Insight

Nasihat Elon Musk untuk Karyawan Tesla Agar Bekerja Lebih Produktif

By Tim Editor10 Januari 2019 3 Mins Read
0 0

Gambar: Pixabay

OFiSKITA - Dalam 46 tahun usianya, Elon Musk sudah banyak menyumbangkan kontribusinya melalui mega proyek seperti penerbangan luar angkasa SpaceX, mobil listrik Tesla, juga upaya penggabungan antara komputer dan otak manusia di Neuralink dan Boring Company. Lewatnya emailnya baru-baru ini, Musk mengumumkan kepada karyawan Tesla bahwa ia ingin jadwal produksi mobil listrik Model 3 Tesla dikebut dalam 24 jam setiap hari. Dalam emailnya Elon menjelaskan sejumlah perubahan dalam karya-karya Tesla, memberikan saran untuk meningkatkan produktifitas kerja, sekaligus mendorong agar para karyawan memberi masukan bagaimana membuat pekerjaan menjadi lebih efisien.

Berikut tips produktifitas yang Elon bagikan kepada semua karyawannya:

1. Rapat dalam skala besar hanya membuang-buang waktu.

“Pertemuan yang berlebihan adalah kebiasaan dari perusahaan besar dan hampir selalu memburuk dari wakut ke waktu. Tolong singkirkan semua rapat besar, kecuali jika Anda yakin bisa memberikan nilai tambah kepada seluruh audiens. Bila tidak, buat agar rapat berlangsung cepat."

2. Rapat seharusnya jarang dilakukan, kecuali ada masalah yang mendesak.

“Hilangkan juga pertemuan yang berulang, kecuali jika Anda berurusan dengan masalah yang sangat mendesak. Ketika masalah sudah diselesaikan, segera turunkan frekuensi pertemuan.”

3. Jika Anda tidak perlu ikut dalam rapat, keluarlah dari ruangan.

"Keluarlah dari ruang rapat atau undur diri begitu Anda tahu bahwa kehadiran Anda tidak memberi kontribusi. Meninggalkan ruang rapat bukanlah hal yang tidak sopan. Memaksa orang untuk terus duduk dan membuang waktunya barulah tidak sopan.”

4. Hindari jargon yang membingungkan.

“Jangan gunakan akronim atau kata-kata yang tidak masuk akal untuk menyebut sebuah objek, perangkat lunak, atau proses di Tesla. Tidak semua orang mengerti dengan istilah yang tidak umum, dan itu hanya menghambat komunikasi. "

5. Struktur hierarkis tidak semestinya membuat hal-hal menjadi kurang efisien.

“Rantai komunikasi untuk menyelesaikan pekerjaan seharusnya berjalan sependek mungkin, bukannya melalui 'rantai komando' yang panjang. Setiap manajer yang berusaha untuk menjalankan rantai komando komunikasi akan segera menemukan diri mereka bekerja di tempat lain. "

6. Jika Anda perlu menghubungi seseorang, lakukan secara langsung.

“Sumber utama masalah adalah komunikasi yang buruk antar departemen. Cara untuk mengatasi ini adalah memungkinkan arus informasi yang bebas di antara semua tingkatan. Jika untuk menyelesaikan sesuatu di antara departemen, seseorang harus berbicara dengan banyak pihak dari mulai tingkat manajer, kemudian naik ke level direktur, diteruskan kepada VP dan VP lain, dilempar lagi ke direktur, dan seterusnya, maka hal-hal yang sangat bodoh akan terjadi. Lebih baik bagi orang-orang untuk berbicara langsung dan mewujudkan hal yang benar.”

7. Jangan buang waktu mengikuti peraturan-peraturan yang konyol.

“Secara umum, selalu pilih akal sehat sebagai panduan Anda. Jika mengikuti 'aturan perusahaan' jelas-jelas sebuah tindakan konyol, maka aturannya harus berubah."

Sumber: Business Insider

Related Articles
Insight

Social Ads, Strategi Pemasaran Paling Efektif Di Tahun 2019

By Tim Editor0 seconds2 Mins Read
Insight

Alfamart Akan Tambah 200 Toko di Filipina

By Tim Editor0 seconds1 Mins Read
Insight

Bicara Media Sosial, Siapa yang Lebih Dipercayai Netizen?

By Tim Editor0 seconds2 Mins Read
Insight

H&M Rencanakan Uji Coba Layanan dan Fitur Digital

By Tim Editor0 seconds2 Mins Read
Insight

Tren Media Sosial di Tahun 2019

By Tim Editor8 hours ago3 Mins Read
Insight

Strategi untuk Tetap Merajai Persaingan di Pasar E-commerce

By Tim Editor8 hours ago3 Mins Read
Insight

2019, Jangan Lagi Pakai Plastik!

By Astragraphia Document Solution2 hours ago2 Mins Read
Insight

Menjajal Cara Networking yang Berbeda Dari Biasa

By Tim Editor15 Januari 2019 2 Mins Read
Comments
Write Comment