video. Agar lebih kompetitif, sudah saatnya perusahaan Anda mempertimbangkan penerapan teknologi pintar ke dalam proses perekrutan seperti AI dan algoritma pencocokan data yang cerdas. Jenis penilaian cerdas ini tidak hanya membantu perekrut untuk menilai kecocokan kandidat terhadap kriteria pemilihan di seluruh pekerjaan, tim, dan kecocokan organisasi tapi juga menawarkan kepada kandidat, wawasan lebih lanjut tentang apa yang dicari perusahaan dan apakah itu sesuai dengan apa yang kandidat cari. 

  • Jujur di Seluruh Saluran Komunikasi 

Membuat dan membagikan informasi perusahaan di semua saluran media haruslah dikelola dengan hati-hati. Ini tidak berarti berpura-pura, akan tetapi lebih kepada bagaimana merangkul Gen Z yang mencari transparansi dan keterbukaan dengan perusahaan yang mereka incar. Konten harus mempromosikan seperti apa budaya perusahaan Anda dan manfaat bekerja untuk perusahaan tersebut. Ini dapat mencakup pencapaian organisasi, klien penting, atau aspek sosial organisasi. 

  • Tonjolkan Upaya-Upaya Sosial dan Menyangkut Lingkungan 

Gen Z peduli tentang komitmen sosial dan keberlanjutan perusahaan yang akan berdampak positif pada masyarakat luas. Penitng bagi mereka bergabung dengan perusahaan yang memiliki nilai-nilai yang sama dengan mereka. Jika nyatanya perusahaan Anda belum berkomitmen untuk isu tersebut, paling tidak lakukan sesuatu ke arah sana. 

  • Tekankan Stabilitas dan Pengembangan Keterampilan yang Berkesinambungan

Gen Z mencari perusahaan yang dapat menawarkan keamanan, stabilitas dan peluang untuk pertumbuhan. Ini berarti mereka mencari perusahaan yang mengenali kebutuhan dasar mereka berupa gaji yang kompetitif, peluang pelatihan dan jalur yang jelas untuk kemajuan karier. Yang paling penting, mereka  menginginkan kesempatan belajar yang berkelanjutan untuk membantu mereka tetap up-to-date dengan teknologi baru dan maju dalam karier mereka.

  • Mempromosikan Kolaborasi Tim dan Budaya Kerja yang Sehat

Meskipun akrab dengan dunia digital, penelitian menunjukkan bahwa Gen Z tetap menghargai unsur manusia seperti kontak mata, dan bermitra dengan orang yang akan membantu mengembangkan lingkungan tim yang positif. Gen Z juga memandang keseimbangan kehidupan kerja yang sehat sebagai hal yang penting bagi kesejahteraan mereka. 

Sumber: entrepreneur

Related Articles
Insight

Pertahankan atau Hapus Saja Akun Facebook Perusahaan?

By Tim Editor28 April 2021 3 Mins Read
Insight

Bersiap Jalani Pola Kerja Hybrid

By Tim Editor12 April 2021 3 Mins Read
Insight

Langkah-Langkah Menangani Krisis PR Perusahaan

By Tim Editor08 April 2021 3 Mins Read
Insight

6 Tips Mengelola Tim di Masa Krisis

By Tim Editor07 April 2021 4 Mins Read
Insight

Memahami Pentingnya Customer Journey Map

By Tim Editor05 Maret 2021 4 Mins Read
Insight

Merancang Email Marketing yang Agile

By Tim Editor04 Maret 2021 4 Mins Read
Insight

8 Langkah Membuat Marketing Plan

By Tim Editor03 Maret 2021 4 Mins Read
Insight

Tren Fesyen & Perhotelan Selama dan Pasca Pandemi

By Tim Editor26 Februari 2021 7 Mins Read
Insight

Pendatang Baru di Bisnis Pesan-Antar Makanan

By Tim Editor15 Februari 2021 2 Mins Read
Insight

Work-Life Integration Lebih Relevan, Geser Konsep Work-Life Balance

By Tim Editor08 Februari 2021 2 Mins Read
Comments
Write Comment